Larangan Non Muslim Disebut Kafir, Ini Pendapat Ustadz Somad

Komentar
Larangan Non Muslim Disebut Kafir, Ini Pendapat Ustadz Somad
Sumber gambar instagram portalmuslim

Istilah kafir menurut Ustadz Abdul Somad sudah sejak dari dulu. "Kalimat dari dulu, jangan panggil kafir, panggil non Muslim, bagaimana nanti baca ayat," .

Ramai dibahas di media sosial soal larangan penyebutan seorang non muslim dengan sebutan kafir. Keputusan Pengurus Besar Nahdalatul Ulama (PBNU) yang melarang penyebutan kafir bagi orang non muslim.

Istilah kafir menurut Ustadz Abdul Somad sudah sejak dari dulu. "Kalimat dari dulu, jangan panggil kafir, panggil non Muslim, bagaimana nanti baca ayat," katanya.

Ustadz Abdul Somad menyatakan, orang yang memperjuangkan kebenaran melawan batil.

"Ada ucapan orang kafir marah, kalimat dari dulu," katanya.

Menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang menonjol dalam keberanian memperjuangkan kebenaran karena ada bengkok ada lurus.

"Ada batil ada haq, ada Musa ada Firaun."

Baca juga:

  1. Doa Untuk Anak, Rasulullah Contohkan Doa Ini Yang Bisa Kamu Amalkan Sekarang
  2. Karena Tidak Tau Ilmunya, Lakukan 4 Hal Ini Agar Amal Ibadah Tidak Sia-sia

Sementara itu, Ustadz Abdul Somad juga menjelaskan bahwa kafir sudah sejak dulu ada di Al Quran.

"Apa surahnya nanti jadi Non Muslim dan bunyinya kulya ayuhal non Muslim?" kata dia seperti yang dikutip dari bangka.tribunnews.com.

Sebagaimana disampaikan Ustadz Abdul Somad, yang belum lama ini mendapatkan gelar Syekh Abdul Somad, pernyataan tentang kafir ada di antaranya dalam surah Al Kafiruun.

Surah itu menjelaskan toleransi dengan kalimat yang sangat lugas dan indah, bagimu agamamu, bagiku agamaku, lakum dinukum waliyadin.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, orang kafir sudah ada sejak dulu, bukan baru ada, sekarang.

Simak video cuplikannya mengenai sebutan kafir menurut Ustadz Abdul Somad

Top