Fakta Viral! Bayi yang Dimandikan Dengan Pemutih Pakaian Oleh Ibu Kandungnya

Komentar

foto: Kondisi bayi yang tubuhnya bersisik dan kulitnyapu hampir mengelupas, dilansir dari brillio.com.

Bikin nagis...

Hati ibu mana yang tega melihat kondisi bayi ini, tubuhnya bersisik dan kulitnyapun hampir mengelupas.

Ternyata seperti ini faktanya!

Orang tua mana yang menginginkan anaknya lahir dengan kodisi cacat atau kekurangan? Apalagi kekurangan yang tidak biasa, disertai dengan penanganan yang juga lebih ekstra.

Seperti ibu berusia 23 tahun bernama Raven Ford ini. Ia mengalami hal tak biasa dengan putrinya yang bernama Amelia Moe sejak usia si anak masih 8 bulan.



Amelia mengidap penyakit kulit langka bernama lamellar ichthyosis. Seperti dikutip dari Metro.com, kondisi ini membuatnya memiliki sel kulit membran yang mengelupas setiap minggu, sehingga tidak bisa menggunakan jenis sabun sembarangan saat mandi.

Raven juga mengatakan bahwa kulit putrinya ini seperti sisik kulit ular yang bisa mengelupas jika diberi sabun bayi pada umumnya.


Ia pun dianjurkan dokter untuk menggunakan 2 sendok cairan pemutih pakaian setiap putrinya mandi.

Tak hanya kulit saja, rambut, kuku, hingga bibir Amelia juga mengelupas dan tidak boleh diberi sembarang makanan saat makan. Raven harus memberi petroleum jelly khusus agar kulit bibir putrinya tak mengelupas.



Wanita asal Irlandia ini juga bercerita saat putrinya lahir, kulitnya menyerupai boneka plastik yang sangat sensitif dan mudah menangis karena kesakitan jika kulitnya mengelupas.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Memberikan 3 Aturan Baru, Ini Kerugian yang Akan Dialami Pasien

Sampai untuk menutup mata dan mulut saja Amelia harus menangis seharian jika hal tersebut terjadi.

Gangguan genetik bernama ichthyosis, bukanlah sebuah kutukan. Orang tua wajib waspada!


Kelainan genetik kulit dapat ditemukan hampir di seluruh dunia meski terdapat perbedaan usia, jenis kelamin, ras, bahkan kondisi geografis.

Ichthyosis adalah kelainan kulit langka yang memiliki penyebab, gejala, dapat didiagnosis untuk lakukanp perawatan medis.

Penyebab ichthyosis salah satunya diduga karena warisan genetik orang tua.

Namun, penyakit ini juga berkaitan dengan tiroid, HIV/AIDS, kanker, atau masalah autoimunAdanya alergi obat dan infeksi juga diduga dapat sebabkan ichthyosis, seperti dilansir dari Boldsky.com.

Jadi orang tua harus berhati-hati saat pemberian obat bagi-anak-anak.

Bagaimana dengan gejalanya?

Secara umum, penderita ichthyosis memiliki proses regenerasi alami kulit yang sangat lambat.

Akibat akumulasi kulit selama bertahun-tahun tidak beregenerasi, penampakannya menyerupai sisik keabu-abuan. Kulit mengalami retakan tentu sangat sangat menyakitkan.

Namun, gejala ichthyosis tidak harus selalu sama.

Selama musim dingin atau saat udara kering, penyakit ichthyosis akan semakin memburuk dan menimbulkan rasa sakit lebih dari biasanya.

Mengunjungi dokter spesialis kulit secara berkala bagi penderita kelainan genetik kulit yang satu ini sangat dianjurkan.
Top