Terbukti Baik Untuk Kesehatan Tulang, Buah Kecubung Malah Bahaya Jika Salah Olah

Komentar

buah kecubung via cintaihidup.com

Tau efeknya jika salah olah dan konsumsi buah ini? Racunnya bisa membuat Anda tidak bisa bangun lama...

Mirisnya terkadang buah pohon kecubung disalahgunakan, padahal jika berlebih akan bisa tidur selama-lamanya.

Sejarah buah kecubung di beberapa daerah di Indonesia dikenal sebagai Kecubung, Kacubung, Cubung (Jawa dan Sunda), Kacobhung, Cobhung (Madura), Bembe (Bima), Bulutube (Gorontalo), Taruapalo (Seram), Tampong-tampong (Bugis), Kucubu (Halmahera, Ternate), Padura (Tidore), Karontungan, Tahuntungan (Minahasa), Babotek (Timor). Di Sumatera juga dikenal sebagai Toru Mabo, Kucubu, atau Kecubueng. Sedangkan nama tumbuhan ini dalam bahasa Inggris adalah Angel’s Trumpet, Devil’s Trumpet, atau Metel. Dan dalam bahasa latin (ilmiah) disebut Datura metel.

Kecubung biasa hidup di daerah dataran rendah sampai ketinggian tanah 800 meter di atas permukaan laut. Selain tumbuh liar di hutan dan ladang, kecubung juga sering ditanam di kebun atau ditanam sebagai tumbuhan hias di pekarangan. Perbanyakan tanaman ini melalui biji ataupun stek.

Fakta buah kecubung mulai bagian tumbuhan kecubung, yaitu akar, tangkai, daun, bunga, buah, dan bijinya, mengandung senyawa alkaloid. Kandungan alkaloid terbanyak terdapat dalam akar dan bijinya, bisa mencapai 0,4-0,9%. daun dan bunga berkisar antara 0,2 sampai 0,3%.

Apakah buah kecubung beracun? Gejala keracunan yang biasanya timbul, terutama akibat zat atropin dan skolopamin, adalah mulut kering, sembelit, sensitif terhadap cahaya, dan sakit mata. Pemberian antasida umumnya digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.

Apa manfaat buah kecubung?

ilustrasi manfaat buah kecubung via youtube.com

Meski termasuk buah yang berbahaya dan beracun, ternyata buah kecubung juga memiiki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Dengan dosis dan juga pemakaian yang benar, buah kecubung dan juga daunnya bisa dimanfaatkan sebagai obat. Apa kegunaan buah kecubung? Manfaat atau kegunaan biji kecubung diantaranya yaitu:

1. Menghilangkan Ketombe
Jika masalah ketombe Anda tak kunjung hilang meski sudah menggunakan shampo anti ketombe, penggunaan daun kecubung bisa jadi solusinya. Caranya adalah dengan menggunakan daun kecubung yang sudah kering dan diberi minyak kelapa secukupnya. Masukkan kedua bahan tersebut dalam botol, tutup rapat dan jemur kira-kira selama seminggu. Setelah itu, oleskan minyak tadi ke kulit kepala secara rutin, di pagi dan sore hari. Dengan penggunaan teratur, ketombe pun bisa hilang dari rambut Anda.

2. Mengatasi Eksim
Selain menimbulkan perasaan tidak nyaman, eksim yang terlihat di kulit wajah maupun bagian tubuh lainnya tentu bisa mengganggu penampilan. Anda bisa menggunakan daun kecubung untuk mengatasinya! Ambil daun kecubung secukupnya, tumbuk hingga halus lalu beri minyak kelapa secukupnya. Panaskan diatas api beberapa menit, lalu oleskan pada bagian wajah yang memiliki eksim, biarkan beberapa saat lalu bersihkan dengan tisu maupun kain bersih

3. Obat Rematik
Daun kecubung memiliki kandungan hyosciamin dan scopolamine yang bermanfaat mengatasi penyakit yang berhubugan dengan tulang. Termasuk di dalamnya sebagai obat rematik. Bukan dikonsumsi seperti minum obat, namun penggunaannya dengan cara menghaluskan daun dan buah kecubung, bawang merah dan jahe. Lalu tempelkan campuran bahan tadi di daerah yang sakit.

4. Mengatasi Bisul
Sama seperti eksim, bisul tak hanya menimbulkan nyeri tetapi juga mengganggu penampilan jika tumbuh di bagian wajah. Dan kecubung juga bisa digunakan untuk mengatasi penyakit kulit yang satu ini. Untuk mengatasinya, Anda bisa menempelkan daun kecubung yang dihaluskan ke bisul agar cepat matang dan sembuh. Lakukan hal ini dengan teratur hingga bisul pecah dan sembuh.

5. Mengatasi Sembelit
Masalah sembelit juga bisa diatasi dengan penggunaan daun kecubung. Caranya juga tergolong mudah, yaitu cukup dengan panggang daun kecubung yang sudah diolesi minyak kelapa hingga layu di atas api kecil. Lalu tempelkan daun yang masih hangat tadi di bagian perut. Kandungan hyosciamin & scopolamin pada kecubung juga berkhasiat untuk mengatasi masalah pencernaan. Lakukan hal ini dengan teratur hingga sembelit hilang.

6. Meredakan Pembengkakan
Pembengkakan pada tubuh merupakan salah satu reaksi saat tubuh melawan penyakit. Meski termasuk hal normal, namun pembengkakan yang dibiarkan tentu akan menimbulkan sakit dan nyeri. Anda bisa menggunakan daun kecubung yang diolesi minyak kelapa lalu dipanggang. Tempelkan daun kecubung tadi di bagian yang bengkak dan lakukan dengan teratur hingga bengkak hilang.

7. Meredakan Gatal
Merasa gatal karena alergi atau digigit serangga? Anda bisa memanfaatkan daun kecubung untuk mengatasi rasa gatal tersebut dengan mudah! Kandungan hysciamin pada kecubung menjadi salah satu zat alami untuk meredakan gatal pada kulit. Caranya adalah dengan menumbuk beberapa lembar daun kecubung hingga halus, lalu beri sedikit minyak kelapa lalu olesi bagian tubuh yang gatal dengan daun kecubung tadi.

8. Meredakan Asma
Sebagai salah satu penyakit akut, asma juga bisa diredakan dengan menggunakan daun kecubung. Caranya iris daun kecubung dan jemur hingga kering. Jika asma kambuh, bakar beberapa irisan daun tadi dan hirup asap yang ditimbulkan untuk meredakan nyeri sekaligus melancarkan pernapasan. Kandungan zat alami yang ada di dalam daun kecubung dapat membantu melancarkan pernapasan bagi penderita asma.

9. Mengatasi Sakit Pinggang
Salah satu manfaat daun dan buah kecubung adalah mengurangi otot pinggang yang tegang dikarenakan berbagai hal, misalnya posisi duduk yang tidak benar,. Caranya adalah dengan menghaluskan beberapa daun kecubung dan tambahkan sedikit kapur sirih lalu oleskan ke daerah pinggang yang sakit. Lakukan secara rutin dan teratur hingga nyeri pinggang hilang.

10. Meredakan Radang Telinga
Daun kecubung juga bisa dijadikan obat tetes telinga untuk mengatasi radang pada telinga. Kandungan zat kalsium oksalat mampu meredakan peradangan pada telinga. Caranya haluskan daun kecubung secukupnya, lalu beri minyak kelapa dan peras. Gunakan perasan tadi sebagai obat tetes untuk telinga yang sakit. Lakukan hal ini secara teratur hingga telinga tidak sakit lagi.

Selain banyak manfaat, ternyata buah kecubung dan efeknya bisa mengakibatkan keracunan. Menurut Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis Bogor, penggunaan daun kecubung yang hanya diremas dan ditempelkan pada dahi bisa membuat orang mabuk. Itu sebabnya, kita harus sangat hati-hati dalam penggunaan kecubung. Paling tidak, berkonsultasilah dengan ahli tanaman obat atau dokter sebelum menggunakan ramuan kecubung.


ilustrasi efek buah kecubung via disiniajatempat.blogspot.com 

Bukan hanya mitos belaka, kecubung ternyata benar-benar bikin mabuk orang yang mengkonsumsinya.

Kenapa buah kecubung memabukan? Tumbuhan kecubung memiliki kandungan yang memberikan efek halusinasi, alhasil banyak orang yang menggunakannya buat “ngefly”. Ya, hal itu bisa terjadi lantaran kecubung sendiri mengandung bahan senyawa seperti atropin, hiosiamin, dan skopolamin yang bersifat antikholinergik. Kecubung juga mengandung hiosin, zat lemak, kalsium oksalat, meteloidina, norhiosiamina, norskopolamina, kuskohigrina, dan nikotina.

Akibat kandungan tersebut, akhirnya orang yang mengonsumsinya akan halusinasi parah dan efek kesenangan sesaat. Siapa sangka, bukan hanya karena kecantikannya, tapi juga kandungan dari tanaman ini yang bisa bikin mabuk dalam artian yang sebenarnya.

Baca Juga : Manfaat Tomat, Selain Enak Dimakan Ternyata Bagus Untuk Perawatan Wajah

Demikian informasi tentang buah kecubung yang dapat kami sampaikan. Perlu diingat bahwa tanaman ini tergolong berbahaya, sehingga tidak dianjurkan jika langsung dikonsumsi. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.
Top