Sedekah yang Benar Sesuai Dengan Syariat

Penulis Nadiah Ratna | Ditayangkan 07 Aug 2018


Sedekah yang Benar Sesuai Dengan Syariatsedekah yang benar via qultummedia.com

Segala macam bentuk ibadah tentunya akan berbuah pahala bagi siapa saja yang menjalankannya. 

Salah satunya adalah sedekah. Lalu bagaimana cara sedekah yang benar agar diterima Allah SWT?

Sedekah merupakan salah satu bentuk amalan yang selain mendatangkan pahala juga sangat membantu bagi sesama manusia. 

Dalam bersedekah, tidak ada batasan kepada siapa sedekah diberikan, dalam bentuk apa sedekah diberikan, maupun besaran sedekah itu diberikan.

Sesungguhnya seseorang yang bersedekah itu pada hakekatnya meminjamkan harta kepada Allah. 

Dan apabila dalam meminjamkannya adalah pinjaman yang baik (menafkahkan harta di jalan Allah), pastilah Allah akan mengembalikan pinjaman tersebut dengan pengembalian yang banyak (berlipat). 

Karena janji Allah itu pastilah benar, seperti yang pernah Allah firmankan dalam

Surah Al-Hadid ayat 18 :

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Artinya :

"Sesungguhnya orang-orang yang bersedakah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah  pinjaman yang baik, niscaya akan di lipat gandakan (ganjarannya) kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang banyak."

Jika ingin sedekah yang benar, jangan campuri dan kotori sedekah oleh tindakan-tindakan yang berujung menyakiti hati orang yang diberi sedekah.

Banyak orang diluar sana yang mengatakan kalau kita bersedekah harus ikhlas, tetapi belum banyak orang yang tau tentang apa itu ikhlas dalam bersedekah. 

Ikhlas dalam bersedekah itu sebenarnya simpel saja, namun banyak orang yang mempersulit arti ikhlas tersebut.

Baca JugaKisah Inspiratif Sebuah Keajaiban Sedekah

Tips Memberikan Sedekah yang Benar dan Tepat


Sedekah yang Benar Sesuai Dengan Syariatilustrasi sedekah yang benar via arrahmahislam.blogspot.com

Berikut ini tips sedekah yang benar, sudah terbukti menjadi media atau sarana kemudahan hidup ke depan. 

Sebelum sedekah ada baiknya memahami hal-hal berikut.

  • Sedekah tidak harus dalam bentuk uang. Bisa tenaga, pikiran, tasbih tahmid dan tahlil, dhuha dsb. Namun hal ini jangan menjadi alasan anda untuk kikir. Sedekah dalam bentuk uang tetap saya anjurkan bagi anda yang menginginkan balasan dalam bentuk uang juga.
  • Sedekahlah dengan ikhlas. Karena ikhlas adalah salah satu parameter yang menjadikan amalan menjadi lebih powerfull. Kalau belum bisa ikhlas tetap lakukan sedekah supaya nanti kedepannya ikhlas bisa didapatkan dengan "terbiasa melakukan". Ikhlas by doing.
  •  Yang memberikan balasan bukan saya, dia atau siapapun juga. Yang membalas adalah Allah swt. Bisa sangat cepat, cepat atau lama. Bisa sehari, sebulan, setahun atau seberapapun itu adalah Hak Sang Pencipta untuk membalasnya. Jadi jangan berhenti sebelum merasakan Janji_Nya. Namun berdasarkan pengalaman dan pengamatan balasan sedekah adalah cepat bahkan sangat cepat, tergantung kepekaan kita. Ia bisa berupa uang atau harta, peluang, relasi dan lain sebagainya.
  • Balasan sedekah bisa 2 kali, 10, 700 atau tak terhingga. Untuk memahami hal ini silahkan browsing di blog ini.
  • Ini adalah penawaran sebagaimana penawaran asuransi, kartu kredit dan yang lainnya. Anda melakukan atau tidak inilah penawaran Allah swt bagi hamba_Nya untuk menyisihkan sebagian rezekinya dijalan sedekah, demi keuntungan si hamba sendiri. Sekali lagi tidak ada urusan apakah anda mau melakukannya atau tidak, namun hukum alam dalam Sunnatullah tetap berjalan lestari.

Sedekah yang Benar Sesuai Dengan Syariatilustrasi sedekah via ceramahmotivasi.com

Selain tips di atas, berikut ini juga ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan. 

Lakukanlah selama setahun, setelah satu tahun jangan berhenti, rasakan keistimewaan dari sedekah yang sudah Anda lakukan.

Mintalah kotak amal mushola atau masjid, kemudian isilah setiap hari 1000, 2000, 5000 atau lebih banyak lagi. 

Belajar konsisten walau sedikit agar kharakter konsisten dan persisten terasah dengan sendirinya. 

Sebulan kemudian kembalikan kotak amal masjid tersebut untuk diambil uangnya. 

Minta kembali kotak amal yang sudah kosong untuk anda isi lagi dan seterusnya. Kalau tidak ada kotak amal anda bisa membuatnya sendiri.

Sedekah bisa diberikan kepada siapa saja tidak harus orang yang sama. 

Anda bisa secara rutin menyisihkan beberapa ribu untuk anda berikan kepada orang lain. 

Bisa kepada pengemis, kemudian kepada pengamen, atau melebihkan uang kepada penjual koran, atau memberikan lebih kepada Pak Ogah (Orang yang mengatur jalan), atau siapapun juga.

Anda bisa juga setiap hari mengajak makan orang lain. Traktirlah setiap hari pada waktu makan siang satu orang untuk menemani anda makan.

Sangat dianjurkan untuk tidak ada hari yang terlewat. 

Jika benar-benar sudah tidak ada uang yang bisa anda gunakan untuk sedekah, anda bisa memberikan baju anda yang masih layak pakai, atau tas atau apapun barang dirumah anda yang memang sudah jarang terpakai. 

Dari pada mubazir lebih baik sedekahkan.

Atau jika memang tidak ada lagi uang yang bisa dibagikan, maka bagikanlah ide, saran, atau tips. Tulisan saya ini salah satunya.Ia adalah sedekah tanpa kita sadari.

Jadi tidak ada alasan untuk anda tidak sedekah. Alasan bukanlah kharakter muslim sejati. Every day is giving. 

Setiap hari pikirkanlah apa-apa yang bisa kita bagikan kepada orang lain, sehingga hukum sunnatullah selalu menyala dan memberikan kemudahan dalam hidup kita kedepannya.

Baca JugaMasyaAllah, Betapa Dahsyatnya Keutamaan Sedekah di Hari Jumat

Demikian ulasan tentang cara sedekah yang benar. Jadikan sedekah sebagai rutinitas. 

Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kesalahan ataupun kekurangan.

SHARE ARTIKEL