Waspada, Ciri Polisi Tidur Begini yang Membahayakan Banyak Pengendara

Komentar

polisi tidur via autos.id

Polisi tidur, istilah gundukan di jalan yang dimaksudkan agar pengendara mengurangi kecepatan. Ada oknum masyarakat seenak jidat membuat ini, jadi seperti berikut ini polisi tidur yang berbahaya.

Pada saat kita jalan-jalan pastinya seringkali ketemu sama polisi tidur. Apakah polisi tidur itu? Polisi tidur merupakan gundukan yang dibuat dari semen atau aspal yang melintang di jalan.

Kenapa harus ada polisi tidur? Apa manfaat polisi tidur? Polisi tidur dibuat melintang di tengah jalan untuk membatasi kecepatan laju kendaraan. Walaupun posisinya tidur, tapi dia siaga setiap saat, sepanjang hari sepanjang malam memberi peringatan kepada para pengguna jalan yang melewatinya untuk memperlambat laju kendaraannya.

Namun, polisi tidur berbahaya jika dibuat sembarangan. Hal ini bisa membuat shock breaker atau as roda rusak serta ban pecah atau bahkan pedagang yang membawa gerobak bisa terguling.

Bagaimana polisi tidur dalam Islam? Memberikan gangguan kepada kaum muslimin di jalan adalah hal tercela. Terbayang oleh kita jika yang kita ganggu itu bukan cuma satu orang, bisa puluhan,bahkan ratusan, dan itu dilakukan setiap hari. Sungguh ini merupakan tabungan dosa yang terus bertumpuk setiap hari.

Diutip dari aslibumiayu.net, baru-baru ini Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim menganggap bahwa polisi tidur adalah haram. Hal ini disampaikan dalam acara Rapat Terbuka dan Dialog Publik Ormas dan OKP se-Samarinda dengan Pimpinan Daerah Kota Samarinda, di rumah jabatan Wali Kota di Jalan S Parman Samarinda.

Di Indonesia, polisi tidur sebenarnya  tidak asal dibangun. Ketentuan yang mengatur tentang disain polisi tidur, diatur oleh Keputusan Menteri Perhubungan No 3 Tahun 1994 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai Jalan, di mana sudut kemiringan adalah 15 persen, dan tinggi maksimum tidak lebih dari 120 milimeter.

Baca Juga : Masalah yang Sering Terjadi Pada Mesin Motor Beserta Penanganannya

Filosofi Polisi Tidur

ilustrasi polisi tidur via autos.id

Polisi tidur diciptakan untuk membatasi kecepatan pada daerah tertentu yang terbilang sangat rawan oleh pejalan kaki atau daerah kawasan perumahan.

Ternyata, istilah polisi tidur di Indonesia ini cukup unik, namun belum diketahui siapa yang mengungkapkan istilah ini pertama kalinya. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris Britania, yaitu sleeping policeman.

Sebelumnya ungkapan polisi tidur sudah ada di Indonesia sejak tahun 1984. Polisi tidur sudah dicatat Abdul Chaer dalam Kamus Idiom Bahasa Indonesia tahun 1984. Istilah ini diberi makna 'rintangan untuk menghambat kecepatan kendaraan'.

Istilah ‘Polisi tidur’ sudah sangat akrab dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan anak kecil pun tahu apa itu Polisi tidur. Polisi tidur merupakan tembok atau apa saja yang dibuat melintang ditengah jalan dengan tujuan untuk meredam atau menghentikan aksi kebut-kebutan di jalan, itulah kenapa disebut Polisi. Sedangkan untuk “tidur”nya merupakan sindiran bagi instansi kepolisian yang kerjanya seperti ‘tidur’.

Baru-baru ini polisi tidur bahan karet muncul di kalangan masyarakat. Polisi tidur karet atau rubber speed bump adalah salah satu aplikasi karet untuk mendukung keselamatan di jalan raya. Panjang polisi tidur karet dapat disesuaikan dengan lebar jalan raya atau sesuai kebutuhan karena polisi tidur karet diproduksi berupa potongan karet.

Polisi tidur karet di desain dalam bentuk panel-panel dengan ukuran sedang yang memiliki kesamaan bentuk sehingga mudah dipasang atau digabungkan, dilengkapi juga dengan polisi tidur karet berbentuk setengah lingkaran untuk dipasang pada ujung-ujung dari rangkaian polisi tidur karet. Tujuannya sebagai pengaman dan membuat rangkaian polisi tidur karet akan lebih awet. Polisi tidur karet diproduksi dalam warna hitam dan kuning menggunakan bahan karet yang tahan cuaca sehingga produk ini sesuai untuk pemakaian indoor maupun outdoor.

Apakah ada efek polisi tidur? Sering kita jumpai polisi tidur yang dibuat sembarangan dan sangat mengganggu bahkan menzalimi para pengguna jalan. Dari mulai dibuat sangat berdekatan dan bentuk polisi tidur dengan gundukan tinggi, tentu hal ini malah sangat membahayakan.

Baca Juga : Apa Ketok Magic Memang Menggunakan Ilmu Magic? Kenapa Tidak Boleh Dilihat?

Nah, itulah penjelasan tentang polisi tidur yang seringkali kita temui di jalanan. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua.
Top