Bacaan-bacaan Dzikir yang Paling Disukai Allah, Hati Jadi Tenang dan Selalu Ingat KepadaNya

Komentar
bacaan dzikir via islamidia.com

Dengan dzikir InsyaAllah hati akan menjadi tenang, pikiran bisa fokus. Nah, apa saja kalimat zikir yang paling disukai Allah dan kenapa, berikut kami ulas lengkap.

Dzikir adalah aktifitas umat muslim untuk mengingat Allah SWT, diantaranya dengan menyebut dan memuji nama allah, Selain itu, dzikir merupakan satu kewajiban bagi umat muslim, hal itu tentu saja tercantum jelas dalam Al-Quran.


Sebagai seorang muslim sudah sepantasnya kita melakukan dzikir. Sebab dzikir akan menguatkan seorang muslim dalam ibadah, hati akan terasa tenang dan mudah mendapatkan pertolongan Allah.

Sebenarnya ada beberapa bacaan dzikir yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa bacaan dzikir yang paling disukai Allah? 

Kali ini kami akan membagikan bacaan dzikir lengkap yang kami rangkum dari beberapa sumber. Ingin tahu? Yuk simak penjelasannya di bawah.

Bacaan Dzikir agar Hati Tenang

Jika hati kita sedang di tidak tenang, gelisah, kecewa, sedih, stres dan lain sebagainya. Maka ingatlah pada Tuhan dengan mengingat Tuhan pasti hati akan menjadi tenang dan tentram berkat izin Tuhan Ta’ala. Bagaimana caranya? Cobalah mulai kini senantiasa mengamalkan bacaan dzikir ketika hati gelisah di bawah ini :

AL QUDDUS Yang Artinya Maha Suci

Bacaan doa dzikir :

Ya Qudduus

Cara Mengamalkan :

1. Jika ingin hati menjadi tenang serta tentram maka bacalah wirid dzikir Ya Quddus 100 kali pagi hari ketika matahari tergelincir, insyaAllah hati akan menjadi tenang serta tentram.

2. Bagi siapa membaca wirid dzikir Ya Quddus 100 kali simpulan sholat lima waktu. insyaAllah dihilangkan banyak sekali penyakit hati ibarat iri hati, sombong, dendam, dengki, rakus, riak, fitnah, kecewa, sedih, stress ataupun lain sebagainya.

3. Jika senantiasa membaca wirid dzikir Ya Quddus sebanyak-banyak yang kau sanggup setiap simpulan sholat dengan istiqomah. Tuhan akan menggantinya sifat jelek dengan sifat-sifat yang baik ibarat jujur, penyabar, sopan, ramah, amanah, tawadhu atau lain-lainnya.

Selain wirid dzikir dari Asmaul Husna sanggup mengamalkan doa dari ayat Al-Qur’an dan Hadist untuk memperoleh ketenangan hati serta pikiran menjadi tentram ataupun damai.

4. Doa Agar Hati Tenang



Artinya :
Ya Allah, saya minta pada-Mu jiwa merasa tenang dari-Mu, dan yakin akan bertemu dengan-Mu, rindha dengan ketetapan-Mu, dan merasa cukup dengan sumbangan dari-Mu (HR Thabrani).

5. Doa Agar Hati Tenang


Artinya :
Ya Allah, saya berlindung dari-Mu rasa sedih, sedih cita, kecemasan, maupun dari rasa lemah kemalasan, serta kebakhilan sifat pengecut, beban hutang ataupun tekanan orang-orang dzalim

6. Doa Agar Hati Tenang

Artinya : 
Ya Allah, limbahkan atas kesabaran diri kami ini, teguhkan pendirian kau dan tolonglah kami ini terhadap orang-orang dzalim  (QS. Al Baqarah ayat 250).


Bacaan Dzikir Ketika Sakit


ilustrasi orang sakit via zonamuslim.net

Allah SWT memberikan penyakit pada manusia tidak lain adalah hanya untuk lebih dekat pada Allah, dimana Allah juga ingin menguarangi dosa manusia tersebut. Sesuai dengan firman Allah berikut :

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157).

Dari firman tersebut jelas sudah bahwa telah menjadi ketetapan Allah Azza wa Jalla jika setiap manusia pasti pernah mengalami sakit dan musibah dalam hidupnya. Hanya saja ada orang yang mau bertahan ada yang justru mengingakari Allah. Karenanya, doa agar cepat sembuh dari penyakit berat ini semoga dapat menjadi penguat iman dan ketaqwaan kita kepada-NYA.

Bunyi amalan doa agar cepat sembuh dari penyakit berat, yaitu :


اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ اَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ فَأَنْتَ الشَّافيِ

 لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً

ALLAHUMMA ROBBANNASI ADZHIBILBA’ SA ISYFI ANTASYSYAFI LA SYIFAUKA SYIFA’ AN LA YUGHODIRU SAQOMA.

Artinya :
“Ya Allah, Tuhan manusia, lenyapkanlah segala penyakit, sembuhkanlah, Engkau Tuhan yang menyembuhkan, tiada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan suatu penyakitpun.”


Bacaan Dzikir Ketika Bangun Tengah Malam


ilustrasi dzikir tengah malam via etaksalai.com

Tengah asik-asiknya mimpi indah malam hari tiba-tiba terbangun dari tidur, mungkin hal itu pernah Anda alami bukan. Tahukah Anda, jika hal itu terjadi tentunya Anda mengalami kerugian yang besar jika tidak melakukan amalan doa dan zikir ini sebelum melanjutkan tidur kembali. Adapun bacaan dzikir ketika bangun tengah malam yang dimaksud.

Dari `Ubadah bin Shamit Radhiallahu'anhu, dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda : "Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca :


لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ


Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa `alaa kulli syai-in qodiir, alhamdulillaah, wa subhaanallaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya :
Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya.
BagiNya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala Puji bagi Allah, Maha Suci Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Kemudian dia mengucapkan :


اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Allaahummaghfir lii.

Ya Allah, ampunilah dosaku.

Atau dia berdoa (dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya."
(al-Bukhari 1103, Abu Dawud 5060, at-Tirmidzi 3414 dan Ibnu Majah 3878, shahih.)


Bacaan Zikir Akhir Zaman

Pada zaman Nabi, para sahabat sangat perhatian mengenai akhir zaman dan bahkan menganggap zaman mereka adalah sebagai akhir zaman. Hal tersebut ternyata dampaknya luar biasa terhadap peningkatan keimanan mereka serta menjadi pemicu dan pemacu dlm amal kebaikan para sahabat. Adapun bacaan zikir akhir zaman

Hadits :

Dari Aus bin Aus, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا وَقِيَامُهَا


“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu ia mendekat pada imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa dan shalat setahun.” (HR. Tirmidzi).

Hafalkan QS Al Jahfi 10 ayat pertama atau terakhir

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memerintahkan untuk membaca awal-awal surat Al Kahfi agar terlindung dari fitnah Dajjal. Dalam riwayat lain disebutkan akhir-akhir surat Al Kahfi yang dibaca. Intinya, surat Al Kahfi yang dibaca bisa awal atau akhir surat. Dan yang lebih sempurna adalah menghafal seluruh ayat dari surat tersebut.

Dari Abu Darda’, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ



“Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal” (HR. Muslim no. 809).

Dari An Nawas bin Sam’an, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


فَمَنْ أَدْرَكَهُ مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُورَةِ الْكَهْفِ


“Barangsiapa di antara kalian mendapati zamannya Dajjal, bacalah awal-awal surat Al Kahfi” (HR. Muslim no. 2937).

Dari Abu Darda’, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ آخِرِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ ». قَالَ حَجَّاجٌ « مَنْ قَرَأَ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ سُورَةِ الكَهْفِ »


“Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.” Hajjaj berkata, “Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al Kahfi” (HR. Ahmad 6 : 446)


Targetkan khatam Al Quran lebih sering dengan suara Jahr karena Al Quran akan membentengi kita.


Apa saja bacaan dzikir setelah sholat?

ilustrasi dzikir sesudah sholat via kabarmakkah.com

Sangat dianjurkan untuk kita semua, sesudah selesai sholat fardhu untuk membaca wirid dan dzikir yang kemudian dilanjutkan dengan doa setelah sholat. Apa saja bacaan dzikir setelah sholat? Berikut bacaan dzikir menurut Rasulullah yang dapat Anda amalkan.

1. Membaca Istighfar


أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laaailaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih.

Artinya : 
“Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung , tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah , dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya.”

2. Membaca Dzikir Kalimat Tauhid


لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Laaailaaha illallaah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir.

Artinya :
Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu baginya. Hanya milikinya segala kerajaan dan hanya milikinya segala puji, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu.

3. Membaca Doa Selamat


اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

Allaahumma antas salaam waminkas salaam wa ilaika ya’uudus salaam fahayyinaa robbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaros salaam tabaarokta robbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom.

Artinya :
Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamua lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami yang Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

4. Membaca Surat Al fatihah



Bismillaahir rohmaanir rohiim [1] Alhamdulillaahirobbi ‘aalamiin [2] Arrohmaanir rohiim [3] Maaliki yaumiddiin [4] Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin [5] Ihdinas shirootol mustaqiim [6] Shirootolladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdluubi ‘alaihim waladlaaalliin [7] Aaamiin

Artinya :
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih (maha pengasih di dunia & akhirat) lagi maha penyayang (maha penyayang hanya di akhirat) [1] Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam [2] Dzat yang maha pengasih (di dunia & akhirat) lagi maha penyayang (di akhirat) [3] Dzat yang merajai hari akhir (hari kiamat) [4] Hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan [5] Tunjukkanlah kami jalan yang lurus (shirotol mustaqim) [6] Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau beri ni’mat bukan jalannya orang-orang yang Engkau benci (ghadab) dan bukan pula jalannya orang-orang yang tersesat [7]

5. Membaca Ayat Kursi


أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

Allaahu laaailaha illaa huwal hayyul qayyuum, laa ta’ khudzuhu sinatuw walaa naum, lahu maa fis samaawaati wa maa fil ardl, mandzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum, walaa yuhiithuuna bisyaim min ‘ilmihii illa bimaa syaaa’, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardl, walaa yauduhuu hifdzuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adziim.

Artinya :
Allah, tiada Tuhan yang haq disembah melainkan IA (Allah) Dzat yang hidup kekal abadi serta terus menerus dalam mengurus makhluknya. Tidak pula mengantuk ataupun tidur, milik-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada orang yang mampu memberi syafaat di sisi-Nya kecuali atas izin-Nya. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka (yang nampak) dan apa yang ada di belakang (yang tersembunyi) mereka. Dan mereka tidak diliputi sesuatu (tidak tau apa-apa) dari Ilmu Allah melainkan dengan sesuatu yang dikehendaki-Nya. Luas kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat menjaga keduanya, dan Dia lah Dzat yang maha luhur dan maha agung.

6. Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir 33 X


إِلَهَنَا رَبَّنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا سُبْحَانَ اللهِ
(33x) سُبْحَانَ اللهِ


سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ
(33x) اَلْحَمْدُ ِللهِ

اْلحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةِ
(33x) اللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

Ilahanaa robbanaa anta maulanaa Subhanallah 
Subhanallah 33 x
Subhanallah wa bihamdih daiman abadan Alhamdulillah
Alhamdulillah 33 x
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin ‘ala kulli haalin wani’mah
Allahu akbar 33 x

Allaahu akbaru kabiirow wal hamdulillaahi katsiirow wasubhanallaahi bukrotaw wa ashiilaa, Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

Baca Juga : Keutamaan Terbesar Dzikir Pagi Petang Menurut Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Nah, itulah penjelasan tentang bacaan dzikir yang dapat kami bagikan. Semoga bacaan dzikir di atas bisa Anda amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mohon maaf jika ada kekurangan ataupun kesalahan.
Top