Cara Mengenali Gejala Tipes Sejak Awal Agar Tak Sampai Parah!

Komentar
Image Source: wartakota.tribunnews.com

Tipes atau demam tifoid merupakan salah satu penyakit yang sering diderita orang Indonesia, baik dewasa maupun anak-anak. 

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang menempel di makanan atau minuman, biasanya akibat jajan sembarangan. Nah, gejala tipes itu apa saja? Simak penjelasannya!

Pengertian Tipes

Demam tifoid atau biasa dikenal sebagai tipes adalah penyakit yang bisa menyebar melalui makanan, air, atau ditularkan dari orang yang terinfeksi (melalui fesesnya). Tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini biasanya ada dalam air yang terkontaminasi dengan feses dan bisa menempel pada makanan atau minuman yang Anda konsumsi.

Jika Anda sering jajan sembarangan dan daya tahan tubuh Anda sedang menurun, bisa saja Anda mengalami demam tifoid (tipes). Anak kecil mungkin lebih rentan terkena demam tifoid karena daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa atau bisa jadi karena kurang menjaga kebersihannya saat makan.

Selain dari makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri S. typhi, tipes juga bisa disebabkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Anda bisa mengalami infeksi bakteri S. typhi saat mengkonsumsi makanan yang ditangani oleh orang yang sedang demam tifoid.

Ciri dan Gejala Tipes

Gejala tipes itu apa saja? Gejala tipes atau demam tifoid bisa muncul pada tingkat yang ringan sampai parah, tergantung dari beberapa faktor, seperti usia, kesehatan, dan riwayat vaksinasi. Gejala tipes juga bisa muncul secara bertahap atau mendadak.

Inilah beberapa gejala tipes:
  • Demam setinggi 40°C
  • Ruam atau bintik-bintik merah pada kulit
  • Sakit kepala
  • Nyeri dan sakit pada otot
  • Kehilangan nafsu makan
  • Diare
  • Sembelit
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Lemah dan lesu

Gejala tipes pada anak

Gejala tipes pada anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Ciri dan gejala tipes pada anak di antaranya adalah demam tinggi, sakit kepala, sakit tenggorokan, lemah dan lesu, kurang berenergi, sakit perut, sembelit, diare, dan bintik-bintik merah.

Jika anak sudah menunjukkan gejala tersebut secara bertahap, sebaiknya segera bawa anak ke dokter untuk segera ditangani. Penanganan yang terlambat dapat menyebabkan gejala tipes makin parah atau bahkan komplikasi. Anak bisa mengalami penurunan berat badan yang parah, diare berat, demam yang makin tinggi, bahkan berhalusinasi.

Gejala tipes ini akan mulai membaik pada minggu ketiga sampai keempat, sejak pertama kali muncul. Namun, ketika mengalami komplikasi tipes, gejalanya bisa saja akan bertahan lebih lama. Gejala tipes kambuh setelah Anda merasa sembuh (disebut dengan gejala rekuren). Beberapa pasien tipes bisa mengalami gejala rekuren selama satu sampai dua minggu.
Top