Selain Diancam, Ini Alasan Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah di Pulau Jawa

Komentar

Ustaz Abdul Somad. (Foto: Tribunnews.com)

Subhanallah...

Ustaz Abdul Somad beberkan alasan lengkap pembatalan kegiatan ceramah beberapa daerah di Pulau Jawa.

Selain diancam dan di intimidasi, berikut pengakuan mengejutkan UAS!

Ustaz Abdul Somad membuat pengumuman penting terkait pembatalkan sejumlah pengajian (tausiyah) di beberapa kota di pulau jawa.

Dimuat di akun instagram beliau @ustadzabdulsomad, Senin (3/9).

Baca Juga: Dituduh Radikal Sampai Ditolak Ceramah di Semarang, Ini Tanggapan Lucu Ustad Somad

Begini bunyi pengumuman tersebut:


Baca Juga: Masuk Daftar Calon Presiden, Tak Disangka Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  • Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang.
  • Beban panitia yang semakin berat.
  • Kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri.

Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta:

1. September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri

2. Oktober di Yogyakarta.

3. Desember janji dengan Ustadz  Zulfikar di Jawa Timur.

Mohon maaf atas keadaaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu.

wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Al-faqiir ilaa rabbih, Abdul Somad

BACA JUGA: Kemenag Kembali Keluarkan Surat Edaran Soal Aturan Pengeras Suara Masjid dan Mushola

Sebelumnya, rencana kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pondok Pesantren Alhusna Mayong, Jepara, Jawa Tengah menuai kontroversi.

Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama menilai kedatangan pendakwah yang tenar melalui Youtube tersebut rawan ditunggangi oleh kelompok organisasi yang telah dibubarkan oleh pemerintah.

"Berkaitan dengan rencana kedatangan UAS di Pondok Pesantren Alhusna Mayong Kabupaten Jepara pada 1 September 2018, kami menilai bahwa UAS hanya dijadikan domplengan belaka oleh ormas yang telah dibubarkan pemerintah," kata Ketua PC GP Ansor Kabupaten Jepara, Syamsyul Anwar, dalam keterangan tertulis, Kamis 30 Agustus 2018.

Sementara itu, banyak netizen yang berkomentar di akun Ustaz Somad menyesalkan intimidasi yang terjadi tersebut.
Top