Suami Wajib Tahu, Istri yang Seperti Ini Adalah Bahaya Terbesar Bagi Pria Setelah Kekafiran

Komentar

Seorang wanita marah-marah di sosmed, diolah dari youtube.com

Ketika ijab kabul itu diucapkan maka tanggung jawab suami adalah terhadap istrinya.

Segala yang dilakukan istri, suami wajib mengetahui.

Untuk itu, janangan pernah membiarkan istrimu melakukan hal ini.

Sebelumnya, perlu Anda ketahui makna dari  Ijab Qabul. Maknanya adalah:

"Maka aku tanggung dosa-dosanya si fulana dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yang telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yang berhubungan dengan si fulana, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku".

Ketika sudah mengucapkannya, maka Anda sudah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap istri Anda. Bahkan ketika sang istri tidak melaksanakan shalat maka suami yang ikut dimintai pertanggungjawaban.

Beda halnya ketika suami tidak shalat maka sang istri tidak ikut bertanggung jawab kelak di pengadilan sang Khalik.

Namun tahukah Anda wahai suami?

Istri yang buruk akhlaknya dan tajam lisannya adalah bencana terbesar bagi seorang pria setelah kekafiran.

Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu berkata:

والله، ما أفاد امرؤ فائدة بعد كفر بالله عز وجل أشر من امرأة سيئة الخلق حديدة اللسان.

"Demi Allah, tidaklah seseorang tertimpa bencana setelah kekafiran kepada Allah Azza wa Jalla yang lebih buruk dibandingkan istri yang buruk akhlaknya dan tajam lisannya." Shahih, Musnad Ibnul Ja’ad, no. 1077

Dalam hal ini bukanlah karena dosa istri ditanggung oleh suami namun suami bertanggung jawab akan akhlak istrinya. Wajib mendidiknya menjadi wanita yang taat pada aturan Allah.

Suami wajib mengingatkan istri ketika istri melakukan kesalahan dalam syariat atau kesalahan yang merugikan orang lain.

Jadi dosa suami adalah ketika ia lalai mengingatkan istri dalam menjalankan perintah Allah.

Tidak mengingatkan istri dalam menjauhi larangan Allah atau tidak mendidik istri dengan benar dalam hal Agama adalah merupakan bencana terbesar bagi seorang suami.

Maka dari itu Allah swt memerintahkan suami untuk menjaga keluarganya dan suami bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya.

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu." (At-Tahrim: 6).

BACA JUGA: Masih Sering Dilakukan, Padahal 5 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Menghalangi Keberkahan Rezeki

Lalu bagaimana jika suami gagal dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya?

"Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku." (HR. Muslim)

Oleh karena itu wajib bagi suami untuk mempelajari ilmu agama lebih dalam dan mengajarkan serta mengajak istrinya untuk lebih mendekatkan diri kepada sang Pencipta.

Wajib bagi suami untuk memahami tugasnya sebagai pemimpin rumah tangga yang harus mendidik istrinya seperti Rosulullah mendidik istri-istrinya dengan penuh kasih, kesabaran, dan pengertian.

Wajib pula baginya untuk mendidik anak anaknya agar kelak berakhlak mulia. Menjadi tentara tangguh Allah yang berjuang tak kenal lelah membela Agamanya.

Demikian, Wallahu A'lam.
Top