Calon Pengantin Pria Wajib Tahu, Seperti ini Bacaan Akad Nikah Bahasa Arab

Komentar

akad nikah bahasa arab via alkhoirot.net

Akad nikah bahasa Arab artinya pengucapan ijab kabul (qobul) pernikahan dengan menggunakan bahasa Arab. Walaupun tidak diharuskan menggunakan satu bacaan tertentu. Akan tetapi, semua kalimat yang dikenal masyarakat sebagai kalimat ijab kabul akad nikah maka status nikahnya sah.

Belajar bahkan menghafal bacaan akad nikah bahasa arab bagi calon pengantin pria memang penting. Karena tidak sedikit yang saat hari akad nikah malah grogi dan lupa lafadz bacaan akad nikah sehingga terpaksa harus diulang-ulang atau diingatkan kembali.

Pernikahan adalah sesuatu yang sakral. Pernikahan merupakan janji suci ikatan antara dua orang, bahkan dua keluarga untuk menjadi satu. 

Inti rukun dari sebuah pernikahan adalah akad nikah, masyarakat sering menyebutnya ijab qobul. Ijab qobul menjadi ikrar dari kedua belah pihak yang menyatakan penyerahan dan penerimaan nikah. Sebelum kepada inti dari teks ijab qobul tersebut setidaknya yang perlu anda ketahui adalah siapa yangmengucapkan dan menjawab dari ijab qobul itu sendiri. Jika kita amati mengenai ijab qobul secara prosesi, tak ubahnya seperti dialog, baik berbahasa Arab maupun Berbahasa Indonesia.

Baca Juga : 5 Rukun Nikah dalam Islam yang Wajib Diketahui Semua Calon Pengantin

Lafal Akad Nikah Menggunakan Bahasa Arab dan Terjemahan Indonesia

ilustrasi akad nikah via utkoreanews.wordpress.com

Dalam pelaksanaannya, wali dari pihak mempelai perempuan menyatakan kepada calon suami, biasanya dengan berjabat tangan sebagai lambang keseriusan masing-masing.

Adapun lafadz, lafal akad nikah bahasa arab untuk ijab adalah sebagai berikut:


ilustrasi akad nikah bahasa arab via doamustajab.com

Latinnya :
Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka Binti .... alal Mahri ....

Artinya :
“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu puteriku ..... dengan mahar .....”

Dalam bahasa Indonesia, pernyataan ijab kurang lebih sebagai berikut (biasanya dibacakan penghulu) :

Saya nikahkan engkau, ..... (nama calon mempelai pria) bin ..... (nama ayah calon mempelai pria) dengan ananda ..... (nama calon mempelai wanita) binti ..... (nama ayah calon mempelai wanita), dengan mas kawin ...... (semisal: perhiasan emas sekian karat sebesar sekian gram) dibayar (tunai /hutang)

Pernyataan di atas harus segera dijawab oleh calon mempelai pria, tidak boleh ada jeda waktu yang signifikan atau menyelinginya dengan sesuatu, baik dengan membicarakan hal-hal lain, ataupun meninggalkan majelis tempat berlangsunnya akad nikah tersebut, sehingga bisa disela dengan pengucapan kabul oleh pihak selain calon mempelai pria, yaitu :


ilustrasi akad nikah bahasa arab via bicarawanita.xyz

Latinnya :
Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi. Wallahu Waliyut Taufiq.

Artinya :
“Aku terima pernikahan dan perkawinannya dengan mahar yang telah disebutkan. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah"

Dalam bahasa Indonesia, pernyataan kabul (qobul) kurang lebih sebagai berikut :

Saya terima nikahnya ..... (nama calon mempelai wanita) binti ...... (nama ayah calon mempelai wanita) dengan mas kawin tersebut dibayar tunai/utang.

Menghafal bacaan kabul (qobul) bagi calon mempelai pria memang sangat penting. Jadi, adalah sebuah langkah yang bijak bagi seorang pria yang sudah ingin menikah untuk menghafalkan lafdz, lafal bacaan akad nikah di atas. Hal ini agar prosesi akad nikah dapat berjalan dengan lancar.

Sementara pemilihan waktu akad nikah umumnya masyarakat kota dilakukan pada hari Sabtu atau Ahad kemudian dilanjutkan dengan walimahan, resepsi pernikahan. Ini dimaksudkan agar acara akad nikah dan resepsi pernikahan dapat disaksikan oleh banyak orang karena pada dua waktu itu merupakan hari libur.

Baca Juga : Nikah Dalam Islam Itu Mudah, yang Bikin Berat Itu "GENGSINYA"

Namun, ada juga yang memilih untuk melangsungkan akad nikah pada hari Jumat sebagai bagian dari sunnah, atau pada hari senin sampai jumat karena alasan bahwa kantor urusan agama (KUA) buka pada hari kerja tersebut. Menikah pada hari kerja merupakan salah satu dari sekian syarat nikah di KUA kemenag.


Demikian ulasan mengenai akad nikah bahasa arab yang kami sampaikan kepada Anda, mudah-mudahan saja dari apa yang baru saja kami sajikan diatas ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi anda semuanya. Semoga pernikahan Anda berlangsung lancar dan khidmat.
Top