Sisa Daging Masih Banyak? Ini Tips Simpan Daging Agar Tahan Lama dan Tetap Aman Dikonsumsi

Komentar

Cara menyimpan daging agar tahan lama dan tidak mudah rusak, gambar dilansir dari tribunnews.com.

Masalah yang sering dialami adalah daging Qurban tidak selalu langsung habis diolah hari itu juga.

Beberapa orang menyimpannya sebagian untuk dimasak di hari lain, namun karena salah menyimpan daging jadi rusak dan bau.

Lantas bagaimana cara menjaga agar daging kurban tidak cepat rusak?

Pada hari raya Idul Adha, biasanya umat Islam akan menerima daging qurban dari masjid ataupun dari berbagai yayasan.

Maka dari itu, tidak heran jika beberapa umat islam memiliki daging qurban yang cukup banyak sehingga tidak bisa habis dalam waktu beberapa hari.

Rupanya, Rosulullah SAW, membolehkan menyimpan daging qurban lebih dari tiga hari.

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ لُحُومِ الأَضَاحِى فَوْقَ ثَلاَثٍ لِيَتَّسِعَ ذُو الطَّوْلِ عَلَى مَنْ لاَ طَوْلَ لَهُ فَكُلُوا مَا بَدَا لَكُمْ وَأَطْعِمُوا وَادَّخِرُوا

Dulu aku melarang kalian dari menyimpan daging qurban lebih dari tiga hari agar orang yang memiliki kecukupan memberi keluasan kepada orang yang tidak memiliki kecukupan. Namun sekarang, makanlah semau kalian, berilah makan, dan simpanlah.” (HR. Tirmizi)

Daging hewan qurban, hukumnya boleh dimakan kapan saja, selagi masih sehat untuk dimakan.

Terlebih di zaman modern ini, banyak cara bisa kita lakukan untuk mengawetkan daging.

Namun, tentu saja caranya harus benar! Agar daging tidak menjadi rusak dan terkena bakteri yang berakibat buruk bagi kesehatan. Dilansir dari Foodi.com, berikut adalah cara menyimpan daging agar kualitasnya tetap terjaga.

1. Jangan cuci daging dengan air.

Karena hal itu dapat membuat bakteri berkembang dan menurunkan kualitas daging, langkah yang benar adalah cuci daging saat akan diolah.

2. Masukkan daging ke dalam wadah kedap air dengan segera.

Karena jika terlalu lama berada di udara terbuka akan mempercepat daging terkontaminasi zat kimia.

Langkah terbaik adalah menggunakan plastik vakum sebagai wadah penyimpanan.

3. Gunakan lemari pendingin dengan suhu 40 derajat Celsius.

Untuk menyimpan daging dalam jangka waktu singkat, suhu tersebut bisa mengawetkan daging untuk 3-4 hari.

4. Simpanlah daging dalam wadah tertutup pada bagian terbawah lemari pendingin.

Karena bagian tersebut adalah bagaian terdingin dari lemari pendingin. Hal itu dilakukan untuk menhindari kontaminasi dengan bahan makanan lain.

BACA JUGA: Apa Benar Babi yang Haram Masih Boleh Dimakan Oleh Orang Islam?

5. Simpanlah daging di dalam chiller.

Jika berniat mengolah daging dalam jangka waktu yang lama, semakin rendah suhu makan daging akan semakin lama bertahan.

6. Jika ingin mengolah daging yang beku, jangan mecairkannya dengan air panas.

Anda dapat menggunakan air dengan suhu normal, pastikan juga daging masih terbungkus rapat di dalam wadah.

Setelah daging kembali empuk, buka plastik, cuci daging hingga bersih, tiriskan. Daging pun siap Anda olah untuk berbagai hidangan.

Sebagai tambahan, sangat tidak disarankan menyimpan daging dengan kresek hitam sebagai wadah, karena kresek tersebut merupakan hasil daur ulang yang bisa menghasilkan zat kimia berbahaya yang nantinya akan terserap ke dalam daging yang anda simpan.

Demikian, semoga bermanfaat!
Top