Subhanallah, Perlahan-Lahan Benua Afrika Mulai Terbelah! Bukti Nyata Ayat Al-Quran

Komentar

Fenomena Terbelahnya Benua Afrika yang Mencengangkan (foto: tribunnews.com)
Perlahan namun pasti benua Afrika menampakkan retakan tanah besar yang mengerikan.

Berikut bukti-buktinya!

Terbelahnya benua Afrika bukan omong kosong,  pernyataan ini diperkuat dengan adanya bukti baru, yaitu retakan besar yang terjadi di Great Rift Valley, kata ahli geologi setelah adanya pergerakan hebat pada Senin pagi, 19 Maret 2018.

Akibatnya, celah curam tercipta di Narok County, negara Kenya perlahan-lahan membelah diri dari benua Afrika.


Retakan tanah di Kenya  (Foto: youtube.com)

Great Rift Valley adalah dataran rendah berbentuk linear di benua Afrika, yang terletak di antara beberapa dataran tinggi atau pegunungan, dan terbentuk akibat keretakan geologis atau patahan.

Retakan tersebut bahkan membelah jalan raya tersibuk di Kenya, tepatnya di Mai Mahiu-Narok.


Retakan tanah di Kenya (Foto: Dok. Kenyans.co.ke)

Kedalaman retakan mencapai 50 kaki, dengan lebar 20 meter. Kata para ilmuwan, tempat ini hanyalah satu dari ratusan titik rentan di sekitar Great Rift Valley.

Mereka menambahkan, dengan adanya fenomena geologi ini, empat negara yang berada di Tanduk Afrika (Horn of Africa) Somalia, setengah dari Ethiopia, Kenya dan Tanzania diperkirakan akan terpisah dari Afrika untuk membentuk benua baru.



Benua ini disebut sebagai Lempengan Somalia (Somali Plate) dan akan terbentuk utuh sekitar 50 juta tahun lagi, menurut media lokal All East Africa, Rabu (21/3/2018).

Di kawasan Great Rift Valley, terdapat aktivitas geologis paling aktif. Terlebih, gunung berapi perisai Suswa berada di dasar lembah.


"Lembah ini memiliki sejarah aktivitas tektonik dan gunung berapi," kata ahli geologi David Adede, seperti dilansir dari liputan6.com

Sementara keretakan itu tidak aktif secara tektonik di masa lalu. Mungkin ada gerakan yang jauh lebih hebat di dalam kerak Bumi, yang mengakibatkan zona rentan (zone of weakness) meluas sampai ke permukaan.

Zona-zona rentan ini membentuk garis patahan dan celah yang biasanya diisi oleh abu vulkanik, kemungkinan besar berasal dari Gunung Longonot.

Menurut para ilmuwan dari New Mexico Institute of Mining and Technology, retakan besar tersebut membagi Afrika menjadi dua lempeng tektonik.

Retakan besar di Kenya (Foto: Dok. Edward Kiplimo via Standard Digital Kenya)

Lempeng pertama adalah lempeng Nubia yang mencakup sebagian besar benua, sedangkan lempeng kedua adalah lempeng Somalia dengan luas wilayah lebih kecil.

BACA JUGA: Innalillahi, Relawan Gempa Lombok Meninggal Dunia Saat Tugas! Berikut Fakta-Fakta Kejadian

Ilmuwan memperkirakan, lempeng Somalia telah bergeser sejauh 2,4 sentimeter per tahun dari lempeng Nubia.

Sementara itu, lempeng tektonik diketahui hampir tak pernah diam. Lempeng ini saling bertabrakan satu sama lain. Lempeng tektonik juga dapat bergerak secara terpisah.

Hal ini nyata di kabarkan dalam Al-Quran

Pemaparan di atas menunjukkan suatu hikmah luar biasa pada kita ummat manusia tentang sebuah kebenaran yang telah dibawa Al Qur'an.

Kitab yang diturunkan lebih dari 15 Abad yang lalu di tengah peradaban manusia yang belum se-modern sekarang.

Kebenaran ini bukan suatu kejadian tanpa sengaja, karena dibuktikan lebih dari satu ayat Allah memaparkan tentang dasar Ilmu Geomorfologi ini di Al Qur'an.

Allah ta'alaa berfirman:

ثُمَّ شَقَقْنَا ٱلْأَرْضَ شَقًّۭا

"kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya," (QS. `Abasa:26)

 Allah ta'alaa berfirman di ayat lain :

وَتَرَى ٱلْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةًۭ وَهِىَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِ ۚ صُنْعَ ٱللَّهِ ٱلَّذِىٓ أَتْقَنَ كُلَّ شَىْءٍ ۚ إِنَّهُۥ خَبِيرٌۢ بِمَا تَفْعَلُونَ

"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. An-Naml, 27 : 88)

Kebenaran atas dasar ilmu pengetahuan di Al Qur' an menandakan bahwa apa yang dipaparkan Al Qur'an adalah sebuah kebenaran sesungguhnya.

Beberapa fakta telah membuktikan bahwa apa yang dibawa Al Qur'an tidak pernah bertentangan dengan keilmuan yang baru ditemukan di era modern sekarang.

Demikian, semoga dengan datangnya fenomena tersebut kita sebagai umat muslim senantiasa menambah keimanan dan taqwa kepada Allah SWT.

Karena segala sesuatu yang terjadi di bumi ini adalah karena kehendak Allah, dan bahkan sudah dikabarkan jauh-jauh hari dalam Al-Quran.

Wallahu A'lam...
Top