Warisan Dari Nenek Moyang, Bolehkah Menyimpan Benda Pusaka Menurut Islam?

Komentar

Sejarah benda pusaka via bendamustikabertuah.blogspot.com

Tidak digunakan untuk suatu kepentingan apapun. Bolehkah benda pusaka milik kakek nenek kita simpan dirumah?

Bagaimana hukumnya menyimpan keris atau semisal cincin dari batu, atau benda-benda lain yang dianggap keramat?

Sejak zaman dulu berbagai benda bertuah banyak dicari atau dimiliki oleh beberapa orang, pro kontra memang selalu mewarnai segala hal dalam kehidupan. Perbedaan pandangan atau keyakinan adalah wajar dalam kehidupan manusia. Bahkan dalam agama islam yang jelas-jelas menggunakan satu kitab suci, juga masih memiliki perbedaan dalam setiap pendapatnya.

Semua benda maupun benda pusaka maupun berupa tongkat, keris, tombak dll pada umumnya tidaklah memiliki suatu kekuatan apapun, namun banyak yang meyakini bahwa benda pusaka memiliki kekuatan tersendiri. Apa itu benda pusaka? Pusaka adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebutkan suatu benda yang dianggap sakti atau keramat. Biasanya benda-benda yang dianggap keramat di sini umumnya adalah benda warisan yang secara turun-temurun diwariskan oleh nenek moyangnya, seperti misalnya dalam lingkungan keraton

Semua benda ataupun benda pusaka baik berupa tongkat, keris, dan lain sebagainya sebenarnya tidak memiliki kekuatan apapun. Lalu bagaimana hukum mengoleksi benda pusaka? Inti dari hukum benda pusaka didasarkan pada keyakinan kita dalam menilai benda tersebut.

Di Indonesia banyak masyarakat yang meyakini tentang kekuatan dari benda pusaka ini, banyak yang percaya benda pusaka memiliki kekuatan ghoib. Adapun benda pusaka paling sakti di tanah jawa yaitu keris empu gandring, keris pusaka kyai sengkelat, keris pusaka setan kober, keris pusaka nagasasra sabuk inten, dan keris pusaka kala munyeng milik sunan giri. Dibawah ini merupakan penjelasan mengenai benda pusaka dan kegunaannya.


Keguaan benda pusaka via penasihatspiritual.com

Benda Pusaka dan Kegunaannya.

berikut adalah beberapa jenis Benda Pusaka Alam Gaib yang paling banyak dicari oleh orang-orang Indonesia dan Kegunaannya:

#Mustika Merah Delima
Mustika Merah Delima adalah salah satu benda supranatural yang memiliki energi spiritual sangat kuat dan kebanyakan orang dipercaya sebagai ajimat yang memiliki banyak karomah.

Kegunaan Mustika Merah Delima:
  • Sebagai  keselamatan
  • Meningkatkan kewibawaan
  • Perlindungan diri
  • Pagar ghaib
  • Membuka aura tubuh
  • Membuka aura spiritual
  • Menaikkan jabatan dengan cepat
  • Membantu melancarkan rezeki
  • Membantu melancarkan karir
  • Meningkatkan keimanan

#Mustika Ratu Pantai Selatan
Mustika Ratu Pantai Selatan merupakan mustika bertuah yang memiliki pamor atau corak warna hijau yang sangat indah dan elegan. Mustika ini didapatkan hasil penarikan gaib di pantai selatan, dan Mustika Ratu Pantai Selatan seperti ini sangat banyak yang menggemari dan memburunya.

Kegunaan Mustika Ratu Pantai Selatan:
  • Kekayaan
  • Penglarisan
  • Perlindungan
  • Kerezekian
  • Pengasihan


Hukum menyimpan pusaka via benda-bertuah.com

#Keris Semar Mesem
Keris semar mesem adalah salah satu benda pusaka yang dipercaya memiliki kekuatan magis untuk memikat dan meluluhkan hati seseorang.

Kegunaan Keris Semar Mesem
  • Pengasihan
  • Daya Tarik
  • Pemikat
  • Kewibawaan
  • Pelet
  • Pesona
  • Meningkatkan Kecantikan
  • Meningkatkan Ketampanan

#Bambu Petuk atau Pring Petuk
Bambu Petuk dalam bahasa Jawa adalah Pring Petuk merupakan benda bertuah yang konon dipercaya untuk pagar gaib dan pemanggil kekayaan berlimpah. Secara fisik sendiri yang dimaksud dengan Bambu Petuk adalah bambu bertemu ruas atau bambu yang memiliki pertemuan buku (ruas) pada batangnya.

Kegunaan Bambu Petuk:
  • Pagar Gaib Rumah
  • Pagar Gaib Toko
  • Pagar Gaib Tempat Usaha
  • Mudah mendatangkan kekayaan
  • Sangat Ampuh untuk perlindungan gaib, dari serangan Ilmu hitam
  • Anti Santet
  • Anti Guna-Guna
  • Anti Pelet

Dan kenapa benda pusaka tidak boleh dibawa ke kamar mandi?  Sebenarnya boleh saja membawa benda pusaka masuk ke kamar mandi atau toilet, namun ketika buang air (besar / kecil) letakkan benda pusaka di tempat yang aman. Jangan memakai benda pusaka ketika sedang buang air besar / kecil. Kemudian bagaimana cara mendapatkan benda pusaka? Ketahui cara mendapatkan benda pusaka dibawah ini.

Cara Mendapat Benda Pusaka:

Berikut langkah-langkah cara mendapat atau menarik benda pusaka setelah menentukan tempat untuk melakukan penarikanya.
  1. Langkah pertama cara menarik benda pusaka adalah Siapkan kain putih, kembang tuju rupa dan kemenyan.
  2. Gunakan kain putihnya sebagai alas duduk Anda dan alas kemunculan pusaka bertuah nanti, taburi kain putih itu dengan kembang 7 rupa , kemudian silahkan bersemedi di atasnya.
  3. Ucapkan salam dengan bahasa yang sopan kepada para penunggu gaib yang ada di lokasi tersebut sambil membakar kemenyan. Bawalah kemenyan itu mengelilingi lokasi semedi di sekitar Anda.
  4. Kemudian duduk kembali dan sampaikan niat untuk meminta pusaka, dan mintalah tanda-tandanya. jika diijinkan untuk memiliki pusaka itu
  5. Lakukan wirid dengan membaca amalan berikut sambil duduk bersila
  6. Bacalah surat alfatihah 1x dengan menahan nafas.
  7. Ya illahi ya robbi,,laillaha illa anta,,subhanaka inni kuntu minaddholimin..100x
  8. Wujud lan maujud,teko lan tumeko,siro nompo kanti lapanging samudro..baca 111x kemudian tiupkan ke tangan dan hentakkan/tepukkan tangan anda ketanah sebanyak 3 x.
  9. Setelah itu tidurlah di lokasi itu, maka jika diijinkan, akan muncul para penunggu gaib di tempat itu, dan merekalah yang akan memberitahu cara-cara dan syaratnya dan biasanya ini akan muncul dalam mimpi
  10. Jika memang jodoh dan hak Anda, maka pusaka akan muncul dengan 3 cara. Yang pertama: akan muncul tiba-tiba dengan sendirinya disamping Anda. Yang kedua : Penunggu gaib tersebut akan mengarahkan dan memberi bisikan dimana bisa di gali dan diambil sendiri pusaka tersebut. Dan yang ketiga: Penunggu gaib akan berwujud menjadi seseorang dan memberikannya pusaka tersebut secara langsung.

Adapun penjelsan mengenai benda pusaka menurut islam yaitu: Semua benda ataupun benda pusaka baik berupa tongkat, keris, tombak dll pada dasarnya tidaklah memiliki suatu kekuatan apapun, karena sumber segala kekuatan itu dari Allah semata. Jadi tidaklah benar pendapat yang mengatakan bahwa benda pusaka memiliki kekuatan atau berpengaruh terhadap sesuatu.


Benda pusaka via mbahgewor.com

Adapun tongkat Nabi Musa yang bisa membelah lautan, memunculkan mata air dari batu pada dasarnya semua itu untuk menunjukkan kekuasaan Allah dan sebagai mu’jizat dari Allah untuk mengukuhkan kenabian Nabi Musa, sebagaimana dalam hadits qudsi yang diriwayatkan oleh Sa’id bin Jubair. Allah SWT mengkisahkan tentang Nabi Musa dengan tongkatnya di dalam Al-Qur’an Surat Al Baqarah ; 60 :

وَإِذِ اسْتَسْقَى مُوسَى لِقَوْمِهِ فَقُلْنَا اضْرِبْ بِعَصَاكَ الْحَجَرَ فَانْفَجَرَتْ مِنْهُ اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْنًا قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَشْرَبَهُمْ كُلُوا وَاشْرَبُوا مِنْ رِزْقِ اللَّهِ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

Artinya : “ dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya lalu Kami berfirman “ pukullah batu itu dengan tongkatmu” lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air, sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing), makan dan minumlah rizqi (yang diberikan) Allah. Dan janganlah kamu berkeliaran dimuka bumi dengan berbuat kerusakan” (QS al BAqarah ; 60).

Hukum menyimpan atau mengoleksi benda pusaka sendiri menurut islam adalah:

HARAM dan berakibat KUFUR, jika meyakini bahwa benda pusaka itu memiliki kekuatan sendiri yang berpengaruh terhadap sesuatu yang lain bukan dari Allah.

HARAM tapi tidak kufur, pelakunya dihukumi FASIQ, jika meyakini benda pusaka itu memiliki kekuatan dan berpengaruh terhadap benda lain tapi masih meyakini semuanya dari Allah.

BOLEH, jika meyakini segala kekuatan hakikatnya dari Allah semata.

Ada benda pusaka yang berasal dari surga, apa saja benda pusaka itu? Ini adalah 7 benda pusaka yang berasal dari surga. Ada lima benda yang keluar dari surga bersamaan dengan Nabi Adam as. Yaitu :
  1. Kayu dupa
  2. Tongkat Musa yang berasal dari pohon ‘Aas
  3. Lembaran-lembaran daun pohon at-tiin yang di gunakan Nabi Adam dan Hawa untuk menutupi badannya
  4. Hajar aswad
  5. Cincin Nabi Sulaiman As. Sebagian Ulama menambahkan dua benda lagi, yaitu :
  6. Batu yang di gunakan Nabi Muhammad saw, untuk mengikat perutnya
  7. Maqom Ibrahim yaitu berupa batu yang di gunakan Nabi Ibrohim ketika membangun “Baitullah”

Ketika Nabi Ibrahim bermaksud meletakkan batu bangunan, batu yang digunakan pijakan terbang melesat, dan setelah selesai batu itu pun turun mengantarkan beliau kembali ke tanah, untuk mengambil batu selanjutnya dari anaknya Nabi Isma’il as. pada batu ini terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim as.
Dari kitab I’anah ath-tholibiin hal. 266-267 Juz II (dinukil dari Fiqh Klenik hal. 107)

Dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa menyimpan benda pusaka boleh saja asal kita tetap yakin bahwa kekuatan yang sebenarnya berasal dari Allah bukan benda pusaka, demikian penjelasan ini dapat kami sampaikan. Bila ada salah kata kami mohon maaf, terimakasih sudah membaca artikel ini.
Top