Alamat Makam Sunan Kalijaga dan Sejarah Singkatnya

Komentar

makam sunan kalijaga via nengdee.wordpress.com

Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu adalah wisata religi paling ikonik di Demak selain Masjid Agung Demak. Sosok Sunan Kalijaga sebagai salah seorang anggota Walisongo yang paling fenomenal menjadi daya pikat paling magnetis bagi para peziarah dari berbagai penjuru daerah.

Makam Keramat atau petilasan keramat yang patut untuk di kunjungi adalah makam dari salah satu 9 wali (wali songo) penyebar agama islam di tanah Jawa, yaitu Makam Kanjeng Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga atau orang jawa juga menyebutnya Sunan Kalijogo adalah salah satu dari 9 Wali yang menyebarkan agama islam di tanah Jawa.

Kepiawaian beliau dalam menyebarkan agama islam di tanah Jawa sudah sangat di kenal, bahkan cara beliau dalam menyampaikan islam kepada masyarakat dengan gaya yang unik membuat Sunan Kalijaga bisa mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat Jawa.

Sunan Kalijaga dikenal sebagai salah satu penyebar agama islam yang menggunakan pendekatan budaya dalam penyampaiannya, seperti menggunakan gamelan, seni ukir, wayang, seni suara (nyanyian), dan perangkat budaya lain sebagai sarana berdakwah.

Sejarah Singkat Mengenai Sunan Kalijaga


ilustrasi sunan kalijaga via algoruk.blogspot.com

Kanjeng Sunan Kalijaga (Sunan Kalijogo), mempunyai nama kecil Raden Said, beliau adalah putra dari seorang Adipati di Tuban yang bernama Tumenggung Wilatikta, biasa dikenal juga dengan sebutan Raden Sahur. Sunan Kalijaga diperkirakan lahir pada tahun 1450, selain memiliki nama Raden Said, beliau juga dikenal dengan nama Syeh Malaya, Lokajaya, Raden Abdurrahman, dan juga Pangeran Tuban.  Ada banyak versi yang menyebutkan mengenai penamaan atau gelar dari Sunan Kalijaga sebagian masyarakat Cirebon mempercayai bahwa gelar atau nama Sunan Kalijaga di ambil dari nama salah satu daerah di Cirebon yaitu Desa Kalijaga, konon Raden Said pernah berendam di sungai (kali), itu sebabnya disebut Kalijaga (menjaga sungai).

Ada juga versi lain yang mengatakan bahwa Kanjeng Sunan Kalijogo merupakan orang Jawa asli yang lahir di Tuban sebagai putra dari Adipati Tuban. Selain dua versi diatas ada versi lain yang menyebutkan bahwa Syehk Malaya atau Sunan Kalijaga memiliki silsilah dengan Baginda Rasullulah dan merupakan keturunan Arab. Dan bila di lihat dari kisah Babad Tuban Raden Abdurrahman atau yang juga di kenal dengan sebutan Aria Teja berhasil mengislamkan Adipati Tuban, yakni Arya Dikara lantas mengawini putri dari Adipati tersebut. Beda pula dengan penuturan dari sejarawan lain salah satunya adalah De Graff yang menyatakan bahwa Abdurrahman (Aria Teja) memang benar memiliki silsilah dengan Ibnu Abbas yang tak lain adalah paman dari Nabi Muhammad SAW.


ilustrasi sunan kalijaga via romibudiansyah.blogspot.com

Dari beberapa kisah mengatakan bahwa sebelum Raden Said sebelum menjadi wali songo, merupakan pencuri yang budiman, Ia mengambil hasil bumi dari orang-orang kaya dan membagi-bagikannya kepada rakyat miskin. Dan pada suatu ketika saat Raden Said kecil berada ditengah hutan beliau bertemu dengan seorang kakek yang memegang tongkat emas, melihat tongkat tersebut Raden Said berusaha merebutnya dari tangan sang kakek yang ternyata adalah Sunan Bonang. Melihat hal itu Sunan Bonang lantas menasehatinya dan mengatakan bahwa cara yang di tempuh oleh Raden Said adalah tidak benar, Allah tidak menerima amalan yang buruk.

Sunan Bonang kemudian menunjuk kepada pohon Aren, tiba-tiba saja daun dari pohon aren tersebut berubah menjadi emas, lantas Sunan Bonang mengatakan kepada Raden Sahid, "Ambilah daun aren emas itu, jika kamu tidak mau susah-susah berusaha untuk mendapatkan harta". Melihat keajaiban tersebut Raden Said meminta untuk menjadi murid dari Sunan Bonang. Tidak serta merta menjadikannya murid Sunan Bonang memberikan syarat pada Raden Sahid untuk bertapa, Sunan Bonang berjalan menuju ke tepi sungai lalu menancapkan Tongkat emasnya, kemudian ia menyrurh Raden Said untuk menjaga tongkatnya tersebut. "Jangan beranjak dari sini sampai saya datang" begitulah pesan dari Sunan Bonang sebelum pergi.

Tertarik untuk menjadi murid dari Sunan Bonang, Raden Said pun melaksanakan perintah tersebut, ia duduk bersila di dekat tongkat Sunan Bonang hingga bertahun-tahun lamanya. Tiga tahun kemudian, Sunang Bonang mendatangi Raden Said yang tengah tertidur di dekat tongkatnya, ia membangunkan Raden Said dan kemudian memberinya julukan / gelar Kalijaga (menjaga sungai). Kalijaga banyak  mendapatkan pelajaran Agama dari Sunan Bonang, dan kemudian berdakwah menyiarkan agama islam yang juga dikenal dengan sebutan Sunan Kalijaga.

Baca Juga : Sejarah Sunan Kalijaga yang Patut Kita Teladani Kegigihanya

Alamat Makam Sunan Kalijaga


ilustrasi makam sunan kalijaga via antarafoto.com

Alamat makam keramat salah satu dari walisongo ini terletak di Desa Kadilangu, Kab Demak, (Bintoro), Jawa Tengah. Kalau dari kota Semarang arahnya ketimur, bila ditempuh dengan kendaraan roda 4 kurang lebih satu hingga satu setengah jam perjalanan,  Alamat makam keramat kadilangu atau makam kanjeng Sunan Kalijaga cukup mudah di temukan karena di sepanjang jalan ada rambu-rambu atau petunjuk jalan yang memang mengarah ke Masjid Kadilangu (Makam Sunan Kalijogo).
Bahkan bagi orang awam sekalipun yang tidak hafal jalan, dapat dengan mudah menemukannya, Anda bisa bertanya kepada masyarakat sekitar Demak, mereka pasti sangat tahu dimana alamat makam keramat Sunan Kalijogo atau petilasan Sunan Kalijogo.

Makam Sunan Kalijaga sangat ramai di kunjungi oleh para peziarah, mereka datang dari berbagai penjuru tanah air. Tidak hanya masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya saja, bahkan yang dari luar Jawa pun dapat di jumpai disana. Tak hanya masyarakat biasa, bahkan para pejabat tinggi, artis-artis dan para tokoh-tokoh negara tidak sedikit yang berkunjung ke makam Kanjeng Sunan Kalijaga di Kadilangu ini.

Keramat Makam Kadilangu (Makam Sunan Kalijogo)

iluatrasi makam kalijaga via kajiansupranatural.blogspot.com

Kanjeng Sunan Kalijaga adalah salah satu Wali Songo yang memiliki kesaktian tinggi, beliau juga ikut ambil bagian dalam pembangunan Masjid Agung Demak, yang terkenal dengan soko kayu. Selain dikenal sakti Kanjeng Sunan Kalijaga juga terkenal "Mandi Pangucape" (Ucapannya Manjur/ampuh), apapun yang keluar dari mulut Sunan Kalijaga bisa terwujud. Tak heran jika makam beliau banyak didatangi oleh orang-orang penting untuk ngalap berkah, Banyak yang percaya bahwa datang kemakam  kadilangu, dan berdoa disana, maka akan dimudahkan Rejekinya, di naikkan jabatannya, dipermudah jodoh, cepat mendapatkan apa yang diingnkannya dan juga menjadikan hati tenang dan menjauhkan dari segala persoalan hidup.

Demikian artikel mengenai makam Sunan Kalijaga, Wali Songo dari Jawa Tengah. Semoga menambah wawasan bagi Anda. Mohon maaf jika ada kekurangan.
Top