Pengertian Qurban dan Ketentuan Hewan Kurban Baik Kambing, Sapi ataupun Unta

Komentar

pengertian qurban via pengertianbanjir.blogspot.com

Pengertian qurban, hukum, dan ketentuan hewan qurban harus kita fahami sebagai umat Islam. Qurban merupakan salah satu ibadah yang asal muasalnya dari kisah Nabi Ibrahim 'alayhis salam dan Nabi Isma'il. 

Dalam Islam, ibadah qurban memiliki kedudukan yang agung. Dengannya, seorang hamba bisa mendekatkan diri kepada Allah. Sebagai umat islam, kita harus tahu apa itu Qurban. karena kita di sunahkan untuk Qurban. Apa Arti Qurban dalam Islam. Apa arti qurban secara harfiah? 

Kurang dari satu bulan lagi, umat islam di seluruh dunia akan merayakan ‘hari raya kedua’ terbesar selain Idul Fitri yang telah kita lalui. Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah setiap tahunnya dan pada tahun 2018 ini akan jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018 pastinya memiliki kenangan tersendiri yang sulit untuk Anda lupakan, mungkin di waktu kecil. Apa sebenarnya makna dari hari raya qurban ? Lalu, apa maksud dari kata Qurban apabila ditinjau dari bahasa ?

Kali ini kita akan membahas tentang Qurban atau kurban, mulai dari pengertian qurban, hukum  berqurban, dalil qurban, ketentuan hewan qurban.

Baca Juga : Sebelum Membeli Kambing Kurban, Baiknya Perhatikan Penjelasan Berikut

Pengertian Qurban

Pengertian Qurban (kurban) adalah hewan tertentu yang disembelih bagi manusia untuk menjadi lebih dekat dengan kasih sayang Allah. Dalam fiqh qurban disebut “udhiyya” yang berarti hewan yang disembelih saat Idul Adha. Kami menyebutnya “qurban”.

Menyembelih binatang disebut “tadhiyya” yang berarti menyembelih hewan khusus pada waktu tertentu dengan niat ibadah dan ketaatan. Ini juga dapat disebut “zabh” dan “Nahr”.

Menurut salah satu ceramahnya, Ustadz dr. Amir Faishol Fath mengungkapkan bahwa secara bahasa pengertian qurban berasal dari kata Qoroba Yaqrobu yang artinya mendekat. Oleh karena itu pengertian qurban adalah salah satu ibadah yang mendekatkan diri seseorang kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Menurut bahasa, pengertian Qurban adalah pendekatan diri kepada Allah SWT. Menurut Syara’, Qurban adalah beribadah untuk mendekatkan diri pada Alloh SWT. Kurban berarti dekat atau mendekat atau disebut Udhhiyah atau Dhahiyyah yang secara harfiah berarti hewan sembelihan.

Bagi umat islam, ritual kurban dilakukan pada bulan 10 Djulhijjah (hari nahar) dan 11, 12 dan 13 Djulhijjah (hari tasyrik) bertepatan pada hari raya Idul Adha.

Hukum Qurban

Ada 2 hukum qurban yaitu sunah muakad dan wajib :
  • Sunah muakad adalah sunah yang dianjurkan. Dasar berkurban hanya karena mampu.
  • Wajib adalah keharusan, karena adanya nadzar atau janji baik nadzar hakikat atau nadzar hukum.

Dalil Qurban

Dalil Qurban diantaranya terdapat dalam QS. Al Kautsar ayat 2 yang artinya berbunyi: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah (anhar)“

Ketentuan Hewan Kurban

Ada beberapa ketentuan hewan yakni :

1. Hewan-Hewan
Hewan yang boleh dikurbankan dapat dilihat dari umurnya, yaitu:
  • Unta yang telah berumur 5 tahun memasuki tahun ke 6
  • Sapi yang telah berumur 2 tahun memasuki tahun ke 3
  • Kambing/domba yang sudah berumur 2 tahun dan sudah tanggal gigi.

2. Penyembelihan dilaksanakan pada tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah
3. Berqurban didasari atas niat karena Allah dan mendekatkan diri pada-Nya
4. Qurban kambing cukup untuk 1 orang, sapi dan unta untuk 7 orang

Hewan yang tidak diperbolehkan untuk qurban yaitu:
  • Hewan yang penyakitnya terlihat dengan jelas atau kasat mata.
  • Hewan yang buta
  • Hewan yang pincang kakinya dan parah kondisi pincangnya.
  • Hewan yang sumsum tulangnya tidak ada, karena kondisinya sangat kurus sekali.
  • Rasulullah saw bersabda, “Ada empat penyakit pada binatang kurban yang dengannya kurban tersebut tidak mencukupi, yaitu yang buta dengan kebutaan yang nampak sekali, dan yang sakit dan penyakitnya terlihat sekali, yang pincang sekali, dan yang kurus sekali.”
  • Hewan yang cacat yaitu yang telinga atau tanduknya sebagian besar hilang.

Semoga, sedikit penjelasan mengenai pengertian qurban ini bisa memberikan ilmu  kepada Anda. Sehingga Anda bisa tepat dalam melaksanakan ibadah sunnah. Wallahua’alam.
Top