Ciri-ciri Penyakit Liver yang Berbahaya dan Metode Tepat Pengobatannya

Komentar

Image Source: isanidad.com

Penyakit liver merupakan salah satu penyakit serius dan berbahaya karena organ hati berperan vital di dalam tubuh untuk menghasilkan amonia, berikut juga urin dan asam urat yang menggunakan asam amino dan nitrogen.

Segala racun yang masuk ke dalam tubuh, akan dipecah oleh organ hati dan dikeluarkan melalui empedu dan feses proses ini dinamakan detoksifikasi. Apa ciri ciri penyakit liver?

Ciri-ciri penyakit liver

1. Warna kulit berubah

Perubahan pada warna kulit menjadi salah satu dari ciri ciri penyakit liver awal yang sangat terlihat dan orang akan dengan mudah mengenalinya. Tak hanya kulit saja yang akan kelihatan kuning, bahkan bagian mata pun juga bisa mengalami perubahan. Belum lagi ditambah dengan kondisi kulit di bawah mata yang bisa membentuk lingkaran berwarna gelap hampir seperti ketika Anda kurang tidur. Itulah sebabnya mengapa penyakit liver kerap disebut juga dengan istilah penyakit kuning.

2. Buang air besar tidak lancar

Kurang lancar dalam buang air besar membuat Anda mengira hanya masalah biasa. Hati-hati, bisa juga menjadi tanda bahwa Anda mengalami ciri ciri gejala awal penyakit liver. Karena buang air besar yang bagus adalah lancar di mana seharusnya dilakukan setiap hari dan setiap pagi supaya asupan nutrisi paling baru untuk tubuh dapat diperbarui. Periksakan ke dokter bila Anda alami cukup lama agar cepat terdeteksi kondisi apa yang sebenarnya Anda tengah miliki.

3. Warna air kemih yang berubah

Tidak hanya warna kulit yang dapat berubah dan mengkhawatirkan Anda, tapi jika warna air kemih juga berubah saat keluar dan warnanya adalah kuning pekat atau kuning gelap serta berbau menyengat, Anda perlu mewaspadai penyakit kuning. Jika kondisi ini tak hanya sekali dua kali terjadi, kemungkinan besar memang ada yang tidak beres dengan liver Anda.

4. Nafsu makan menurun

Apabila Anda merasakan bahwa nafsu makan tak seperti biasanya dan bahkan sering tidak nafsu makan, Anda perlu curiga terhadap kondisi ini khususnya jika di hari biasa nafsu makan Anda cukup besar. Nafsu makan yang menurun memang tidak melulu dianggap sebagai gejala dan ciri ciri penyakit liver, tapi kemungkinan tetap selalu ada, apalagi jika Anda menemukan kejanggalan awal lainnya.

5. Perut buncit dan keras

Salah satu faktor yang membuat nafsu makan menurun, yaitu perut yang tiba-tiba membuncit dan bahkan saat ditekan pun akan terasa keras. Pemicunya adalah adanya pembengkakan di bagian hati yang kemudian terjadi penekanan berat yang ada di bagian diafragma. Adanya penekanan berat inilah yang menjadikan rasa sakit muncul saat mengambil nafas dan menghela nafas. Kontraksi pada bagian hati harus diwaspadai dan periksakan ke dokter apabila sudah ada gejala semacam ini.

6. Berat badan menurun

Karena nafsu makan yang turun, tentu efeknya adalah turunnya berat badan karena tubuh akan mendapatkan asupan makanan yang sedikit. Jika sampai berimbas pada turunnya berat badan, Anda sebaiknya menemui dokter secepatnya agar segera ditangani. Penurunan berat badan yang terjadi drastis bukanlah hal baik, apalagi jika Anda tidak merasa sedang mengikuti sebuah program diet dengan hasil yang cepat.

7. Penampilan kuku berubah

Untuk para wanita yang mengalami masalah kesehatan di bagian hati, gejala awal yang sangat kelihatan dari luar adalah dari bentuk kuku dan tubuh yang berbeda. Gejala terkena penyakit liver adalah kuku jari yang berubah menjadi melengkung. Jadi, cobalah untuk perhatikan bagian kuku apakah ada yang berubah sehingga bisa mendeteksi penyakit kuning sedari dini.

Pengobatan penyakit liver

Pengobatan penyakit liver sangat tergantung dari penyebabnya. Beberapa penyakit liver dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan dan berhenti minum alkohol, sementara ciri ciri penyakit liver yang sudah parah harus ditangani dengan obat-obatan, operasi atau bahkan transplantasi hati. Yang terpenting dari pengobatan penyakit liver adalah menghindari berkembangnya inflamasi menjadi sirosis yang berbahaya bagi penderita.

Metode yang paling penting dalam mencegah terjadinya sirosis adalah dengan menghindari dan mengatasi penyebab-penyebab yang menimbulkan peradangan pada liver. Jika penyebab peradangan segera ditangani, maka perkembangan kerusakan jaringan liver dari tahap inflamasi menjadi sirosis dapat dihindari. Oleh karena itu, identifikasi penyebab peradangan sangat penting untuk mencegah terjadinya inflamasi pada hati secara terus-menerus.

Demikian beberapa ciri ciri gejala awal penyakit liver yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat serta menambah pengetahuan.
Top