12 Kewajiban Anak Di Rumah yang Wajib Orang Tua Ajarkan Agar Menjadi Anak yang Taat

Komentar

kewajiban anak di rumah via sumber.com

Orang tua wajib mengajarkan anak tenang hak dan kewajiban anak di rumah. Karena, agar kelak anaknya menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Lantas, apa saja kewajiban anak di rumah? Simak berikut ini. 

Anak merupakan investasi orang tua yang amat berharga, baik di dunia maupun di akhirat. Anak memiliki hak dan kewajiban yang harus orang tua ajarkan.

Kewajiban Anak Di Rumah harus diajarkan sejak dini dan disesuaikan dengan usianya.

Kewajiban adalah suatu yang harus kita laksanakan setelah menerima hak. Setiap anak berhak menerima haknya sebagai seorang anak dan anak juga harus melaksanakan kewajibannya.

Setiap manusia memiliki hak dan kewajiban termasuk juga anak, dan sebagai pelajar juga. Hak adalah segala sesuatu yang harus diterima.

Sementara itu, kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan menurut aturan yang berlaku. Kewajiban dan hak harus dilaksanakan dengan seimbang agar tidak terjadi ketimpangan. Hak diperoleh setelah melaksanakan kewajiban.

Jika kita telah dikaruniai Tuhan seorang anak, maka tugas orang tua ialah mengarahkan terhadap anak berkenaan hak dan kewajiban anak di rumah.

Sebab Allah telah memberi tambahan amanah kepada kita untuk menjaga, merawat dan mendidiknya dengan baik. Sebelum mengetahui hak dan kewajibannya sebagai anggota masyarakat, seorang anak harus mengetahui hal-hal pada skala kecil, yakni dalam keluarga, yakni kewajiban anak di rumah.

Kita mesti mengupayakan membesarkannya hingga anak anak tumbuh dewasa dengan baik dan berakhlak mulia. Salah satu akhlak mulia hasil didikan orang tua bisa terlihat dari kewajiban anak di rumah yang taati dan dilaksanakan.

Kewajiban anak di rumah di bawah ini bisa menumbuhkan kepribadian dan akhlak yang baik bagi si anak. Dan sebetulnya ada banyak sekali hak hak yang mesti dipenuhi oleh tiap-tiap anak disaat di rumah.

Namun, kali ini kami hanya merangkum kewajiban-kewajiban yang paling penting dan utama.

Baca Juga : Cara Mudah, Mengenalkan 25 Nabi dan Rasul Kepada Anak Sejak Dini

Kewajiban Anak di Rumah yang Harus Dilakukan

1. Membantu Orang Tua

membantu orang tua via rebanas.com

Kewajiban anak di rumah yang paling dasar adalah membantu orang tuanya dalam segala hal yang dia mampu, sesuai usianya. Caranya dengan meringankan pekerjaannya, menuruti omongan orang tua, dan lain – lain. Untuk anak yang masih balita, orang tua perlu mengajarkan pentingnya bila anak bisa membantu orang tuanya.

2. Membersihkan tempat tinggal

Sebenarnya membersihkan tempat tinggal juga merupakan bagian dari salah satu cara membantu orangtua di dalam meringankan pekerjaannya.

Tetapi pada artikel ini kewajiban anak di rumah membersihkan tempat tinggal dipisahkan sebab poin juga tak kalah penting. Membiasakan membersihkan tempat tinggal dapat melatih kemandirian si anak.

Jadi sebaiknya seorang anak diajarkan sehingga tidak cuma bisa menjaga kebersihan dirinya sendiri. Namun menjaga kebersihan tempat tinggal juga mesti ditanamkan terhadap anak. Katakanlah padanya, “Nak, menjaga kebersihan tempat tinggal adalah kewajiban dan tanggung jawab kamu juga”

3. Patuh Kepada Peraturan Orang Tua

Tentu saja kewajiban anak dirumah yang utama dan pertama adalah menaati perintah kedua orang tua atau bisa diterjemahkan berbakti kepada orang tua.

Dalam Islam sendiri sangat menganjurkan seorang anak untuk berbakti kepada orang tua. Misalnya mendengarkan perintahnya, membantu meringankan pekerjaan orang tua dan tidak menyakiti hatinya.

Apa saja yang diperintahkan oleh orang tua mesti seorang anak taati dan patuhi, kecuali kecuali orang tua memerintahkan kepada kemaksiatan. Nabi SAW bersabda:

لاَطَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِى مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ

“Tidak ada ketaatan bagi seorang hamba disaat diperintah untuk bermaksiat kepada Allah” (HR.at-Tirmidzi)

Kewajiban anak di rumah yang utama di atas mesti diajarkan terhadap anak sejak dini sehingga kelak dewasa ia jadi biasa menghormati dan membantu siapa saja yang membutuhkan

4. Belajar

belajar via dik.mik.id

Jika anak sudah memasuki usia sekolah, tentu kewajiban anak di rumah akan bertambah dengan mengulang pelajaran atau mengerjakan pekerjaan rumah yang di dapatnya dari sekolah.

Kesempatan bermain anak akan berkurang apabila ia telah masuk sekolah dan disinilah peran orang tua untuk mengajarkan kepada anak tentang tanggung jawab barunya, yaitu belajar dengan baik untuk bekal masa depannya.

Orang tua juga bisa menerapkan cara mengajari anak membaca dengan mudah untuk membantu proses belajar anak.

5. Belajar Agama

Kurangnya pemahanan akan agama bisa menjadi penyebab kenakalan anak jaman sekarang. Untuk anak yang menjalani pendidikan di sekolah negeri, pelajaran agama biasanya sudah diajarkan di sekolah walaupun tidak seintensif seperti di sd khusus islam, misalnya.

Karena itu untuk yang beragama islam, di rumah biasanya didatangkan guru mengaji untuk anak, yang bisa mengajarkan kepada anak ilmu agama yang kurang didapatnya di sekolah.

Namun orang tua juga sebaiknya tidak lepas tangan dalam mengajari agama kepada anaknya. Belajar agama menjadi hal yang wajib untuk anak lakukan di rumah, untuk meningkatkan pemahaman agamanya dengan lebih baik.

Orang tua juga bisa mengajarkan agama sebagai cara mengatasi anak nakal dan susah diatur. Cara menghindari pergaulan bebas ketika anak sudah dewasa dan menghindari akibat pergaulan bebas adalah dengan memastikan anak memahami agama dengan baik.

Baca Juga : Doa-doa Pendek yang Wajib Diajarkan Kepada Anak Sejak Umur 1,5 Tahun

6. Mandiri

Kewajiban anak di rumah selanjutnya adalah mandiri. Meskipun di rumah ada orang tua, kakak/adik atau pun anggota keluarga yang bisa membantu tetapi untuk hal-hal keperluan pribadi, seorang anak wajib melakukannya sendiri.

Seorang anak mesti jadi pribadi yang mandiri, tidak manja dan tidak tergantung terhadap orang lain. Yang pastinya orang tua harus mulai mengajarkannya hidup mandiri mulai dari hal-hal kecil sehingga bertanggung jawab atas segala yang ia kerjakan dan membimbingnya melakukan perannya di rumah.

7. Bangun pagi

Salah satu kewajiban anak di rumah yang bisa menumbuhkan kebiasaan baik yakni bangun pagi. Hal ini berlaku bagi yang telah menginjak bangku sekolah maupun yang belum sekolah.

Tujuannya sehingga mereka bisa beraktivitas mulai pagi hari dan mengambil banyak berkahnya. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

“Ya Allah, berkahilah umatku di kala paginya.” (HR. Abu Dawud 2239)

Selain mendapatkan keberkahan seperti yang disebwutkan pada hadis di atas, manfaat bangun pagi sangat banyak untuk membangun pribadi sang anak untuk senantiasa aktif dan rajin. Yaitu melatih kedisiplinan, berikan kesegaran badan dan beri tambahan stimulus untuk melakukan aktivitas – aktivitas di siang hari.

8. Membersihkan kamar

Setelah mengajarkan bangun pagi, sesudah itu adalah mengajarkan anak untuk membereskan kamarnya sendiri. Sehingga anak dapat mengerti bahwa membereskan kamar adalah kewajiban anak di rumah. Dengan begitu ia tidak dapat mengandalkan orangtuanya ulang untuk membereskan kamarnya lagi.

9. Berpakaian rapi

anak berpakaian rapi via darunnajah.com

Hak anak dirumah yang ketujuh ini juga amat penting untuk ditanamkan terhadap anak sejak dini. Berpakaian rapi merupakan cermin pribadi yang baik.

Dan untuk melatih sehingga ia jadi biasa hidup rapi dan bersih di dalam tiap-tiap keadaan. Yang paling utama adalah kala momen resmi seperti di sekolah, pada acara formal dan di masjid.

Bila anak telah jadi biasa rapi maka dapat memberi tambahan kesan yang baik di mata orang lain yang melihatnya.

10. Meminta izin orang tua

Meminta izin di dalam segala hal merupakan kewajiban anak di rumah namun, tidak hanya di rumah saja, ketika anak berada jauh dari orang tua anak juga wajib meminta izin kepada orang tua.

Anak tidak boleh meninggalkan rumah begitu saja tanpa sepengetahuan orang tuanya. Hal ini untuk menghindari pergaulan yang tidak baik di luar rumah. Misalnya pacaran atau judi dengan temannya.

Sebaiknya orang tua mendidiknya sejak kecil. Ajarkan cara yang baik bagaimana adab sebelum meninggalkan rumah, yakni meminta izin kepada orang tua dengan cara yang baik.

Ajarkan kapan mesti izin dan berilah kepercayaan terhadap diri anak bahwa kita bukanlah orangtua yang over protektif. Namun apa yang kita terapkan itu demi kebaikannya.

11. Menghormati sesama anggota keluarga

Cara mengajarkan anak sehingga bisa menyayangi dan menghargai anggota keluarganya ialah dengan membuatnya merasakan kasih sayang.

Sehingga ia terbiasa bertoleransi dan memiliki rasa empati dan juga kasih sayang terhadap saudaranya. Misal terhadap adiknya dan kakaknya atau anggota keluarga yang lain.

Nabi SAW bersabda kepada Muadz bin Jabal ra.:

وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَن

“Pergaulilah saudaramu dengan akhlak yang baik” (HR. Tirmidzi)

12. Sayang Kepada Anggota Keluarga

Selain menghormati orang lain, anak juga wajib menyayangi anggota keluarganya dengan baik. Orang tua bisa mengajarinya untuk menumbuhkan rasa sayang, misalnya kepada adiknya, kakaknya, atau anggota keluarga lainnya.

Cara mendidik anak yang baik dimulai dari kewajibannya untuk merasakan kasih sayang, maka anak akan terbiasa memiliki toleransi dan rasa empati yang berakar dari perasaaan menyayangi orang lain. Ajarkan anak untuk memberikan kasih sayangnya secara merata.

Itulah 12 poin kewajiban anak di rumah yang mesti diamalkan dan ditanamkan sejak dini oleh orang tua. Bila anak telah tumbuh dewasa kelak ia jadi biasa melakukan kewajiban tersebut dengan baik dan ikhlas tanpa terdapatnya paksaan dari pihak mana pun.

Insya Allah dengan begitu dapat jadi bekal yang baik untuk pembentukan akhlaknya dan masa depannya nanti.
Top