Sepele Sih, Namun Perilaku Ini Jika Dibiarkan Akan Berakibat Nyamuk Aedes Berkembang Pesat

Komentar

nyamuk aedes via serbaonline.com

Kebiasaan buruk ini Anda pelihara, sama saja dengan memelihara nyamuk penyebab penyakit malaria berkembang biak di rumah Anda.

Nyamuk adalah serangga berukuran kecil, halus, langsing, kaki-kai atau tungkainya panjang langsing dan mempunyai bagian mulut untuk menusuk kulit dan menghisap darah. Penting untuk mengenali ciri- ciri nyamuk Aedes aegypti yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah (DBD). Nyamuk ini mudah diketahui dari corak khas di sekitar tubuhnya. Yuk simak berikut ini!

Ciri nyamuk aedes aegypti

ciri nyamuk aedes via guesehat.com

Ciri ciri nyamuk Aedes aegypti di antaranya memiliki bentuk relatif kecil. Ciri khas pada nyamuk ini yaitu adanya corak loreng-loreng putih dan hitam pada kaki dan bagian tubuh lainnya.

Nyamuk Aedes aegypti lebih suka tinggal di tempat yang dapat menampung air dan berwarna gelap yang terletak di tempat yang teduh. Lokasi favorit untuk memproduksi telur yaitu di tangkai pohon, lubang pohon dan tempat penampungan air yang tidak tertutup.

Siang hari merupakan waktu nyamuk Aedes aegypti aktif mengigit manusia. Umumnya nyamuk Aedes aegypti mulai beraktivitas sekitar dua jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam. Walau demikian, bukan tidak mungkin nyamuk Aedes aegypti mengigit di malam hari, khususnya di tempat yang berpenerangan baik.

Gigitan nyamuk Aedes aegypti sering tidak disadari, karena nyamuk ini menghampiri dari belakang dan menggigit di bagian siku atau pergelangan kaki. Selain manusia, nyamuk Aedes aegypti juga mengigit hewan peliharaan, khususnya mamalia.

Faktor nyamuk aedes membawa penyakit dbd adalah diakibatkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk ini. Pada umumnya A. aegypti memiliki habitat di daerah perumahan, sebagaimana kita ketahui, lingkungan perumahan banyak terdapat genangan air bersih, baik itu di bak mandi atau tempat penampungan air lainnya.

Fakta nyamuk aedes

fakta nyamuk aedes via alfinapkd.wordpress.com

Fakta 1 – Virus Tak Pernah Mati
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan virus. Ukuran virus demam berdarah super kecil. Saking kecilnya, virus demam berdarah tidak bisa dilihat dengan mikroskop biasa. Virus punya sifat unik. Dia hanya hidup jika mendapat tempat yang cocok. Namun, virus juga tidak bisa mati, virus dapat tidur bertahun-tahun sampai dia mendapat tempat yang disukai. Yaitu saat tubuh manusia lemah dan kurang gizi.

Fakta 2 – Dalam Darah
Virus demam berdarah tinggal di dalam darah. Manusia yang sakit demam berdarah akan mengalami demam tinggi, pusing, dan sendi sakit. Tubuh rasanya sakit sekali.

Fakta 3 – Dari Monyet ke Manusia
Awalnya, penyakit demam berdarah bukan penyakit manusia. Penyakit demam berdarah aslinya penyakit yang menyerang monyet. Menurut ilmuwan, darah manusia dan darah monyet punya banyak kemiripan. Oleh karenanya, virus demam berdarah bisa hidup di darah manusia juga.

Fakta 4 – Nyamuk Priyayi
Penyakit demam berdarah pada monyet menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Uniknya, nyamuk yang mengisap virus demam berdarah, tidak menderita penyakit demam berdarah, lo. Di hutan, nyamuk Aedes aegypti termasuk nyamuk priyayi atau bangsawan. Dia hanya mau bertelur di air bersih dalam kolam, lubang pohon, dan ketiak daun.

Fakta 5 – Nyamuk Kota
Dulu nyamuk Aedes aegypti hanya suka darah monyet. Lalu, mereka berubah suka darah manusia. Nyamuk Aedes aegypti pun ikut kemana manusia berpindah. Caranya, induk nyamuk menaruh telur-telurnya dalam tong air, batang bambu untuk atap rumah, atau genangan air dalam ban. Pokoknya, nyamuk Aedes aegypti paling pintar nebeng dan paling tanah di lingkungan kota.

Falta 6 – Lapar Karena Virus
Uniknya, virus demam berdarah justru membuat nyamuk mudah lapar. Akibatnya, mereka semakin sering mengisap darah manusia. Nah, saat nyamuk mengisap darah itulah virus dimasukkan ke tubuh manusia.

Fakta 7 – Tidak Semua Bersalah
Tidak semua nyamuk Aedes aegypti membawa virus demam berdarah. Mereka membawa virus, jika pernah mengisap darah penderita demam berdarah. Sayangnya, virus demam berdarah bisa diwariskan kepada telur-telur nyamuk, karena telur nyamuk diberi makan darah yang mengandung virus demam berdarah.

Fakta 8 – Di Mana Tempat Nyamuk?
Apakah nyamuk Aedes aegypti sebaiknya tidak ada di muka Bumi ini? hmm... tidak ada nyamuk, juga bisa berbahaya. Telur-telur nyamuk adalah makanan bagi ikan. Nyamuk juga sumber makanan bagi cicak, kadal, atau kodok. Tanpa nyamuk, tidak akan ada ikan atau kodok yang bernyanyi di musim hujan.

Virus di nyamuk aedes

Apakah nyamuk aedes membawa virus ynag mematikan ? Jawabannya adalah YA! Dunia sedang heboh dengan virus zika. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kondisi darurat atas virus yang menyebar di lebih dari 23 negara ini. Apa sebenarnya virus zika? Virus zika dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama yang membawa virus DBD dan cikungunya.

Bagaimana nyamuk aedes bisa menularkan dbd ?

nyamuk aedes dbd via youtube.com

Virus dengue yang menjadi penyebab demam berdarah berada di dalam kelenjar ludah nyamuk. Ketika nyamuk betina mengisap darah, dia menyuntikkan air liur ke dalam luka gigitan. Di sinilah kemudian berpindah tempat, dari air liur nyamuk ke dalam tubuh kita.

Nyamuk ini mendapat virus setelah dia menggigit korbannya yang sudah terinfeksi virus dengue. Kemudian dia menggigit orang lain dan terjadilah penularan.

Setelah inkubasi virus selama delapan sampai sepuluh hari, nyamuk yang terinfeksi mampu menjadi pembawa virus selama sisa hidupnya.

Masih belum diketahui apakah nyamuk yang membawa virus dengue, juga dapat menularkan virusnya ke anak-anak mereka dengan transovarial atau transmisi telur.

Manusia yang terinfeksi virus dengue adalah pembawa dan pengganda virus yang utama. Virus beredar dalam darah manusia yang terinfeksi selama dua sampai tujuh hari, kira-kira sama lamanya dengan jangka waktu demam yang penderita DBD alami.

Nyamuk aedes yang tidak atau belum terinfeksi, kemudian menggigit manusia yang terinfeksi, di sinilah kemudian Si Nyamuk ikut terinfeksi dan dapat menularkan virus ke manusia lain.

Setelah mengetahui bagaimana nyamuk aedes bisa menularkan dbd, mari kita ketahui bagaimana dn dimana nyamuk aedes aegypti berkembang biak.

Nyamuk aedes aegypti berkembang biak

Profesor dr Saleha Sungkar dari Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengungkapkan, Aedes adalah nyamuk yang sangat suka bau manusia.

Untuk itu, jika ingin memberantas nyamuk demam berdarah, ketahui dulu tempat-tempat nyamuk Aedes dewasa itu bersembunyi.

"Di mana yang paling dekat manusia? Ya, di dalam rumah, kolong tempat tidur, pakaian yang digantung, di balik lemari. Mereka suka ada di tempat tersebut," kata Saleha dalam Diskusi Panel Virus Zika di FKUI, Salemba, Rabu

Berapa lama nyamuk aedes hidup

siklus nyamuk aedes via informasikesling.blogspot.com

Aedes Aegepty betina adalah vector demam berdarah.
  • Umur Aedes aegypti betina + 14 hr, dpt mencapai 2-3 bulan.
  • Aedes aegypti betina mengisap darah berkali-kali
  • Aktifitas tinggi pd pagi & sore hr
  • Setiap kali mengisap darah, sambil mengeluarkan air liur yg berfungsi untuk mencegah pembekuan darah.
  • Aedes aegypti betina mengisap darah untuk pematangan telur.
  • Proses pematangan telur 3-4 hr.
  • Sekali bertelur : 100-200 butir/ekor
  • Jarak terbang ±100 meter

Nyamuk dan tempat perkembang biakannya banyak ditemukan disekitar/didalam rumah.

Bagaimana cara memberantas nyamuk aedes aegypti ?

Masyarakat untuk mengatasi persoalan tersebut diimbau untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan 3M (mengubur, menimbun, dan menguras), dan Plusnya seperti membersihkan lingkungan seminggu sekali.

Kegiatan bersih - bersih bisa dilakukan dengan menggelar Jumat bersih atau Minggu bersih dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk (PSN).‬

‪Kemudian pencegahan munculnya nyamuk itu juga bisa dengan tidak membiarkan genangan air bersih seperti pemantauan pada tempat-tempat yang dapat menampung air seperti pot bunga, tempat makan burung, kaleng-kaleng bekas agar jentik nyamuk bisa dibasmi.‬

‪Karena bisa saja kaleng-kaleng atau wadah-wadah yang terbuka tersebut bisa terisi air hujan dan menjadi tempat berkembangnya larva nyamuk Aedes Aegypti. Pantaulah siapa tahu ada kaleng-kaleng bekas terisi air hujan atau tidak, jika ada baliklah agar tidak terisi air

Demikianlah artikel tentang nyamuk aedes agypti. Semoga bermanfaat dan selalu jaga lingkungan ya!
Top