Ketahui Apasih Tensi Darah Normal, Tinggi, Dan Rendah Itu?

Komentar

tensi darah normal via obatdarahtinggidiapotik.suppliergreenworld.com

Tekanan darah normal adalah tekanan darah yang angkanya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Jika tensi darah anda lebih dari normal maka Anda mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi). Namun jika kebalikanya berarti anda mengidap  hipotensi (tekanan darah rendah). Tekanan darah normal adalah tekanan darah yang angkanya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Tekanan darah adalah ukuran yang dapat menentukan seberapa kuat jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Lalu, berapa angka tensi darah normal, yang tinggi, rendah, dan angka tekanan darah normal untuk kondisi kesehatan tertentu?

Apa itu tensi darah normal? Berapa tensi darah normal?

Tekanan darah atau tensi darah normal pada tubuh, umumnya terjadi  ketika kondisi badan sedang sehat dan bugar. Tensi darah normal pada seseorang berkisar pada angka 120/80 mm Hg.

Angka 120 menunjukkan tingkat tekanan saat jantung sedang memompa darah. Jantung memompa darah untuk dialirkan ke seluruh bagian tubuh. Angka 120, atau angka atas tekanan darah disebut sebagai angka sistolik.

Sedangkan pada angka 80, atau angka bawah tekanan darah, itu disebut sebagai angka diastolik. Arti angka ini adalah jantung sedang istirahat sebentar untuk memompa darah.

Tekanan darah tidak selamanya stabil atau menetap di angka yang itu-itu saja. Ini tergantung pada apa yang sedang Anda lakukan, rasakan atau kondisi kesehatan saat itu.

Bahkan perubahan posisi, dari duduk ke posisi berbaring, ataupun sebaliknya, dapat memengaruhi tensi darah normal yang ada di dalam darah Anda. Semua hal tersebut dapat membuat tekanan darah tinggi atau menyebabkan tekanan darah rendah.

Meski tekanan darah Anda sedang berada di angka tensi darah normal, Anda tidak boleh bersantai-santai. Namun, bila tekanan sistolik Anda normal tetapi angka bawah (diastolik) tensi Anda tinggi, contoh 120-139, Anda bisa dikatakan memiliki tekanan darah prahipertensi.

Prahipertensi adalah kondisi yang mengarah pada hipertensi, atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini berbahaya dan dapat menimbulkan risiko penyakit kronis di kemudian hari.

Tensi darah normal bisa naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang Anda jalani dan kondisi emosional Anda. Jadi Anda tidak perlu panik ketika mendapati tekanan darah Anda berbeda, asal angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama.

Jika hal itu terjadi, berarti Anda mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi) atau hipotensi (tekanan darah rendah). Kondisi tersebut menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada kesehatan Anda.

Baca Juga : Ciri Orang yang Memiliki Tensi Rendah dan Penyebabnya

Hipertensi

Anda dikatakan terkena hipertensi ketika tekanan darah Anda 130/80 mmHg atau lebih. Kenyataannya, kondisi yang membahayakan jiwa ini kerap tidak menampakkan gejala, sehingga banyak pengidapnya yang tidak tahu jika mereka mengalami hipertensi.

Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik bisa memicu penyakit mematikan seperti stroke dan serangan jantung, selain itu juga bisa mengganggu penglihatan, dan menyebabkan kerusakan fatal organ lain seperti ginjal.

Orang-orang yang berisiko terkena hipertensi antara lain adalah mereka yang kelebihan berat badan, perokok, berusia di atas 55 tahun, pecandu minuman beralkohol, jarang berolahraga, dan suka mengonsumsi makanan yang asin dan rendah kandungan kalium dan kalsium. Selain itu, mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita hipertensi, diabetes atau penyakit jantung juga lebih berisiko.

Hipotensi

Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah Anda di bawah 90/60 mmHg. Umumnya, tekanan darah rendah, meski kronis sekalipun, tidak berbahaya jika penderita tidak mengalami gejala-gejala seperti mual, pusing, kelelahan, kehausan, penglihatan tidak jelas, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, kurang konsentrasi, dan pingsan.

Meski tergolong ringan, tekanan darah yang terlalu rendah bisa memicu kerusakan jantung dan otak. Berikut hal-hal yang bisa memicu hipotensi:
  • Dehidrasi.
  • Kehamilan.
  • Anemia.
  • Ketidakseimbangan hormon misalnya menderita penyakit Addison.
  • Menderita alergi atau infeksi
  • Berlebihan mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Kehilangan banyak darah.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat Parkinson, sildenafil (Viagra) dan sejenisnya, obat antidepresan, dan beberapa obat yang memengaruhi langsung otot pembuluh darah seperti beta dan alfa bloker.
  • Gangguan jantung.

Tensi darah normal ini berlaku untuk orang dewasa. Angka tersebut berbeda pada anak-anak dan remaja. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa konsultasikan hal tersebut pada dokter.
Top