Ayah Bejat, Masih Pantaskah Orang Seperti ini Disebut Ayah

Komentar

Contoh kasus serupa, korban pencabulan oleh ayah sendiri dilansir dari tribunnews.com

Bukan manusia, bapak tiri ini tega cabuli anaknya sampai 2 tahun lamanya... Yang memergoki istrinya sendiri...

Anaknya bahkan sampai lupa berapa kali karena saking seringnya...

Pesan buat semua wanita jangan mau dinikahi lelaki yang belum jelas....

M (16), warga Kecamatan Cimanggis, Depok diduga kuat menjadi korban pencabulan ayah tirinya D (30) selama hampir dua tahun.

Menjadi korban pencabulan orangtua membuat M takut melaporkan kasus yang menimpanya kepada orang lain dan polisi.

Baru pada Senin (16/7/2018) lalu M melalui pengacaranya Nurhayati Tantri membuat laporan di Polresta Depok atas kejadian ini.

"Ini pelaku bapak tiri sendiri, sudah berlangsung dua tahun. Anaknya ini enggak pernah ngomong karena takut. Dia melakukan hubungan itu karena sebagai hukuman awalnya," kata Nurhayati kepada wartawan di Pancoran Mas, Depok, Senin ( 23/7/2018).

Pelajaran untuk kita semua, hati-hati dalam memilih pasangan.

Terikatnya jalinan cinta dua orang insan dalam sebuah pernikahan adalah perkara yang sangat diperhatikan dalam syariat Islam yang mulia ini.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

ثلاث جدهن جد وهزلهن جد: النكاح والطلاق والرجعة

“Tiga hal yang seriusnya dianggap benar-benar serius dan bercandanya dianggap serius: nikah, cerai dan ruju.'” (Diriwayatkan oleh Al Arba’ah kecuali An Nasa’i. Dihasankan oleh Al Albani dalam Ash Shahihah)

Salah satunya dikarenakan menikah berarti mengikat seseorang untuk menjadi teman hidup dan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk keluarga.

Jika demikian, merupakan salah satu kemuliaan syariat Islam bahwa orang yang hendak menikah diperintahkan untuk berhati-hati, teliti dan penuh pertimbangan dalam memilih pasangan hidup.

BACA JUGA: Suami Ngamuk Tendangi Perut Istri Setiap Ngidam, Bayinya Lahir Cacat Permanen Seperti ini

Sungguh sayang, anjuran ini sudah semakin diabaikan oleh kebanyakan kaum wanita, bahkan sebagian mereka terjerumus dalam perbuatan maksiat hingga akirnya terjadi kekerasan, pelecehan dan juga perceraian.

Yang terbaik tentu adalah apa yang dianjurkan oleh syariat, yaitu berhati-hati, teliti dan penuh pertimbangan dalam memilih pasangan hidup serta menimbang anjuran-anjuran agama dalam memilih pasangan.

Kita ambil contoh saja pasangan berikut:



Pasangan yang sholeh, memegang tangan istri yang sudah sah pun tidak berani, bahkan sampai menangis karena tak pernah memegang tangan wanita.

Inilah contoh pria sejati, pria sholeh yang selalu menjunjung harkat dan martabat wanita.

Oleh karena itu, selektiflah dalam mencari pasangan. dan yang terpenting jangan sampai melanggar yang dilarang syariat islam. Tentu saja ini untuk kebaikan wanita itu sendiri yang utama, dan juga untuk keluarga besarnya.
Top