Alami Krisis Parah, Warga Venezuela Makan Daging Busuk Untuk Bertahan Hidup!

Komentar

Daging busuk yang dijual di kota Maracaibo, kota yang pernah menjadi pusat produksi minyak Venezuela. (BBC)

Kehidupan mengerikan warga Venezuela pasca krisis parah.

Warga bertahan hidup dengan makan daging busuk dan mengais sampah. Bukan hanya itu, mayat-mayat juga banyak yang membusuk di rumah sakit.

Subhanallah...Seperti inilah potret kehidupan warga sekarang!

Krisis berkepanjangan di Venezuela menyebabkan sejumlah penduduk makan daging busuk dan mengais makanan dari tempat sampah untuk bertahan.

Kekurangan pangan dan kebutuhan pokok sehari-hari akibat resesi bertahun-tahun yang ditandai dengan inflasi tinggi serta listrik padam secara rutin merupakan kejadian sehari-hari.

Jutaan warga Venezuela telah meninggalkan negara itu dalam dua tahun terakhir, mencari penghidupan yang lebih baik keluar dari kehancuran ekonomi negara yang kaya minyak ini.

Salah satu daerah yang paling parah terkena kehancuran ekonomi ini adalah negara bagian Zulia, yang telah lama dikenal sebagai pusat industri minyak negara itu.


Kota pelabuhan Maracaibo ini sempat menjadi pusat produksi minyak Venezuela, dengan produksi sekitar setengah minyak mentah negara itu dan dikapalkan ke seluruh dunia. (BBC)

Pasar di daerah itu menjual daging busuk untuk warga karena dijual sangat murah, kata wartawan BBC News Vladimir Hernandez, salah seorang dari hanya sedikit wartawan internasional yang mengunjungi Maracaibo, ibu kota negara bagian itu.

"Aroma busuk sangat menyengat dan ada banyak lalat di sekitarnya," kata Vladimir.

Satu kilogram daging segar dijual seharga 30% gaji minimum warga, sementara daging busuk harganya hanya sekitar 1% dari jumlah gaji.

"Listrik bisa padam sampai 10 kali sehari, kadang-kadang sampai empat jam," kata Manuel, seorang pedagang di pasar itu.

Daging dan makanan cepat membusuk karena tak ada mesin pendingin akibat listrik yang padam secara rutin.

Warga banyak yang protes dan pemerintah setempat menjanjikan perbaikan namun kondisi tak juga membaik. Tingginya harga pangan akibat inflasi membuat warga mencari makanan di mana saja termasuk di tempat sampah.

Bukan hanya itu, Mayat membusuk tanpa pendingin di rumah sakit akibat matinya listrik.

Jenazah membusuk di rumah sakit akibat tak ada mesin pendingin. (BBC)

Kamar mayat juga terdampak karena mesin pendingin tak berfungsi. Banyak jenazah yang membusuk karena pemadaman listrik yang terus menerus terjadi.

"Saya terpaksa membiarkan dua atau tiga jenazah di luar hingga akhirnya jenazah membusuk," kata Wilfredo, petugas kamar jenazah di salah satu rumah sakit.

Pasien-pasien pun juga sangat terganggu termasuk mereka yang sakit parah.

Venezuela adalah salah satu negara yang kaya minyak, dengan cadangan minyak besar.

Pertokoan yang dijarah di Valencia, Venezuela (T ROMERO/ATLAS)

Tetapi dalam perjalanan ke negara itu, wartawan BBC News Vladimir Hernandez mengatakan "apa yang saya dengar dari warga adalah kesulitan hidup."

Baca Juga:

Dilansir dari detik.com, Pemerintah Venezuela mengatakan mereka yang menentang pemerintahan sosialis Presiden Nicolas Maduro mengibarkan "perang ekonomi".

Namun banyak pihak di dalam dan luar negara itu menyalahkan kebijakannya yang diwarnai dengan kasus korupsi.

Pemerintah juga menyanggah menghadapi krisis kemanusiaan akibat ambruknya perekonomian.

Namun laporan dari sejumlah universitas di Venezuela tahun lalu menunjukkan kekurangan pangan menyebabkan tiga perempuan dari seluruh jumlah penduduk kekurangan berat badan sebanyak 10 kilogram.

Subhanallah...

Dunia memang sudah benar-benar tua! Bencana, konflik, kelaparan sudah melanda di mana-mana.

Sudah waktunya kita kembali, kembali pada Allah Swt. Perbanyak taubat, jauhi maksiat. Semoga Allah selalu memberi pertolongan pada kita semua, Aamiin...
Top