Tips Membuat Persiapan Pernikahan, Jangan Sampai Acaramu Memalukan atau Parahnya Gagal

Komentar

persiapan pernikahan via kumparan.com

Persiapan pernikahan harus disiapkan secara matang oleh setiap orang. Konon persiapan pernikahan itu bisa bikin gila. Setahun mempersiapkan juga nggak bisa kelar semuanya. Padahal nggak selamanya persiapan pernikahan harus menghabiskan banyak waktu.

Pernikahan seharusnya tidak dilakukan dengan tergesa-gesa. Dibutuhkan persiapan yang matang, apalagi yang berhubungan dengan mental, sebelum melaksanakan sebuah acara pernikahan. Jika tidak, acara pernikahan, bahkan pernikahan itu sendiri bisa jadi tidak akan berjalan lancar.

Persoalan persiapan nikah yang ribetnya nggak ketulungan udah sering kamu dengar dari mulut ke mulut teman-temanmu yang sudah menikah. Tambahan-tambahan bagaimana rasa pusing serta lelahnya mempersiapkan itu semua pun sudah mulai kamu bayangkan. Apalagi kamu memang inginnya acara pernikahnmu ini istimewa dan bisa jadi kenangan untuk kalian juga orang-orang terdekat.

Beberapa orang memiliki keuntungan untuk mempersiapkan segala detail pernikahan dalam waktu panjang, misalnya selama setahun untuk membuat pesta sempurna. Yang lainnya, hanya punya waktu singkat untuk itu. Jika Anda salah satu di antaranya yang tengah mempersiapkan pesta pernikahan dalam waktu kurang dari 6 bulan.

Baca Juga : 10 Godaan yang Muncul Menjelang Pernikahan, Disitulah Perasaanmu Akan Diuji

Lalu apa saja persiapan pernikahan yang harus kita siapkan? Berikut ini persiapan-persiapan yang dapat kamu siapkan mulai sekarang.

7 Cara Persiapan Pernikahan Singkat untuk Kamu yang Dikejar Waktu

Nah, berikut ini Kania akan mengulas 7 cara singkat mempersiapkan pernikahan untuk kamu yang dikejar waktu.

1. Tentukan jadwal persiapan pernikahan

ilustrasi jadwal pernikahan via thewedding.id

Hal pertama yang perlu ditentukan dalam persiapan pernikahan adalah waktu penyelenggaraan acara. Setelah mengetahui tenggat waktu tersebut, hitunglah mundur dan buatlah jadwal yang paling masuk akal yang bisa kamu penuhi.

Misalnya, kamu hanya punya waktu persiapan selama dua bulan sebelum acara pernikahan dilangsungkan. Tandailah kalendermu dan hitung  berapa waktu yang efektif yang bisa kamu pergunakan untuk mempersiapkan segala sesuatu.

Ada baiknya kamu juga memiliki catatan khusus dan lengkap mengenai segala persiapan ini sehingga kamu tahu hal-hal apa saja yang sudah tercapai dan apa yang belum. Jika memang belum tercapai, segeralah evaluasi dan jadwalkan kembali tugas itu pada hari selanjutnya. Supaya tidak keteteran, usahakan jangan terlalu sering meleset dari jadwal tersebut, ya.

2. Rajin berdiskusi dengan Wedding Organizer

Untuk memudahkan persiapan acara, memang ada baiknya kamu menggunakan jasa WO. Pada dasarnya, mereka lebih banyak tahu soal pernikahan dan seluk-beluk yang harus dipersiapkan. Oleh karena itu, menyewa WO yang berpengalaman pasti akan sangat membantu kamu mempersiapkan pernikahan dalam waktu yang singkat.

Namun, jangan lupa untuk bertanya terlebih dahulu mengenai komitmen mereka untuk melakukan yang terbaik meskipun dalam waktu yang singkat. Memang tidak semua WO bisa menyanggupi hal ini karena persiapan yang singkat biasanya menyebabkan beberapa kurang beres.

Oleh karena itu, kamu perlu meminta kesediaan mereka sekaligus komitmen untuk tetap memberikan yang terbaik meskipun terdesak oleh waktu. Pastikan juga apakah waktu yang sedikit itu berpengaruh terhadap harga jasa mereka.

Jika kamu tidak menggunakan jasa WO, memberdayakan teman-teman sendiri adalah salah satu hal yang bisa kamu lakukan. Mintalah mereka menjadi fotografer dadakan, make up artist dadakan, hingga MC dalam acara pernikahanmu kelak.

Sebaiknya, kamu meminta para sahabat dekat kamu saja yang melakukannya mengingat tingginya tekanan yang akan kamu hadapi. Para sahabatmu pastinya lebih mengenalmu dan hal-hal yang sedang kamu alami dan bersedia sekuat tenaga untuk mewujudkan pernikahan impianmu meskipun waktu persiapannya terbatas.

3. Selesaikan semua urusan yang berhubungan dengan berkas

ilustrasi berkas pernikahan via faradiladputri.com

Kadangkala, yang membuat persiapan pernikahan menjadi lama adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengurus berkas-berkas pernikahan resmi. Seperti kita ketahui, di Indonesia saat ini dibutuhkan beberapa syarat tertentu supaya calon suami istri bisa melangsungkan pernikahan. Bukan hanya berhubungan dengan urusan pemerintahan, berkas-berkas juga biasanya dibutuhkan untuk syarat menikah secara agama.

Nah, jika kamu ingin menghemat waktu, fokuskanlah hari-hari persiapan pertamamu dengan menyelesaikan hal ini. Siapkan segala bahan yang dibutuhkan sehingga kamu bisa merasa lebih tenang. Perlu kamu sadari bahwa untuk mengurus hal ini biasanya tidak bisa diwakilkan.


4. Jangan terlalu banyak pertimbangan

Pertimbangan memang perlu, apalagi jika hal itu berkaitan dengan anggaran yang tersedia. Namun, terlalu lama mempertimbangkan akan berdampak pada lambatnya proses persiapan pernikahan yang kamu lakukan. Jadi, fokuslah pada hal-hal yang penting saja, misalnya pada jumlah dana yang tersedia dan kenyamanan atau kualitas produk atau jasa yang diberikan. Soal lain seperti estetika cenderung bisa dinomorduakan.

Bagaimanapun, mencari vendor yang sempurna yang sesuai dengan keinginan kita secara khusus sangat sulit. Kamu pasti akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membandingkan antara vendor yang satu dengan yang lainnya untuk mendapatkan fasilitas yang paling menguntungkan.

5. Fokus pada esensi, bukan kesempurnaan melulu

ilustrasi fokus nikah via seputarpernikahan.com

Pada dasarnya, tidak ada acara pernikahan yang sempurna. Ada-ada saja hal yang memungkinkan acara berpotensi tidak berjalan dengan lancar. Contohnya, hal-hal yang tidak bisa dikontrol secara manusiawi seperti cuaca. Jika kamu telah mempersiapkan acara pernikahan berkonsep outdoor, tentu saja faktor ini akan sangat berpengaruh.

Jika kamu terlalu fokus untuk membuat segala sesuatu menjadi sangat sempurna, percayalah jika persiapan pernikahan tersebut seolah-olah tidak akan pernah selesai. Berapa pun waktu yang kamu miliki, bisa dipastikan itu akan selalu terasa kurang.

Jadi, kamu harus terlebih dahulu mengatur pikiranmu untuk selalu berfokus pada esensi sebuah momen, bukan pada kesempurnaan yang harus dicapai. Dengan cara berpikir seperti ini, kamu bisa lebih bebas mempersiapkan segala sesuatu dan tidak justru merasa tertekan atau berbeban berat karena harus selalu sempurna.

6. Belilah ornamen dan properti untuk dekorasi daripada membuat sendiri

Saat ini, konsep DIY (do it yourself) sedang digemari. Dengan menggunakan konsep ini, sebuah acara terkesan lebih unik dan berbeda. Namun, memilih konsep DIY untuk tipe persiapan pernikahan singkat cukup sulit diwujudkan. Kamu pasti dikejar waktu untuk melakukan hal-hal lain juga.

Oleh karena itu, pilihan terbaik adalah memesan berbagai ornamen yang berkaitan dengan dekorasi secara online. Salah satu tempat pilihan yang bisa kamu andalkan adalah di Dekoruma. Di sini, kamu bisa memilih berbagai dekorasi cantik dan menawan yang secara estetika tidak kalah dari benda hasil DIY.

Ada banyak pilihan, mulai dari lampu gantung, hiasan dinding, dan sebagainya, yang bisa kamu beli untuk dipasang di gedung atau lokasi acara nanti.

Jika kamu menyewa gedung beserta paket katering dan dekorasinya, ini pun akan lebih baik dan praktis. Kamu hanya perlu menambahkan sentuhan-sentuhan kecil yang akan membuat suasana menjadi lebih homy ketimbang terkesan resmi dan berjarak.

7. Siap mental menghadapi tekanan

ilustrasi mental pernikahan via hellosehat.com

Salah satu tantangan bagi pasangan yang akan menikah adalah tekanan yang ada, baik dari sisi waktu maupun harapan orang-orang di sekelilingnya. Setiap pasangan tentu mengusahakan yang terbaik untuk melangsungkan pernikahan impian. Namun, dibutuhkan energi yang besar untuk mewujudkan hal tersebut.

Semakin sedikit waktu yang kamu punya, semakin tinggi tekanan yang akan kamu rasakan. Oleh karena itu, kamu dan pasangan tentu harus siap mental. Jangan sampai,hanya karena ingin menikah dalam waktu yang cepat, segalanya justru menjadi tidak berjalan lancar.

Ajaklah pasangan untuk saling memahami kondisi yang kalian hadapi berdua sehingga menjadi semakin peduli dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya konflik yang bisa menghambat persiapan pernikahan kamu.

Persiapan Pernikahan: Hindari 7 Kesalahan Ini!

Seperti apakah kesalahan-kesalahan yang seringkali tidak terealisasi dan gagal dalam persiapan pernikahan ini?

1. Memesan Tempat Sebelum Membuat Daftar Tamu

ilustrasi tempat pernikahan via yandex.com

Bentuk kesalahan pertama dalam persiapan pernikahan adalah memesan gedung pernikahan sebelum membuat daftar tamu yang jelas. Tentu saja hal ini sangat riskan dan berpotensi membuat pernikahan Anda akan berubah menjadi kacau. Untuk membuat para undangan lebih nyaman saat resepsi berlangsung tentunya tempat yang cukup dan sesuai kapasitas merupakan hal yang harus dipenuhi. Jangan sampai Anda terburu memesan tempat namun jumlah tamu yang Anda undang ternyata melebihi kapasitas tempat. Tentu hal ini akan membuat tamu tidak nyaman berada di tempat yang begitu sesak. Dan akhirnya hal ini akan menjadi bumerang untuk Anda sendiri.

Sebaliknya jika Anda telah memesan tempat yang ternyata jumlah tamu yang Anda undang ternyata sedikit, tentu hal ini akan merugikan Anda. Maka dari itu Anda harus terlebih dahulu menuliskan dan menentukan jumlah tamu yang akan Anda undang sebelum menentukan tempat yang akan Anda pakai. Dengan hal ini maka Anda akan membuat tamu lebih nyaman dan resepsi pernikahan pun akan berjalan lebih baik dan sukses.

2. Terlalu Terburu-buru Menentukan Konsep Pesta Pernikahan

Tema atau konsep pesta pernikahan memang sesuatu yang ditunggu-tunggu para tamu undangan. Dalam menentukan konsep pernikahan ini Anda harus merencanakan dan mendiskusikanya dengan matang bersama calon pasangan dan keluarga Anda serta keluarga mertua Anda. Bisa jadi akan ada beberapa perbedaan yang diinginkan oleh pasangan atau keluarga tentang konsep pernikahan ini. Saat hal ini terjadi, maka lakukan diskusi yang baik untuk bisa menentukan dan menyepakati bersama tentang konsep pernikahan yang akan dilangsungkan. Dengan adanya kesepakatan bersama ini maka pernikahan Anda pun akan memiliki peluang berjalan dengan lancar dan sukses karena mendapatkan dukungan yang banyak pihak.

3. Melupakan Dokumen Penting Pernikahan

ilustrasi dokumen nikah via blog.goethe.de

Dalam melangsungkan pernikahan, dokumen tentunya meruapakn hal yang wajib dipenuhi. Beberapa dokumen seperti KTP, akta kelahiran, surat nikah dan lainnnya merupakan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengesahkan pernikahan Anda dengan pasangan. Sayangnya tidak sedikit dari beberapa orang yang ceroboh dengan lupa mengurus dokumen atau membuat dokumen ini hilang. Mereka terlalu berfokus pada penyelenggaraan agenda pernikahan hingga lupa mempersipkan dokumen yang menjadi persyaratannya.

4. Terlalu Terburu-buru Menyewa Gaun Pengantin

Gaun pengantin memang hal yang wajib dikenakan pengantin saat resepsi. Maka tak heran jika banyak pengantin yang sedang mempersiapkan pernikahannya berhasrat untuk selalu menyewa gaun jauh-jauh hari. Faktor ketersediaan yang terbatas menjadi alasan mereka mengapa mereka ingin fitting dan menyewanya jauh-jauh hari. Padahal gaun pengantin adalah busana yang harus dikenakan dengan tepat dan pas sesuai dengan tubuh Anda. Sedangkan kita tahu sendiri bahwa tubuh kita tak selalu sama disetiap waktu. Ada kalanya disuatu waktu bobot tubuh turun namun bisa jadi naik. Nah, saat Anda menyewa gaun dengan masa yang jauh dari hari –H, bagaimana jika terjadi perubahan bentuk tubuh pada diri Anda? tentu hal ini akan merugikan Anda. Maka dari itu Anda sebaiknya menyewa gaun pada hari-hari menjelang waktu pelaksanaan, agar proses fitting sesuai dan tepat dengan saat Anda benar-benar harus mengenakannya di resepsi pernikahan.

5. Over Dieting dan Over Treatment

ilustrasi over dieting via stylecraze.com

Memiliki tubuh yang bagus saat resepsi pernikahan memang akan membuat pengantin akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Maka tak heran jika banyak pengantin terutama pengantin wanita melakukan diet atau melakukan treatment pada tubuhnya agar terlihat bagus saat hari-H. Anda memang sah-sah saja melakukan ini. Tapi yang harus Anda ingat dalam melakukan diet dan treatment ini Anda harus tetap terkontrol. Anda tidak boleh melakukannya secara berlebihan atau over. Perlakukan yang berlebihan terhadap tubuh bukan tidak mungkin akan membuat Anda malah menderita sakit pada saat pelaksanaan resepsi berlangsung.

6. Terlalu Berhemat

Anda memang sah-sah saja mengatur resepsi pernikahan ini dengan sederhana dan hemat. Namun tahukah Anda dalam sebuah acara apalagi acara pernikahan, Anda tidak bisa menganggarkan dana terlalu minim atau pas. Anda harus melebihkan dana untuk beberapa pos terutama untuk konsumsi. Anda mungkin saja bisa mendapatkan jumlah undangan tamu yang akan datang, namun siapa yang bisa tahu jika mereka datang bersama-sama dengan anak-anak atau saudara-saudara mereka. Saat terjadi hal ini hal yang paling mungkin bisa Anda antisipasi adalah menyediakan dana lebih terutama untuk konsumsi bila ternyata ada banyak tamu yang melebihi data undangan.

7. Menggunakan Teman atau Sahabat Sebagai “Petugas” Di Wedding Kita

ilustrasi teman sebagai petugas wedding via pupututami.com

Beberapa teman atau sahabat Anda bisa jadi ada yang memiliki usaha wedding organizer yang bisa menghandle acara resepsi kita. Namun tahukah Anda bahwa tidak semua teman atau sahabat bisa melaksanakan pekerjaannya secara maksimal dan profesional. Tentu Anda ingin menjadikan resepsi pernikahan Anda berjalan dengan lancar dan sukses kan. Maka dari itu kesuksesan umumnya hadir dari pekerjaan yang dilakukan secara profesional. Nah jika Anda menggunakan jasa teman Anda untuk pernikahan, sebaiknya pastikan teman Anda adalah orang yang bisa bekerja secara optimal dan profesional. Hubungan pertemanan seringkali memang membuat pekerjaan menjadi lebih cair dan lunak, inilah yang harus Anda waspadai saat akan menggunakan teman sebagai “petugas” di weeding Anda.

Tidak ada yang mustahil jika dilakukan dengan niat yang kuat dan usaha yang baik. Bahkan, waktu yang singkat pun bukan sebuah halangan untuk mempersiapkan pernikahan yang sempurna. Perencanaan yang matang akan memberikan pernikahan yang baik dan sukses. Karena persiapan pernikahan yang tergesa-gesa biasanya akan banyak sekali kekurangannya. Semoga berhasil, ya.
Top