Bahan Kimia Klorin yang Berbahaya Ada di Pembalut Sekali Pakai, Apa Lebih Aman Pakai Pembalut Kain?

Komentar

Sumber gambar

Zat berbahaya yang ada didalam pembalut, pentyliner, maupun tampon ternyata termasuk golongan zat karsinogen atau zat yang bisa memicu kanker.

Bisa jadi banyaknya penderita kanker rahim dan kanker v karena bahan kimia yang terdapat pada pembalut ini.

Berdasarkan pengujian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), ditemukan sebanyak sembilan pembalut dan tujuh pantyliner yang mengandung klorin. Bahkan, klorin yang terkandung mencapai rentang lima sampai dengan 55 par per million (ppm).

Klorin merupakan zat kimia yang biasa digunakan untuk pemutih pada tekstil dan kertas. Parahnya, jika klorin bersentuhan dengan organ intim dapat menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan, seperti gangguan kesehatan reproduksi hingga kanker.

Paparan klorin yang tidak terlalu sering mungkin masih bisa ditolerir oleh tubuh, tapi bila paparan klorin sampai bisa diakumulasi atau dalam hal ini pemakaian pembalut yang rutin tiap bulan, tentu saja risiko terserang penyakit semakin besar.

Berikut beberapa merek pembalut dan pantyliner yang berbahaya versi YLKI:

Pembalut:

  1. CHARM, PT Uni Charm Indonesia 
  2. Nina Anion, PT Panca Talentamas
  3. My Lady, PT Sehat Anugerah Perhasa
  4. VClass Ultra, PT Softex Indonesia
  5. Kotex, PT Kimberly Clark Indonesia
  6. Hers Protex, PT Multi Duta Utari
  7. LAURIER, PT KAO Indonesia
  8. Softex, PT Softex Indonesia
  9. Sotness Standard Jumbo Pack

Pantyliner:

  1. V Class, PT Softex Indonesia
  2. Pure Style, PT Uni Charm Indonesia
  3. My Lady, PT Sehat Anugerah Perkasa
  4. KOTEX Fresh Liners, PT Kimberly Clark Indonesia
  5. Softness Panty Shields, PT Softness Indonesia Indah
  6. CareFree superdry, Johnson & Johnson Indonesia
  7. LAURIER Active Fit, PT KAO Indonesia 

Bagaimana Jika Menggunakan Pembalut Kain? Apa Jauh Lebih Menyehatkan ?

Pemakaian pembalut kain dirasa lebih hemat waktu dan biaya, serta lebih ramah lingkungan karena Anda tak perlu repot untuk bolak-balik mengganti pembalut. 

Secara teknis, Anda memang bisa saja memakai satu pembalut (apapun jenisnya) yang sama selama seharian penuh meski tidak terasa nyaman asal tidak bau dan merembes bocor. 

Selain lebih ramah lingkungan, memakai pembalut kain dapat mengurangi risiko ruam iritasi di selangkangan yang sering muncul akibat bahan pembalut kertas yang umumnya kasar dan mengandung bahan kimia.

Lebih Baik Mana Pembalut Kain Atau Pembalut Sekali Pakai ?

Sebetulnya, kedua pembalut ini sama berisiko dan sama bermanfaatnya untuk menampung darah menstruasi yang keluar. 

Namun, jika ditelisik mana yang lebih sehat, itu semua tergantung cara pemakaian Anda. Semua risiko di atas umumnya bisa dicegah kalau Anda memerhatikan kebersihan vagi na selama menstruasi, seperti yang dikutip dari hellosehat.com.

Jadi untuk mengantisipasi beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan karena pembalut ini, maka perlu sekali menjaga kebersihan pada bagian vital tersebut, semoga bermanfaat.

Top