Awas Jangan Menginjak Makam!! Begini Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur yang Benar

Komentar

Ziarah via blog.elevenia.co.id

Sebelum kita berziarah alangkah baiknya jika kita mengetahui adab dan tata cara ziarah kubur terlebih dahulu. Karena kita berziarah bukan hanya mendoakan tetapi juga mengingat kematian.

Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur Menurut Islam Lengkap. Ziarah kubur adalah salah satu aktivitas yang banyak di lakukan oleh kebanyakan umat islam untuk menjenguk sekaligus mendoakan almarhum dan almarhumah keluarganya.

Baca Juga : Tata Cara dan Doa Sholat Mayit Lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya

Pengertian tentang Ziarah Kubur dalam Ajaran Islam sendiri mempunyai artian sebagai salah satu ibadah dalam Islam yg dapat dan boleh. Tata Cara Ziarah kubur bukan sekedar mendoakan mayit, namun sebagai sarana meningkatkan keimanan dan mengingat kematian bagi orang yang berziarah itu sendiri. Namun, ada adab dan tata cara ziarah kubur yang benar. Dibawah inilah adab dan tata cara ziarah kubur dalam islam.


Ziarah kubur via satujam.com

Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur :

1. Meluruskan niat

sebagaimana Imam Qurthubi di dalam tafsirnya menyatakan:

"Hendaknya ketika berziarah, seseorang berniat untuk menggapai keridhaan Allah, memperbaiki hati yang rusak atau memberikan manfaat kepada mayit dengan membacakan Al-Quran atau berdoa di makamnya." (Abu `Abdillah Muhammad bin Ahmad Al-Anshari Al-Qurthubi, Al-Jami'u Li Ahkamil Quran, juz 20, Darul Ihyait Turatsil `Arabi, hal 171.)

2. Kehadiran hati

untuk dapat memetik hikmah dari ziarah, yaitu memetik pelajaran yang dapat melunakkan hati yang kasar sehingga kekerasan hati seseorang dapat luluh dan menitiskan air mata sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Majah ra. bahwa Sayidina Utsman bin `Affan menangis sehingga jenggotnya basah jika berdiri di depan sebuah makam.

3. Mempunyai wudhu

Seseorang yang akan berziarah hendaknya suci dari hadats kecil dan hadats besar dan najis. Karena ketika berziarah dianjurkan untuk berdoa, dan doa dalam keadaan suci akan mudah diijabah Allah SWT.

4. Mengucapkan salam

Ketika memasuki area pekuburan hendaknya mengucapkan salam secara umum:  "Assalamu'alaikum yaa ahlal quburi, yaghfirullaahulanaa wa lakum antum salafnaa wa nahnu bil atsari"

Artinya: "Salam sejahtera bagi kalian wahai penghuni kubur, semoga Allah mengampuni kami dan kalian. Kalian adalah pendahulu kami dan kami akan menyusul" (HR.Tirmizi)

5. Tidak menginjak makam

Tidak menginjak, melangkahi ataupun duduk di atas sebuah makam. Sebagaimana Rasulullah SAW. bersabda:

"Sesungguhnya jika salah seorang di antara kalian duduk di atas bara api hingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas sebuah makam." (HR.Muslim, Abu Dawud, Nasai dan Ibnu Majah)

"Sesungguhnya jika aku menginjak bara api, atau pedang yang tajam atau menjahid alas kaki dengan kulit kakiku, lebih kusukai daripada menginjak (melangkahi) sebuah makam." (HR Ibnu Majah)


Mendoakan via islamkafah.com

6. ketika mau menuju makam yang kita tuju menurut para ulama

Imam Qurtubi di dalam Tafsirnya beliau berkata:

"Seorang peziarah hendaknya mendatangi makam yang dia kenal (yang dituju), dari arah wajahnya (membelakangi kiblat) dan segera mengucapkan salam kepadanya. Sebab, menziarahi makam seseorang adalah seperti bercakap-cakap dengannya semasa hidup. Jika masih hidup, kita akan berbicara dengan menghadapkan wajah ke arahnya, maka setelah wafat, hendaknya kita melakukan hal yang sama dalam menziarahinya."

Sebagaimana dinyatakan oleh Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Saw. bersabda:

"Tidaklah seseorang melewati makam saudaranya sesama muslim yang ia kenal (semasa hidup) di dunia, kemudian ia ucapkan salam kepadanya, melainkan Allah kembalikan ruh saudaranya itu (ke jasadnya) hingga ia dapat menjawab salamnya." (HR.Ibnu `Abdul Bar) (Hadits ini Hadits Sahih yang tercantum dalam Tafsir Ibn Katsir, Juz 3., Daarul Ihyaail Kutubil `Arabiyyah, hal.438)

7. Duduk berdekatan dengan makam

Selanjutnya disunnnahkan duduk berdekatan dengan makam yang diziarahi agar ia merasa senang. Sebagaimana dinyatakan oleh Ummul Mukminin `Aisyah rha bahwa rasulullah saw bersabda:

"Tidaklah seseorang berziarah ke makam saudaranya dan duduk di dekat makamnya, melainkan saudaranya tersebut merasa senang dengan (kehadiran) nya." (HR. Ibnu Abid Dunyaa).

8. membaca Alquran atau surah Yaasiin serta berdoa'a

Ketika Ummul Mukminin mengikuti Rasulullah Saw. berziarah ke Baqi' dan menanyakan mengapa beliau keluar menuju Baqi' di akhir malam, Rasulullah Saw. menjawab: "Jibril memerintahkan aku untuk mendatangi pemakaman Baqi' dan memohonkan ampun bagi mereka." (HR.Nasaai).

Juga Rasulullah Saw. bersabda yang artinya: "Dari Anas sesungguhnya dia berkata; "Rasulullah saw bersabda:

"Barang siapa memasuki area pekuburan, maka membaca surat Yaasin (dan menghadiahkan pahalanya untuk orang-orang mati) pada saat itu juga Allah swt meringankan (siksa) mereka, dan bagi orang (yang) membaca mendapat pahala sebanyak kebaikan yang dihadiahkannya kepada orang-orang yang mati. Maka bacakanlah surat Yaasin untuk orang-orang yang telah mati diantara kamu." (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hibban dan Hakim dari Ma'qal bin Yasar, Hadits Hasan)

Baca Juga : Niat Sholat Mayit Laki-laki dan Perempuan, Lengkap dengan Latin Serta Terjemahnya

Itulah adab dan tata cara ziarah kubur yang harus Anda perhatikan. Semoga bisa membantu dan menambah wawasan Anda.
Top