Diperlakukan Keji Oleh Pemerintah Cina, Berikut 5 Fakta Muslim Uigur

Komentar

Aksi kekerasan polisi China terhadap muslim Uighur (foto: istimewa)

Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami Muslim Uigur.

Sungguh kejam perlakuan pemerintah Cina pada kaum muslim disana. Berikut beberapa fakta tentang Muslim Uigur yang perlu Anda ketahui!

Muslim Uighur adalah etnis minoritas di China yang secara kultural merasa lebih dekat terhadap bangsa Turk di Asia Tengah, ketimbang mayoritas bangsa Han.

Kendati ditetapkan sebagai daerah otonomi, Xinjiang tidak benar-benar bebas dari cengkraman partai Komunis, bahkan selalu mendapat penindasan.

Berikut fakta-fakta menyedihkan Muslim Uigur yang perlu Anda ketahui.

1. Pemerintah China membenci Muslim Uighur

Hubungan antara pemerintah pusat China dan warga muslim etnis Uighur yang berdiam di Provinsi Xinjiang terus memburuk.

Ada 20 juta penduduk muslim di Negeri Panda itu. Termasuk etnis Hui yang salah satu nenek moyangnya adalah Laksmana Cheng Ho, pemimpin armada muslim Tiongkok ke nusantara beberapa abad lalu.

Namun, dibanding etnis lainnya, warga Uighur dilaporkan menerima tekanan lebih besar dari aparat pemerintah yang berpusat di Beijing.

Kajian yang dilansir Global Voices menunjukkan, kecurigaaan Beijing terhadap etnis Uighur berakar sejak dua abad lalu.

2. PBB klaim satu juta minoritas etnis muslim Uighur ditahan di kamp-kamp politik Cina

Komite Hak Asasi Manusia PBB mendapat laporan bahwa pemerintah China menyekap satu juta warga Uighur di kamp-kamp khusus.

Mereka berdalih hal tersebut untuk memerangi ekstrimisme. Laporan ini didapat dari anggota komite Gay McDougall.

"Pemerintah China telah mengubah wilayah otonomi Uighur menjadi sebuah tempat menyerupai kamp besar-besaran," kata McDougall, dikutip dari BBC, Selasa (14/8).

3. Dipaksa ikut partai komunis China

Dalam laporannya, kelompok HAM tersebut warga Uighur ditahan dan dipaksa untuk bersumpah untuk setia kepada Presiden China Xi Jinping.

"Para tahanan (warga Uighur) ditahan tanpa batas waktu, tanpa tuntutan, dan dipaksa untuk meneriakkan slogan-slogan Partai Komunis," ungkap Kongres Uighur Dunia.

4. Disiksa dan takdiberi kesempatan hukum.

Dikatakan juga bahwa mereka merupakan warga-warga miskin yang ditahan tanpa terbukti melakukan kejahatan.

Selain itu, para tahanan juga disiksa dan tidak diberi kesempatan untuk mendapat perwakilan hukum.

Banyak laporan yang mengungkapkan bahwa warga Muslim Uighur telah ditahan selama berbula-bulan di kamp-kamp tersebut. Namun pihak pemerintah China membantah tuduhan tersebut, seperti dikutip dari merdeka.com.

5. Dilarang memakai atribut muslim dan pembatasan ibadah.

Beberapa waktu lalu dilaporkan bahwa, otoritas di Chinamelarang kelompok minoritas Muslim Uighur mengenakan jilbab atau memelihara janggut.

Aturan baru tersebut menambah sederet tindakan represif Pemerintah Beijing terhadap etnis Turk tersebut, seperti dikutip dari kompas.com.

Beijing juga mengeluarkan aturan baru yang melarang warga muslim Uighur melakukan ibadah atau mengenakan pakaian keagamaan di depan umum.

Larangan tersebut antara lain mengatur batas usia remaja untuk bisa memasuki masjid menjadi 18 tahun dan kewajiban pemuka agama untuk melaporkan naskah pidatonya sebelum dibacakan di depan umum.

Selain itu upacara pernikahan atau pemakaman yang menggunakan unsur agama Islam dipandang "sebagai gejala radikalisme agama."

Itulah beberapa fakta tentang saudara muslim kita di Uigur. Sungguh benar-benar keji apa yang dilakukan pemerintah cina ini!

Mari kita doakan bersama-sama semoga saudarakita disana segera terbebas dari siksaan kaum komunis. Aamiin.
Top