Masya Allah! Erdogan : Mereka Punya Dolar, Tapi Kita Punya Allah

Komentar

Jika Mereka Punya Dolar, Kita Punya Allah dan Rakyat! dilansir dari youtube.com

Meski dihajar habis-habisan lewat ekonomi, Turki tak pernah merasa gentar.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bahkan kembali menegaskan pihaknya tak akan tunduk pada Amerika Serikat.

Bahkan Presiden Erdogan sesumbar seperti ini!

Baru-baru ini Turki sedang dilanda masalah. Mata uangnya, lira, terjun bebas. Bahkan inflasi pun melejit tinggi hingga lebih dari 16%.

Beban ekonomi negara itu pun bertambah akibat depresiasi lira karena di saat bersamaan ekspor Turki menghadapi tekanan menyusul sanksi dari Amerika Serikat (AS).

Menanggapi tekanan AS tersebut, Erdogan meminta pendukungnya yakin, bahwa Amerika tak akan bisa meruntuhkan Turki.

"Mereka tak akan bisa membuat kita runtuh, dan mereka tidak akan pernah bisa. Bila mereka punya dolar, kita punya Allah!," ujar Erdogan di depan ribuan para loyalis Partai AKP, Sabtu (18/8/2018).

Dilansir dari media Turki, Hurriyet Daily News, di sepanjang pidatonya, Erdogan memang sama sekali tak menyebut kata Amerika.

Tapi, jurnalis meyakini Erdogan menujukan pidatonya ini untuk Amerika, menyusul ketegangan hubungan antara Turki dan Amerika yang makin memanas.

BACA JUGA: Namanya Dicatut Jadi Juru Kampanye Prabowo-Sandi, Ini Jawaban Menohok UAS

Erdogan menyebut pemerintah Turki tidak akan tunduk pada negara yang seolah menjadi rekan kerjasama, tapi sejatinya malah membuat Turki sebagai sasaran empuk dan 'pijakan anak tangga'.

"Kami katakan pada mereka, kami tahu permainan apa yang mereka mainkan, dan kami balik menantang mereka. Turki tak akan tunduk ke mereka yang bertindak semau sendiri, dengan memeras dunia," ujar Erdogan.

Diketahui, Hubungan Turki dan Amerika memanas setelah penangkapan warga Amerika bernama Andrew Brunson di Turki.

Andrew, seorang pastur, ditangkap pemerintah Turki atas tuduhan ikut terlibat dalam gerakan kudeta pemerintahan rezim Erdogan, pada 2016. Brunson terancam penjara selama 35 tahun.

Di saat bersamaan, pemerintah Amerika mencekal Menteri Hukum Turki, Abdulhamit Gul dan Menteri Dalam Negeri, Suleyman Soylu.

Tak hanya itu, Donald Trump kemudian menerapkan kebijakan ekonomi yang membuat mata uang Lira Turki, ambruk. Bahkan Amerika menaikkan tarif impor barang dari Amerika masuk ke Turki.

Hal yang patut dicontoh dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Seberapapun besarnya dunia memerangi Islam, jangan pernah gentar!

Karena bagaimanapun usaha kaum kafirin, kaum munafikin, dan siapapun yang mengikuti jejak mereka untuk menjatuhkan dan menghinakan Islam, sungguh Islam takkan terpengaruh, Islam akan tetap terjaga dengan baik, karena Allah telah menjamin untuk menjaganya.

Allah telah berfirman (yang artinya): “Mereka ingin memadamkan ‘cahaya Allah’ dengan mulut mereka, namun Allah menolak kecuali menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang orang kafir membencinya“. (QS. Attaubah: 32).

Yakinlah, bawasanya Allah selalu bersama kita di mana saja kita berada.
Top