Tata Cara Mengkafani Jenazah yang Benar

Komentar

tata cara mengkafani jenazah via portalnulis.blogspot.com

Tahu kah anda bahwa kita diwajibkan mengafani jenazah. Namun, banya orang yang tidak mengerti tata cara mengkafani jenazah. Inilah tata cara mengafani jenazah berikut ini!

Salah satu dari kewajiban orang yang masih hidup terhadap seorang yang telah meninggal adalah mengafani jenazah. Setelah memandikan jenazah si mayat harus di kafani yang artinya menutupi atau membungkus jenazah.

Sebagaimana memandikan, dalam mengafani jenazah yang sudah ada tata cara dan ketentuan yang sudah baku dari Rasulullah. Tata Cara Mengkafani Jenazah merupakan rangkaian dalam pengurusan untuk mayit sebelum dikebumikan/dimakamkan.

Kain kafan untuk mengkafani jenazah sedikitnya satu lembar, tetapi jika ada diusahakan bagi mayat laki-laki di kafani dengan tiga lapis tanpa baju dan surban.

Mengkafani merupakan rangkaian dalam pengurusan untuk mayit sebelum dikebumikan/dimakamkan. Proses tersebut dilakukan setelah mayit dimandikan.

Ada beberapa hal penting dalam mengkafani, karena mengkafani mayit tidak hanya asal bungkus namun ada beberapa tata cara mengkafani jenazah yang harus dilakukan sesuai dengan syariat Islam. Berikut dari akan dijelaskan Tata Cara Mengkafani Jenazah:

Baca Juga : Niat Baik Ziarah Kubur Bisa Jadi Dosa, Jika Anda Tidak Tahu Tata Caranya Berikut

Tata Cara Mengkafani Jenazah

Untuk mengkafani jenazah laki-laki maka akan membutuhkan kain kafan sebanyak 3 lembar, adapun untuk jenazah perempuan sebanyak 5 lembar. Berikut tata cara mengkafani jenazah:

Tata Cara Mengkafani Jenazah – Laki-laki

  1. Bentangkan 3 lembar kain kafan yg sudah dipotong sesuai ukuran sang mayit, kemudian disusun, untuk kain yg paling lebar maka letakan paling bawah. Namun jika kain itu sama lebarnya, maka geser kain yg ditengah ke kanan sedikit & yg paling atas ke kiri sedikit, atau bisa sebaliknya.
  2. Berilah kain kafan wangi-wangian
  3. Siapkan 3 – 5 utas tali, letakkan tepat di bawan kain yg paling bawah.
  4. Persiapkan kafan yg sudah diberikan wangi-wangian untuk nantinya diletakkan di bagian anggota badan tertentu, antara lain sebagaimana berikut:


Bagian Manfad (lubang terus), antara lain:
  • Kedua mata
  • Hidung
  • Mulut
  • Kedua telinga
  • kemaluan
  • bagian anggota sujud, antara lain:
  • dahi
  • kedua telapak tangan
  • kedua lutut
  • jari-jari kedua kaki
  • bagian persendian & anggota yg tersembunyi, antara lain:
  • belakangnya kedua lutut
  • ketiak
  • belakangnya kedua telinga

setelah siap kain kafan, maka angkat dengan hati-hati jenazahnya kemudian baringkan di atas kain sebagaimana sudah disebutkan di atas. Tutup bagian anggota badan tertentu, kemudian selimutkan kain kafan selembar demi selembar dimulai dari kain yang teratas hingga yang paling bawah, lalu ikatlah dengan tali-tali yang sudah disiapkan di bawahnya.

Tata Cara Mengkafani Jenazah – Perempuan 

  • bentangkan 2 lembar kain kafan yg sudah dipotong sesuai ukuran sang mayit, kemudian letakkan kain sarung tepat pada badan antara pusar & kedua lututnya
  • persiapkan baju kurung & kerudung di tempatnya
  • sediakan 3 – 5 utas tali dan letakkan di paling bawah kain kafan
  • sediakan kapas yg sudah diberikan wangi-wangian, yg nantinya diletakkan pada anggota badan tertentu
  • setelah siap kain kafan, lalu angkat dan baringkan jenazah di atasa kain kafan.
  • Letakkan kapas yg sudah diberi wangi-wangian tadi ke tempat anggota tubuh seperti halnya pada jenazah laki-laki
  • Selimutkan kain sarung pada badan mayit, antara pusar & kedua lutut, pasangkan baju kurung berikut kain penutup kepala (kerudung). Untuk yg rambutnya panjang itu bisa dikepang menjadi 2/3, dan diletakkan di atas baju kurung tadi tepatnya di bagian dada
  • Terakhir selimutkan kedua kain kafan selembar demi selembar mulai dari yg atas sampai paling bawah, kemudian ikat dengan beberapa utas tali yg tadi telah disediakan.

Anjuran Dalam Mengkafani Jenazah

  • Mengunakan kain putih yang terbuat dari kain katun (qotnu)
  • Melulut kain kafan dengan wangi-wangian
  • Memberi kapas di bagin tertentu
  • Menggunakan kain kafan dengan hitungan ganjil, tiga lembar lebih utama dari dua atau empat lembar, akan tetapi penambahan hitungan kain kafan lebih dari satu lembar lebih baik meskipun satu termasuk hitungan ganjil sebagai penghormatan pada si mayit, jadi dua lembar lebih utama dari satu lembar.
  • Menggunakan kain yang bagus tapi tidak mahal, yang di maksud di sini adalah kain yang berwarna putih, bersih, suci dan tebal.

Larangan-Larangan Dalam Mengkafani Jenazah

  • Menggunakan kain kafan yang mahal.
  • Menulisi ayat Al-quran atau Asma’ul A’dhom
  • Menggunakan kain kafan yang tipis (tembus pandang)
  • Berlebih-lebihan dalam mengkafani (israf)

Semoga artikel tata cara mengkafani jenazah yang singkat ini dapat menambah pengetahuan kita serta dapat menambah ketakwaan kita kepada allah SWT.
Top