Apa Saja Penyebab Radang Tenggorokan? Berikut Penjelasan Para Dokter Ahli

Komentar

Radang tenggorokan via wajibbaca.com

Apa radang tenggorokan berbahaya? Apakah radang tenggorokan mengeluarkan darah? Apakah radang tenggorokan bisa sembuh sendiri? Temukan jawabannya disini.

Radang tenggorokan adalah salah satu penyebab sakit tenggorokan. Radang tenggorokan termasuk penyakit yang kedengarannya sepele, tetapi kerap menyerang anak-anak maupun orang dewasa, meski terdengar sepele, radang tenggorokan adalah penyakit yang sangat mengganggu. Terlebih jika Anda sedang berada pada aktivitas sehari-hari.

Sakit tenggorokan atau radang tenggorokan bisa sangat mengganggu aktifitasmu jika tidak segera ditangani. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar cepat sembuh. Radang tenggorokan adalah nyeri, iritasi, atau rasa gatal apapun yang tejadi di tenggorokan yang menyebabkan ketidaknyamanan saat menelan. Dibawah ini adalah penjelasan seputar radang tenggorokan.

Apa Radang Tenggorokan Berbahaya?

Munculnya rasa gatal atau bengkak pada tenggorokan hingga sulit menelan adalah gejala sakit tenggorok. Umumnya, rasa tak nyaman ini akan berkembang menjadi rasa sakit dalam 2-3 hari. Setelah itu, radang tenggorok akan sembuh dalam beberapa hari tanpa konsumsi obat-obatan. Lalu apa radang tenggorokan berbahaya dan berapa lama radang tenggorokan sembuh?

Tapi hati-hati, jika radang tenggorokan ini berlangsung lama dan disebabkan bakteri, bisa menyebabkan komplikasi pada organ tubuh lain seperti  leher hingga telinga jika tak segera diatasi. Radang tenggorokan akan sembuh dalam 2-7 hari pada umumnya.

Menurut dr Syahrial M Hutauruk, SpTHT-KL(K), Ketua Divisi Laring Faring, Departemen THT, FKUI/RS Cipto Mangunkusumo, radang tenggorok ada yang bersifat akut (mendadak) atau kronik (lama dan berulang).

Radang tenggorok akut ditandai dengan gejala nyeri pada tenggorok, nyeri saat menelan, demam, sakit kepala, badan lemas, kadang disertai batuk dan pilek.

Pada radang tenggorok kronik, umumnya pasien hanya mengeluh tenggorok terasa tidak nyaman, terasa kering, rasa mengganjal saat menelan dan nafas berbau tidak sedap, namun sering terjadi serangan akut yang berulang.

"Jika radang tenggorok muncul kurang dari 2 minggu disebut akut dan penyebabnya adalah virus, atau bisa juga karena iritasi dan alergi. Kemudian sub akut yang terjadi antara 2-8 minggu yang disebabkan oleh jamur. Sedangkan, bila terjadi lebih dari 8 minggu disebut kronik, ini disebabkan oleh bakteri streptokokus," papar dr Syahrial saat diskusi media di Blue Jasmine, Jakarta beberapa hari lalu.

Dokter Syahrial ini mengungkapkan, jika tak ditangani dengan baik, infeksi akut pada tenggorok dapat menimbulkan komplikasi, karena dapat meluas ke daerah leher dalam dan menimbulkan abses, dimana akan terbentuk nanah didalam leher dan bisa menuju ke paru-paru.

Sedangkan, pada radang tenggorok kronik bisa berefek pembengkakan tonsil (amandel) hingga pembengkakan kelenjar getah bening.

Radang tenggorokan jenis ini disebut sebagai faringitis streptokokus.

"Jadi pembengkakan di leher bukan hanya karena penyakit gondong atau adanya kanker kelenjar getah bening. Radang tenggorok karena infeksi bakteri juga bisa menyebabkan munculnya bengkak di leher," jelas dr Syahrial saat diskusi media di Blue Jasmine, Jakarta beberapa waktu lalu.

"Biasanya penderita mengalami demam tinggi di atas 38 derajat celcius dan kelenjar getah bening pun membengkak. Inilah yang kemudian menimbulkan bengkak di bagian leher."

Dr Syahrial menegaskan, dengan pengobatan yang baik dan tepat, berbagai komplikasi dapat dicegah. Pengobatan biasanya diberikan untuk meredakan demam dan nyeri tenggorok.

Jika penyebabnya infeksi virus, dokter akan memberikan vitamin penguat daya tahan tubuh. Tapi, jika penyebabnya infeksi bakteri akan diberikan antibiotik.

Selain itu, berkumur dan melakukan gargle dengan obat kumur antiseptik yang mengandung povidone-iodine dapat membantu mempercepat penyembuhan dan mencegah serangan berulang.

Sedangkan, untuk mencegah penularan, penderita radang tenggorok sebaiknya memakai masker dan tetap menjaga pola hidup sehat, dengan mengonsumsi makanan sehat dan menjaga lingkungan tetap bersih, baik di rumah maupun di kantor.

"Kalau kita yang berisiko tertular, selain mengonsumsi vitamin penguat daya tahan tubuh, lakukan juga gargle dengan obat kumur antiseptik setiap habis makan," ujar dr Syahrial.


Gejala via go-dok.com

Apakah Radang Tenggorokan Mengeluarkan Darah?

Biasanya radang tenggorokan yang disertai dahak berdarah (batuk berdarah) dapat disebabkan oleh:
  1. Bronkitis
  2. Bronkiektasis
  3. Infeksi paru
  4. Edema paru
  5. Tuberkulosis
  6. Kanker tenggorokan
  7. Kanker paru-paru
  8. Efek samping obat-obatan pengencer darah
  9. Efek samping penggunaan narkoba
  10. Tukak lambung
Sebaiknya jika radang tenggorokan mengeluarkan darah segera konsultasikan dengan dokter di mana dokter akan menganalisis gejala dan melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan. Pemeriksaan penunjang seperti tes darah, foto rontgen, CT Scan mungkin akan dianjurkan dokter. Diagnosis dan terapi yang sesuai akan dokter berikan. Berikut anjurkan yang dapat Anda lakukan:
  • Minum air putih dalam jumlah cukup 2-3 liter perhari untuk melembabkan tenggorokan
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang secara teratur untuk meningkatkan daya tahan tubuh
  • Kelola stres dengan bijaksana
  • Istirahat cukup dan tidur berkualitas

Apakah Radang Tenggorokan Bisa Sembuh Sendiri?

Sebenarnya radang tenggorokan tidak bisa dibiarkan begitu saja, sebab radang tenggorokan tidak bisa sembuh sendiri sebelum kita melakukan penanganan. Jika radang tenggorokan tidak segera mendapat pertolongan dan kita biarkan begitu saja maka radang tenggorokan bisa menjadi kronis.

Lalu apakah radang tenggorokan bisa sembuh sendiri? Radang tenggorokan apa obatnya? Serta radang tenggorokan cara menyembuhkannya yang tepat seperti apa?

Untuk pertanyaan "apakah radang tenggorokan bisa sembuh sendiri?" Dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan dari RS PHC Surabaya dan RS Petrokimia Gresik, dr Artono, SpTHT-KL(K), FICS menjelaskan bahwa umumnya radang tenggorokan atau faringitis disebabkan oleh virus. Penyakit ini juga memiliki sifat 'self limiting disease'.

"Ini artinya penyakit seperti faringitis umumnya bisa sembuh sendiri, asalkan pasien melakukan pemulihan yang tepat,".

Lalu radang tenggorokan cara menyembuhkannya bagaimana? Salah satu cara menyembuhkan radang tenggorokan adalah istirahat cukup. Hal ini seringkali diabaikan oleh pasien, padahal memberikan waktu yang cukup pada tubuh untuk beristirahat sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan dan melawan infeksi.

Selain itu, hindari makanan dan minuman pencetus radang tenggorokan. Disebutkan dr Artono, asupan tersebut di antaranya adalah makanan berminyak, pedas, makanan lain yang terlalu dingin, terlalu panas, terlalu asam, serta buah-buahan bergetah seperti nanas, mangga, pepaya, rambutan dan nangka. Dan ada juga obat radang tenggorokan yang bisa anda lakukan dirumah, seperti penjelasan dibawah ini:

Radang Tenggorokan Apa Obatnya?

Berikut adalah berbagai pilihan obat tenggorokan sakit yang dapat Anda coba di saat tenggorokan mulai terasa gatal, serak, atau mulai sakit saat menelan.

1. Kumur air garam
Berkumur air garam beberapa kali sehari dapat mengurangi bengkak di tenggorokan dan mencairkan lendir, serta membantu membilas bakteri dan berbagai penyebab iritasi sehingga dapat meringankan ketidaknyamanan Anda saat menelan.

2. Penuhi cairan tubuh
Menjaga asupan cairan tubuh adalah bagian penting dari obat sakit tenggorokan alami. Ketika Anda kekurangan cairan, tubuh tidak dapat menghasilkan cukup air liur dan lendir untuk menjaga tenggorokan tetap lembap. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan dan membuat peradangan semakin memburuk.

3. Air perasan lemon
Properti astringent yang terdapat dalam jus lemon dapat membantu mengempiskan pembengkakan pada jaringan tenggorokan dan menciptakan lingkungan asam yang dapat mematikan virus dan bakteri penyebab iritasi.

4. Mandi air hangat
Menghirup udara lembap dapat menjadi obat alami sakit tenggorokan yang bisa Anda coba selanjutnya. Cara ini membantu meringankan pembengkakan akibat radang tenggorokan, sekaligus juga mengatasi hidung mampet.

5. Istirahat
Istirahat mungkin adalah obat alami sakit tenggorokan terbaik yang dapat Anda lakukan untuk melawan infeksi penyebab sakit tenggorokan. Mendapatkan istirahat yang cukup dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga Anda bisa sembuh lebih cepat. Selain itu, jangan lupa untuk mengistirahatkan suara Anda sebagai pilihan lain untuk obat alami sakit tenggorokan.


Sakit tenggorokan via stillonme.com

Mengapa Radang Tenggorokan Tak Kunjung Sembuh? Ini Jawabannya

Umumnya sakit tenggorokan akan sembuh dalam beberapa hari tanpa konsumsi obat-obatan. Anda juga dapat mengonsumsi obat yang dijual bebas di Apotek seperti ibuprofen dan parasetamol, tapi sebaiknya Anda berkonsultasi kepada dokter jika mengalami gejala, seperti sakit tenggorokan yang tidak membaik setelah satu minggu yang disertai demam di atas 38°C.

Namun, jika radang tenggorokan tak kunjung sembuh maka segera konsultasikan ke dokter. Karena penyebab radang tenggorokan tak kunjung sembuh salah satunya adalah radang tenggorokan itu sudah kronis, oleh karena itu segera periksakan ke dokter untuk penanganan yang lebih tepat.

Penderita Radang Tenggorokan Apa Boleh Minum Es?

Ketika sakit, faktor yang harus diperhatikan adalah mengendalikan gejala. Ketika radang tenggorokan menyerang dan penderita minum es, maka dapat memperparah gejala. Ini karena minum es dapat merangsang refleks batuk dan membuat peradangan pada tenggorokan semakin berat.

Jadi, penderita radang tenggorokan apa boleh minum es? Jawabannya adalah boleh. Karena penyebab radang tenggorokan yang sebenarnya adalah virus. Namun demikian, minum es sebaiknya dihindari jika kondisi tubuh sedang menurun karena alasan di atas.

Demikian pembahasan mengenai radang tenggorokan, banyak sekali pertanyaan tentang radang tenggorokan yang sudah terjawab. Semoga artikel di atas bisa bermanfaat dan bisa membantu Anda.
Top