Cara Menurunkan Panas Anak Dengan Mudah Tanpa ke Dokter

Komentar

Image Source: klikdokter.com

Demam sebenarnya bukan penyakit, melainkan reaksi sistem imun terhadap infeksi, penyakit, atau kondisi lain yang mendasarinya. Anda sebenarnya tidak perlu untuk minum obat penurun panas jika demamnya termasuk ringan.

Suhu tubuh akan menurun dengan sendirinya dengan cukup beristirahat. Namun jika Anda ingin cepat kembali fit untuk bisa beraktivitas seperti sedia kala, ada banyak cara yang ampuh untuk menurunkan panas dalam tubuh. Bagaimana cara menurunkan panas anak?


Cara menurunkan panas anak

1. Kompres dengan air hangat

Bagaimana cara menurunkan panas anak? Mengompres anak dengan air hangat mungkin sebuah cara yang sering dilakukan orangtua untuk dapat membantu menurunkan demam anak. Ini merupakan sebuah cara yang sudah dipraktekkan turun-temurun. Sebenarnya, cara ini hanya dapat menurunkan demam anak sementara, bahkan juga mungkin tidak sama sekali dapat menurunkan demam pada beberapa anak. Beberapa anak mungkin juga tidak nyaman dengan kompresan di dahinya. Namun, cara ini masih bisa Anda lakukan sebagai upaya untuk menurunkan demam anak.

2. Mandi air hangat

Walaupun anak sedang demam, anak harus tetap mandi atau hanya di lap. Mandi air hangat (29,4-32,2° C) dianggap dapat membantu mengatasi demam anak. Air hangat yang mengenai kulit anak ketika mandi akan membantu mendinginkan tubuh dan membuat suhu tubuh anak sedikit menurun (1-2° C selama 30-45 menit). Jika Anda menggunakan air dingin untuk anak mandi, justru dapat membuat anak menggigil dan membuat suhu tubuh anak naik.

3. Berikan parasetamol atau ibuprofen

Bagaimana cara menurunkan panas anak dengan cepat? Dua jenis obat ini memang terkenal ampuh untuk menurunkan panas demam. Umumnya, ibuprofen lebih disukai karena dapat menurunkan panas demam anak lebih cepat daripada parasetamol. Parasetamol memiliki efek menurunkan panas yang lebih lambat dari ibuprofen. Sesuaikan dosis obat ini sesuai usia anak dan jangan gunakan dua jenis obat sekaligus. Ibuprofen memang dapat menurunkan panas lebih cepat, namun tidak cocok untuk anak berusia di bawah enam bulan karena memiliki efek samping yang lebih kuat dan berbahaya untuk kelompok usia anak yang lebih muda.

4. Banyak minum cairan

Cara menurunkan panas yang keempat adalah banyak minum cairan. Menurut dokter William Schaffner dari Vanderbilt School of Medicine, kita harus banyak minum cairan ketika sedang sakit. Minum cairan di sini bisa air putih, teh tawar atau manis hangat, atau jus buah segar. Untuk jus buah, usahakan tidak menggunakan gula.
Minum 1 hingga 2 cangkir per hari. Sebab, uap panas akan mengencerkan lendir dan memicu produksi keringat.

5. Perbanyak makan buah

Bagaimana cara menurunkan panas pada anak secara alami? Buah-buahan seperti keluarga jeruk, jambu biji, kiwi, pepaya, stroberi, nanas, dan mangga kaya akan vitamin C, antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi sehingga mempercepat penyembuhan.
Pilihlah buah segar bukan produk buah kalengan atau jus buah kemasan dengan tambahan gula. Asupan gula yang tinggi dapat menghambat sistem kekebalan tubuh Anda.

6. Makan yang banyak

Tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak ketika demam. Sehingga, asupan makan yang banyak dapat membantu demam anak lebih cepat sembuh. Semakin tinggi demam anak, maka semakin besar pula kebutuhan gizi anak. Biasanya nafsu makan anak berkurang saat ia demam, apalagi saat demam malam hari. Hal inilah yang dapat memperlambat kesembuhan anak. Cobalah berikan makanan yang mudah dicerna seperti roti, biskuit atau bubur. Tapi jangan terlalu dipaksa, jika ia tidak ingin memakannya. Biarkan ia makan sedikit demi sedikit, sampai mengantuk dan tertidur.

7. Menggunakan kunyit 

Obat alami cara menurunkan panas anak selanjutnya adalah kunyit. Kunyit memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron, dan zingiberen yang bermanfaat sebagai antibakteri, anti-peradangan, dan antioksidan. Fungsi lainnya selain menurunkan panas pada anak adalah meningkatkan daya tahan tubuh.
Top