Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak yang Gegerkan Warga Tangerang, Efek Gempa Banten ?

Komentar

Sumber gambar sukabumiupdate.com

Retakan tanah yang diduga karena tanah bergerak membuat warga Pagedangan panik.

"Panjang retakan mencapai 50 meter," dan membuat sebuah rumah rusak dan retak.

Fenomena tanah bergerak yang terjadi di kelurahan Kadu Sirung, Pagedangan, Tanggerah mengakibatkan beberapa keretakan di beberapa rumah.

Peristiwa yang terjadi usai gempa yang mengguncang Lebak,Banteng dengan Magnitudo 5.2 Sr.

Kepala Desa Kadu Sirung Samsu Guna Miharja bercerita, sebelum tanah bergerak, daerah tersebut diguyur hujan deras.

"Hujan deras dari siang, baru berhenti sore. Setelah berhenti dan warga keluar rumah, baru ketahuan jalan desa sudah terbelah," ujar Samsu kepada Tempo di lokasi, Selasa, 16 Oktober 2018.

Jalan desa yang dimaksud tepatnya berada di Jalan Lingkungan. Warga memang tidak merasakan getaran apa-apa. Meski begitu, menurut Samsu, tanah tiba-tiba saja retak. "Panjang retakan mencapai 50 meter," kata Samsu seperti yang dikutip dari sukabumiupdate.com.

Baca Juga : Gempa Dahsyat Ternyata Juga Pernah Terjadi di Zaman Nabi, Hingga Tanah Terbalik

Retakan tanah yang diduga karena tanah bergerak membuat warga Pagedangan tersebut panik.

Ketua RT 04, Maryadi mengatakan sampai saat ini baru satu rumah penduduk yang terdata mengalami kerusakan akibat tanah bergerak ini.

"Baru satu dan sudah kami laporkan ke pemerintah daerah," katanya. Tanah bergerak di desa Kabupaten Tangerang ini terjadi Senin petang sekitar pukul 16.30.

Retakan pertama diketahui warga setelah hujan deras mendera kawasan itu.
Top