Benarkah Jika Telinga Berdengung, Kita Sedang Dipanggil Rasulullah untuk Bersholawat?

Komentar

telinga berdengung via sains.kompas.com

Benarkah jika telinga kita berdengung adalah pertanda kita sedang diingatkan agar selalu bersholawat dan selalu mengingat Allah dan Rasulullah?

Apakah Anda pernah mengalami telinga seperti berdenging? Awas, jangan anggap sepele. Ini karena telinga berdenging dapat menjadi pertanda adanya penyakit berbahaya.

Dalam medis, telinga berdenging disebut dengan tinnitus. Ini adalah kondisi yang membuat telinga Anda mendengar suara denging atau jenis suara lain dari dalam tubuh.

Yuk langsung saja memahami penyakit telinga berdengung yang ternyata tidak bokeh disepelekan!

Apa Penyebab Telinga Berdengung ?

Ada banyak penyebab yang melatarbelakangi terjadinya kuping berdengung. Cermati berbagai kemungkinan berikut untuk mengantisipasinya.
  • Penyebab paling umum adalah paparan lama terhadap suara kencang. Sekitar 90 persen kasus kuping berdengung memiliki gangguan pendengaran dengan varian yang berbeda. Hal ini diakibatkan oleh pajanan suara kencang secara terus-menerus yang menyebabkan kerusakan permanen pada sel koklea dalam telinga dalam. Kondisi ini berisiko dialami beberapa profesi yang biasa bergelut dengan suara kencang, seperti musisi rock, pilot, tukang kayu, atau tentara. Satu dentuman suara yang sangat kencang cukup untuk menyebabkan kuping berdengung.
  • Adanya penyumbatan atau infeksi pada saluran telinga. Kondisi ini dapat mereda dengan sendirinya begitu penyumbatan ditangani, tapi ada kalanya juga terus berlanjut.
  • Adanya tumor jinak pada saraf pendengaran.
  • Proses penuaan alami yang memengaruhi bagian dalam telinga atau bagian lainnya.
  • Konsumsi beberapa jenis obat, seperti antibiotik, aspirin, obat bius, antidepresan, hingga anti peradangan.
  • Penyakit Meniere’s yang menyebabkan gangguan pada telinga dalam.
  • Cedera pada leher atau kepala.
  • Otosklerosis, menyebabkan kekakuan tulang kecil pada telinga bagian tengah.
  • Gangguan kesehatan tertentu, seperti penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, anemia, alergi, diabetes, kelenjar tiroid yang kurang aktif.
  • Gangguan pada leher atau rahang, seperti sindrom sendi temporomandibular.

Itulah apa penyebab telinga berdengung berkepanjangan yang pastinya bikin ganggu aktivitas kalian. Apakah telinga berdengung berbahaya bagi tubuh ? Telinga berdenging ciri penyakit apa ? Apa perlu diwaspadai ? Berikut penjelasannya.

Baca Juga : 9 Khasiat Nyata Daun Pepaya, Resep Ampuh yang Telah Turun Temurun

Apakah Telinga Berdengung Berbahaya ?

telinga berdengung berbahaya via apakabarkampus.com

Apakah telinga berdengung berbahaya ? Jawabanyya adalah YA! Efek telinga berdengung berkepanjangan sberbahaya bagi tubuh. Jangan anggap sepele telinga berdengung berkepanjangan karena telinga berdenging merupakan ciri sebuah penyakit.

Telinga berdenging ciri penyakit apa ?
Berikut ini adalah macam-macam penyahit dimana memiliki ciri telinga berdengung.

Cedera leher atau kepala
Peneliti dalam jurnal The Laryngoscope menyebutkan bahwa seseorang yang mengalami cedera di bagian leher atau kepala dapat mengalami telinga berdenging setelahnya.

Gangguan sendi rahang
Temporomandibular disorder (TMD) alias gangguan sendi rahang merupakan keluhan yang menyebabkan rasa sakit di sekitar jaringan rahang. Seseorang yang mengalami kondisi ini akan kesulitan menggerakkan rahang, berbicara, membuat ekspresi wajah, atau bahkan bernapas. Parahnya, penderita gangguan sendi rahang berisiko dua kali lipat untuk mengalami gangguan saraf lain, termasuk tinnitus.

Penyakit lyme
Kondisi ini terjadi akibat gigitan kutu, yang menimbulkan rasa tidak nyaman di telinga. Meski jarang, penderita penyakit lyme juga dapat mengalami telinga berdenging alias tinnitus, termasuk kelihangan fungsi pendengaran.

Penyakit Meniere
Ini adalah kondisi yang terjadi akibat adanya tekanan pada koklea, suatu struktur yang ada di telinga bagian dalam. Penyakit ini dapat menyebabkan vertigo alias pusing berputar, telinga berdenging, dan kehilangan fungsi pendengaran.

Diabetes
Telinga berdenging sering dikaitkan dengan peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Itulah penyakit yang memiliki ciri telinga berdengung. Jadi jangan anggap sepele telinga berdengung berkepanjangan ya! Untuk itu ikuti cara mengatasi telinga berdengung dengan langkah dibawah ini.

Telinga Berdengung Cara Mengatasi

Langkah berikut juga dapat dilakukan untuk mengurangi denging pada telinga.
  • Relaksasi. Cemas dan stres akan memperparah tinnitus. Berpikirlah positif dan lakukan relaksasi untuk mengurangi stres.
  • Konsumsi obat antidepresan. Jika stres tidak berhasil diatasi dengan relaksasi, Anda dapat mengonsumsi obat antidepresan sesuai anjuran dokter.
  • Hindari ruang hening, karena Anda akan makin jelas mendengar dengingan. Sebaiknya dengarkan suara-suara yang tenang dan menyenangkan, dengan volume yang rendah. Ini akan membantu mengalihkan perhatian Anda. Lakukan pula ketika akan tidur.
  • Gunakan alat bantu dengar. Apabila diperlukan, dokter akan menganjurkan Anda untuk menggunakan alat bantu dengar. Dengan alat ini, suara normal akan terdengar lebih jelas dan mengalahkan suara dengingan. Alat ini ditujukan untuk mereka yang memiliki gangguan pendengaran seperti tinnitus, atau bahkan

Jika Anda mengalami telinga berdenging, periksakan ke dokter THT agar penyebabnya bisa diketahui, diobati dan tidak menjadi semakin parah. Kira-kira berapa lama penyembuhan telinga berdenging tersebut ? Berikut ulasannya.

Baca Juga : Sulit Berhenti Merokok? Coba 4 Cara yang Sudah Terbukti Ampuh Ini

Berapa lama penyembuhan telinga berdenging ?

mengatasi telinga berdengung via health.detik.com

Penderita tinnitus seringkali mempunyai banyak pertanyaan dan salah satu pertanyaan yang membutuhkan jawaban secepatnya adalah berapa lama tinnitus sembuh dan apakah benar benar bisa sembuh total. Tenang saja tinnitus bisa sembuh sendiri loh. Namun, tergantung dari apa penyebab tinnitus tersebut.

Apabila penyebab spesifik tinnitus terbentuk, maka cara mengobati tinnitus yakni dengan mencari penyebabnya dengan efektif bisa mengurangi gejala tinnitus yang terjadi dan kemungkinan besar tinnitus bisa sembuh dengan sendirinya secara alami. Akan tetapi jika penyebabnya tidak diketahui, maka berapa lama tinnitus bisa sembuh tidak bisa dipastikan.

Selanjutnya ternyata telinga berdengung ada dalam islam lho. Apa arti telinga berdengung dalam islam ? Simak beriktu ini.

Telinga berdengung dalam islam

Hadis yang anda sebutkan, redaksinya,

إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي وَلْيُصَلِّ عَلَيَّ ، وَلْيَقُلْ : ذَكَرَ اللَّهُ مَنْ ذَكَرَنِي بِخَيْرٍ

”Apabila telinga kalian berdenging, hendaklah dia mengingatku, dan membaca shalawat untukku, dan hendaknya dia mengucapkan, ’Semoga Allah mengingat orang yang mengingatkan dengan mendoakan kebaikan.”

Andaikan diasumsikan bahwa riwayat tersebut shahih, sebenarnya tidak ada keterangan bahwa telinga berdenging adalah tanda panggilan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Riwayat tersebut hanya berisi anjuran untuk membaca shalawat ketika telinga berdenging. Karena itu, tambahan kesimpulan bahwa denging telinga adalah panggilan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, jelas mengada-ada, tak ada landasan untuk meyakininya.

Adapun secara matan (konten) riwayat tersebut juga terdapat kejanggalan. Faktanya, telinga berdenging tak hanya dialami oleh orang muslim saja, tapi juga orang-orang kafir. Maka mungkinkah Nabi memanggil mereka dan mengingatkan mereka untuk bershalawat?
Bahkan dunia kedokteran menyebutnya sebagai gangguan pendengaran yang disebut Tinnitus.

Hmmm, ternyata riwayat telinga berdengung dalam islam ynag dipertandakan dipanggil rasulullah ternyata salah ya.

Nah, demikianlah artikel tentang telinga berdengung yang ternyata berbahaya juga untuk manusia. Semoga artikel ini bermanfaat. Selalu terapkan hidup sehat!
Top