Bongkar Fakta Hantu Kuyang, yang Katanya Hantu ini Penghisap Darah Wanita Hamil

Komentar

hantu kuyang via youtube.com

Tahukah Anda cerita misteri yang horor dan seram tentang hantu Kuyang dari Kalimantan, Leak dari Bali, dan Palasik dari Sumatera Barat.

Apa sebenarnya hantu Kuyang? Adakah perbedaan hantu Kuyang dan Leak? Benarkah hantu ini menghisap darah wanita hamil? Atau cuma mitos belaka?

Hantu Kuyang merupakan wujud makhluk dengan kepala seperti manusia dan anggota badan berupa organ dalam tubuh manusia. Yang lebih menyeramkan lagi sosok gaib ini dapat terbang dan melayang di udara.

Sebagian orang juga menganggap bahwa hantu Kuyang merupakan jelmaan dari seseorang yang menganut ilmu hitam dan pada waktu-waktu tertentu menjelma sebagai hantu untuk mencari mangsa darah bayi yang baru lahir atau wanita yang sedang melahirkan.

Bisa kita bayangkan wujud dari makhluk yang digambarkan sebagai wajah seorang perempuan bermata merah serta memiliki taring panjang.  

Sangat mengerikan memang jika kita lihat dari beberapa foto penampakan serta kita kaitkan dengan cerita yang telah melegenda di masyarakat sekitar. Agar tidak penasaran, yuk simak fakta hantu Kuyang yang kami kutip dari duniaku.net.


ilustrasi fakta hantu kuyang via malangtoday.net

1. Apa Itu Kuyang?
Apa sebenarnya hantu Kuyang? Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, Kuyang adalah siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi atau darah wanita setelah melahirkan. Makhluk ini dikenal masyarakat di Kalimantan. Kuyang sebenarnya adalah manusia (wanita) yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi.

Mendengar istilahnya saja kita sudah bergidik membayangkan sosok kepala manusia yang terbang dengan jeroan masih berada menempel di lehernya. Kuyang sendiri menurut pengertian orang awam adalah mahluk jadi jadian yang diartikan hidup di dua alam (alam manusia dan alam gaib). Singkat cerita Kuyang ini adalah semacam ajian ilmu hitam yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan tertentu.

Baca Juga : Fakta-Fakta Kejanggalan Hebohnya Kasus Pocong Curi Uang Warga di Blitar

2. Asal Usul Kuyang
Apakah hantu Kuyang ada? Jenis hantu Kuyang mempunyai nama lain di daerah luar Kalimantan, orang Sumatera menyebutnya Palasik, dan orang Bali menamainya Leak. Wujudnya sama, sesosok kepala terbang dengan organ tubuh masih menempel. Asal usul hantu ini pun beragam, sesuai daerahnya.

Di Kalimantan, hantu ini sebenarnya adalah wujud pesugihan untuk bisa hidup abadi atau awet muda selamanya, si pelaksana ajaran sesat ini biasanya wanita dan untuk bisa bertahan lama maka dia harus meminum darah bayi atau darah wanita setelah melahirkan untuk syarat awet mudanya.

Si Kuyang ini bisa menandai mangsanya dengan cara mengelus-elus perut wanita yang sedang hamil besar, maka dari itu di desa terpencil sampai sekarang ada yang masih percaya kalau wanita yang sedang hamil besar harus ditunggui oleh saudaranya 24 jam penuh.

Dalam masyarakat Suku Dayak Banua ada sebuah tarian Belian yang dinamakan dengan "Tarian Kuyang", yakni sebuah tarian yang ditujukan untuk mengusir hantu-hantu penjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang akan menebang pohon tersebut. Masyarakat Banjar percaya jika hanya dengan menggunakan minyak tertentu seorang wanita bisa berubah wujud menjadi Kuyang.

Untuk daerah Sumatra, jenis hantu Kuyang dikenal dengan nama Palasik yang sebenarnya menurut wujud sama yaitu kepala wanita terbang yang organ tubuhnya masih menempel. Orang yang meramalkan ilmu Palasik ini di Sumatera biasanya tidak hanya dari kemauan sendiri, tapi juga bisa dari keturunan. Bisa saja dulunya ibu atau neneknya adalah pelaku ilmu Palasik juga.

Pelaku Palasik bisa dilihat dari ciri tubuh yang bisa dikenali, yaitu tidak adanya parit atau cekungan diantara bibir atas dan hidung nya. Kemampuan Palasik disini dikisahkan agak berbeda, Palasik bisa memangsa korbannya hanya dari tatapan matanya saja.

Di Bali, jenis hantu Kuyang disebut Leak, memiliki kisah panjang sejak jaman kerajaan di Indonesia. Dikisahkan pada masa pemerintahan Airlangga (1006 – 1042 M) di Jawa Timur, hidup seorang janda yang sakti mandraguna. Janda tersebut bernama Dayu Datu dari Desa Girah. Desa ini terletak di wilayah pesisir Kerajaan Kediri. Dayu Datu inilah yang kemudian dikenal sebagai Nyi Calonarang.

Entah bagaimana kemudian Nyi Calonarang mempunyai banyak pengikut, akhirnya dia kemudian menuliskan semua ilmu sihirnya ke dalam sebuah kitab yang oleh pengikutnya disebut Kitab Calonarang. Namun kemudian, Mpu Bharada salah seorang pemuka agama dari Kediri yang juga guru dari Airlangga berhasil mengalahkan Calonarang dan mengamankan kitab tersebut agar ilmunya tidak tersebar luas.

Semestinya masalah selesai di sini bila saja murid-murid Calonarang ikut dibunuh dan seluruh alirannya ditumpas. Sayang, mereka berhasil melarikan diri ke Bali. Ilmu yang pernah mereka pelajari dari sang guru akhirnya dilestarikan hingga kini kita menyebutnya sebagai Leak.


ilustrasi hantu kuyang via lenterahidup.net

3. Mangsa Kuyang
Jenis hantu Kuyang, Palasik, atau Leak memangsa hal yang sama, yaitu darah bayi, atau darah ibu sehabis melahirkan. Disini kita bisa melihat suatu hal yang penting yaitu betapa rapuhnya ibu setelah melahirkan sehingga membutuhkan perhatian dan perlindungan ekstra.

Tidak hanya oleh jenis hantu Kuyang, ibu hamil atau yang setelah melahirkan pun rawan gangguan dari makhluk halus lain seperti Kuntilanak atau Genderuwo, hal ini disebabkan, kerapuhan mental dan fisik si ibu yang saat itu energi kehidupannya dibagi dua antara dia dan buah hatinya.

Untuk Palasik malah lebih mengerikan lagi, dikutip dari situs Boombastis.com menurut kepercayaan masyarakat Minang, Palasik terbagi menjadi 3 jenis. Ketiga jenis ini memiliki mangsa yang sama yaitu balita atau anak-anak. Namun, yang membedakannya adalah mangsa yang mereka makan.

Palasik yang pertama gemar memakan bayi yang masih ada dalam kandungan. Wanita hamil di Minang sangat menakuti palasik jenis ini. Mereka akan berhati-hati ketika hamil, agar bayi yang dikandungnya tak hilang dimakan palasik. Jenis kedua menghisap darah bayi atau balita. Selama bayi atau balita di bawah pengaruh palasik, mereka seperti terkena penyakit. Palasik terakhir gemar memakan jasad bayi atau balita yang ada di dalam kubur.

Bayi atau balita yang sedang dimangsa Palasik tak seketika meninggal. Sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir mereka akan mengalami sebuah penyakit yang dinamakan penyakit ‘Ain. Ciri-ciri dari bayi atau balita yang ada di bawah kuasa Palasik adalah suhu badan yang semakin tinggi. Suhu badan tinggi tersebut membuat bayi susah tidur dan menangis terus menerus pada malam hari.

Karena hal tersebut, mereka tak mau tidur dan susah untuk ditenangkan. Ketika sudah parah, mereka akan lemas secara mendadak dan ubun-ubun atau ujung kepala terlihat cekung. Ujung-ujungnya mereka menjadi kurus kering dan bisa sampai meninggal dunia.

4. Cara Menangkal Kuyang, Palasik, dan Sebangsanya
Apa penangkal hantu Kuyang? Cara utama menangkalnya adalah jelas selalu taat dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena tidak ada Dzat yang lebih kuat dari pada-Nya, manusia hanya bisa berencana Tuhan yang menentukan.

Disisi lain cara alternatif yang dipercaya turun temurun pun bisa digunakan untuk menangkal datangnya siluman beruwujud mengerikan ini. Cukup dengan mengantongi bawang merah dan bawang putih, si hantu ini tidak akan bisa atau enggan mendekati kita, tidak ada kejelasan secara ilmiah kenapa 2 benda ini sangat ditakuti oleh Kuyang dan sejenisnya.


ilustrasi bawang merah putih via food.detik.com

Ada satu hal yang unik untuk menangkal Kuyang, jika kita mempunyai nyali yang cukup (dan beramai-ramai tentunya) Kuyang bisa saja ditaklukkan dengan cara ditangkap, tapi cara ini sudah pasti susah karena makhluk ini terbang dengan sangat cepat dan hampir mustahil dikejar dengan berlari (kecuali kamu mempunyai kecepatan seperti Barry Allen tentunya).

Yang menarik adalah kalau saja kamu bisa menangkapnya, dia akan memenuhi segala permintaan kamu, spesifik permintaan belum bisa diketahui, tapi mungkin saja kamu bisa meminta 2 ginjalnya untuk bisa kamu jual di pasar gelap, katanya sepasang ginjal berharga sangat tinggi! Kamu bisa beli ROG Phone kalo beneran kejadian!

Konon makhluk ini masih senantiasa muncul dan menghantui masyarakat Kalimantan. Namun, seiring dengan kemunculannya, orang-orang sana selalu langsung bersikap waspada. Sehingga korban pun bisa dihindarkan. Agak susah memang untuk mempercayai eksistensi hantu seperti ini, tapi dari cerita serta berita yang ada kita bisa bilang kalau Kuyang ini kemungkinan besar memang ada.

Baca Juga : Menguak Fakta Legenda Danau Toba, yang Terkenal Angker dan Sering Minta Tumbal

Nah, itulah beberapa fakta terkait hantu Kuyang yang dapat kami bagikan. Kurang lebihnya mohon maaf. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua.
Top