Fakta Rahasia Rokok dan Kopi, Duet Dasyat Menuju Liang Lahat

Komentar

Merokok ditemani secangkir kopi, sangat berbahaya (foto: yanuirdianto.wordpress.com)

Bagi banyak orang, merokok tanpa ditemani secangkir kopi rasanya kurang nikamat.

Padahal merokok sambil ngopi, merupakan kombinasi dasyat penyebab kematian.

Mungkin Anda sehat hari ini, nggak tau besok atau lusa seperti apa! Nggak percaya? Ini buktinya!

Merokok dan minum kopi menyebabkan kekakuan arteri, yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Menurut sebuah studi oleh Charalambos Vlachopoulos, MD, dan rekan-rekannya dari departemen kardiologi di Athens Medical School, merokok dan kopi berinteraksi satu sama lain dan menghasilkan efek yang sangat berbahaya pada jantung.
.
"Mengingat seringnya merokok dan ditambah asupan kafein, efek ini pada fungsi arteri memiliki implikasi penting bagi kesehatan manusia," tulis para peneliti dalam Journal of American College of Cardiology.

Karena efeknya sama, maka kafein dalam kopi serta nikotin dalam rokok bekerja saling menguatkan.

Ketika jantung bekerja terlalu cepat akibat efek kedua senyawa tersebut, maka beban yang ditanggungnya akan meningkat sehingga lama-kelamaan akan cepat rusak.

BACA JUGA: Sulit Berhenti Merokok? Coba 4 Cara yang Sudah Terbukti Ampuh Ini

Menurut Dr H Aulia Sani, SpJP(K) FJCC, FIHA, FASCC, ahli jantung dari RS Sahid Sahirman, rokok sendiri merupakan faktor risiko paling utama pada berbagai kasus gangguan jantung dan pembuluh darah.

Sebagai faktor risiko serangan jantung, rokok bahkan lebih bahaya dibandingkan hipertensi dan riwayat kencing manis atau diabetes mellitus.

Selain mengancam jantung, rokok juga menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronis lainnya terutama kanker, seperti dikutip dari detikhealt.com.

Sedangkan pada perempuan, berbagai senyawa racun dalam rokok juga bisa mengganggu pertumbuhan janin selama masih berada dalam kandungan.

Nah, kalau sudah baca fakta-fakta diatas masih mau terus-terusan ngerokok sambil ngopi?

Kalu sulit berhenti, setidaknya Anda harus bisa mulai untuk mengurangi secara perlahan.

Demikian, semoga bermanfaat!
Top