Orang Tua Perlu Tau!! Begini Cara Merawat Gigi Balita yang Benar

Komentar
Tak ingin gigi anak anda keropos ? Ini cara yang harus dilakukan

Kebanyakan orang tua menghiraukan masalah kesehatan gigi anaknya dan baru merasa menyesal ketika anak sudah besar. Untuk mengatasi hal itu, inilah beberapa cara merawat gigi bayi anda yang benar sejak dini.



Image from umparan.com

Seperti yang dilansir oleh kumparan.com, Merawat gigi balita sejak dini sangatlah penting. Bila lalai, bukan tak mungkin muncul gangguan-gangguan pada gigi yang berujung pada gangguan tumbuh kembangnya.

Akibatnya, berbagai kemampuannya tidak bisa berkembang secara optimal. Contohnya, gangguan berkomunikasi atau sulit makan.

Untuk membiasakan merawat kesehatan gigi balita, sebagai orang tua Anda perlu memberi contoh serta menerapkan aturan yang telah disepakati bersama di rumah, Moms.

Nah sebelum mengajarkan si kecil untuk merawat giginya, sebagai orang tua Anda perlu memperhatikan beberapa hal di bawah ini.

Baca juga : 10 Makanan yang Bisa Mempercepat Penyembuhan Patah Tulang

Berikut cara merawat gigi balita yang benar :

1. Bila gigi balita Anda belum tumbuh, gusinyalah yang dibersihkan. Gunakan kapas atau kain kasa steril yang dicelup air matang dan oleskan pada gusi bayi Anda.

Pastikan tak ada sisa-sisa susu dan makanan di dalam mulutnya. Jangan lupa membersihkan lidah, langit-langit mulut dan pipi bagian dalam.

2. Jika bakal gigi sudah kelihatan, jangan langsung menggosok giginya dengan sikat gigi nilon. Bersihkan dengan kain kasa steril yang dibasahi air matang.

Anda bisa juga menggunakan sikat gigi khusus yang dimasukkan ke telunjuk ibu. Sikat gigi ini lunak karena terbuat dari silikon dan dapat pula digunakan untuk menggosok lidah.

3. Jika gigi si kecil baru tumbuh sekitar dua atau empat buah, jangan gunakan sikat gigi anak. Gunakan saja kain kasa steril. Setelah gigi anak tumbuh lebih dari 8, umumnya di usia 10-14 bulan, baru bisa digunakan sikat gigi bayi yang mempunyai ujung kecil dan berbulu halus.

4. Gunakan pasta gigi khusus untuk anak, setelah ia berusia lewat setahun. Untuk anak yang masih beum dapat berkumur, gunakan pasta gigi yang bila tertelan tidak berisiko bagi kesehatannya.

Baca juga : Begini Cara Memasak Mie Instan Agar Kandungan Lilin yang Merusak Otak Didalamnya Hilang

5. Saat mengajari menggosok gigi, posisi Anda sebaiknya di belakang anak sambil memegang dagungnya. Posisi ini bisa membantu untuk melihat semua gigi balita Anda.

6. Terapkan aturan, kapan saat tepat menggosok gigi. Sekurang-kurangnya si kecil harus menggosok gigi dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Lebih baik lagi bila Anda membersihkan giginya setiap kali setelah makan.

Semoga bermanfaat..
Top