Diikat Sarung dan Mulut Dilakban, Begini Kronologi Bapak Kos Keji Perkosa Gadis SMA

Komentar

Gambar ilustrasi kejadian, dilansir dari tribunnews.com

Lagi-lagi kasus memilukan harus dialami seorang gadis SMA.

Bahkan pelakunya adalah bapak kosnya sendiri.

Berikut kronologi kejadian, serta yang harus dilakukan remaja agar kejadian yang sama tak terulang!

Seorang siswi salah satu SMA di Kota Palopo berinisial HR (17) diperkosa bapak kosnya sendiri berinisial WN (45). Korban melaporkan sendiri kasus yang menimpanya ke Polsek Wara Utara, Kota Palopo, Minggu (19/8/2018).

Kapolsek Wara Utara, Iptu Idris menjelaskan, kasus pemerkosaan terhadap korban HR terjadi di rumah kos milik WN di Jalan Meranti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Wara Utara.

"Laporan pihak korban sudah kami terima Minggu sore tadi. Pelaku WN dijemput di rumahnya. Saat ini pelaku sudah ditahan dan kami masih mendalami,” kata Idris.

Dia menjelaskan, korban diperkosa 2 kali pada Jumat (10 /8/ 2018) dan Senin (13/ 8/2018) lalu.

Lantaran tidak tahan, korban akhirnya memberanikan diri melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Wara Utara. Korban sempat diancam agar tidak melaporkan kejadian tersebut,” ujarnya, seperti dilansir dari kompas.com

Di hadapan polisi, HR menceritakan kejadian yang dialaminya. “Pada malam kejadian itu, saya tidur di kamar, tiba-tiba pelaku WN masuk ke dalam kamar, saya mau lari, tapi saya ditahan,” ucapnya.

Dia mengatakan bahwa kedua tangannya diikat dengan sarung, dan mulutnya ditutupi lakban. Peristiwa yang sama kembali terjadi tiga hari kemudian. Bahkan korban sempat diancam agar tidak melaporkan kejadian tersebut.

Remaja Ini Tips Untuk Terhindar Dari Kejahatan Serupa

Kita tentu menyadari, kejahatan tidak hanya terjadi karena adanya niat dari pelaku, tapi karena adanya kesempatan untuk melakukan kejahatan.

Untuk mengurangi resiko menjadi korban yang sama, kami mempunyai beberapa tips yang mungkin bisa membantu anda.

Sikap

Sikap ini sangat berkaitan dengan keyakinan, perbuatan, atau tindakan berdasarkan pendirian yang teguh, kuat atau kokoh.

Dengan demikian, setiap remaja harus memiliki sikap yang teguh terhadap setiap faktor yang berpotensi melecehkan mereka sehingga menggerogoti, menghancurkan, atau merusak kesucian diri dan masa depan.

Penampilan

Sering sekali pelaku pelecehan berdalih bahwa mereka terdorong untuk melakukan pelecehan karena penampilan.

Terutama penampilan remaja perempuan yang kadang-kadang seakan mengundang orang lain untuk melecehkan mereka.

Oleh karena itu setiap remaja, terutama remaja perempuan sangat perlu sekali untuk menjaga penampilan.

Berpakaianlah sesuai dengan tata krama, agar tidak mengundang sebuah perlakuan pelecehan. Misalkan dengan memakaiyang ketat akan mengundang hasrat dari lawan jenis untuk melakukan pelecehan, seperti dikutip dari tribunnews.com.

Keberanian

Para remaja harus berani untuk melawan setiap bentuk pelecehan yang terjadi dalam dirinya.

Kelemahan para remaja, terutama para remaja puteri adalah mereka ketakutan untuk melawan atau mengungkapkan pelecehan yang terjadi pada dirinya.

Hal ini dikarenakan oleh beberapa hal, misalkan ancaman atau karena malu.

Namun yang patut diperhatikan bahwa hal tersebut akan membuat mereka yang melakukan kekerasan dan semakin merasa aman karena sikap tertutup tadi.

Ketegasan

Setiap remaja berhak dan harus berani menyatakan ‘tidak’ atau menolak dengan tegas setiap faktor yang berpotensi untuk menimbulkan pelecehan seksual terhadap mereka.

Patut diketahui, bahwa hanya dengan keberanian dan ketegasan, mereka akan terhindar dari kemungkinan menjadi korban pelecehan.

Kemampuan Membela Diri

Tidak ada salahnya para remaja untuk memperlengkapi diri mereka dengan kemampuan membela diri, baik secara fisiologis maupun secara fisiologis.

Dengan demikian mereka mampu membela diri dari bujuk rayu maupun kekerasan fisik dari orang lain yang ingin melecehkan mereka.

BACA JUGA: Hati-Hati Dengan Daging Qurban Bergelembung, Indikasi Terinfeksi TBC dan Cacing Pita

Kemampuan membela diri juga akan meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk menghadapi berbagai serangan dan godaan, baik dari dalam maupun dari luar diri mereka.

Menghindari Daerah yang Sepi 

kejahatan pada umumnya terjadi karena terbuka kesempatan untuk melakukannya.

Misalkan daerah yang sepi, atau jauh dari pusat perhatian orang lain sehingga pelaku merasa aman dan nyaman ketika melakukannya. Termasuk dalam hal ini adalah memilih tempat kost.

Oleh karena itu, para remaja sebaiknya menghindari wilayah yang sepi dan jauh dari perhatian orang.

Demikian, semoga para remaja putri kususnya  bisa belajar dari kasus-kasus yang terjadi belakangan ini.

Serta meningkatkan kewaspadaan kepada siapapun, karena setiap saat kejahatan bisa saja mengintai mereka.
Top