Jika Anda Sering Mengalami Pusing dan Mual, Periksa Hal-hal Berikut ini

Komentar

Pusing mual via hellosehat.com

Anda sering mengalami pusing dan mual? Hati-hati bisa saja itu bukan penyakit biasa, kenali penyebab dan cara mengobati pusing dan mual.

Pernahkah Anda mengalami sakit kepala disertai dengan mual? Jika ya, ketahui penyebab dan cara mengobati pusing dan mual berikut ini. Sakit kepala memang sering timbul bersama gejala lain seperti mual dan muntah. Keluhan ini bisa jadi merupakan gejala penyakit serius.

Bagi Anda yang mengalami pusing dan mual, hal pertama yang wajib Anda tahu adalah penyebabnya. Ada begitu banyak penyebab pusing, begitupula dengan penyebab mual. Penyebab kepala pusing dan mual sering muncul pada orang dewasa karena intensitas kegiatan lebih banyak dan membutuhkan kekuatan fisik serta otak.

Pernahkah kamu merasakan ada gejala yang aneh dalam tubuhmu, mulai dari pusing hingga mual setelah menyantap makanan? Boleh jadi itu tanda hamil, namun tidak semua gejala pusing dan mual adalah gejala hamil, bisa jadi itu gejala penyakit serius. Oleh karena itu, mari kita simak bersama penyebab dan cara mengobati pusing dan mual.

Penyebab pusing dan mual:

Hal yang mendasari terjadinya pusing adalah terganggunya pusat keseimbangan, baik yang ada di telinga dalam ataupun otak. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, baik yang serius maupun yang ringan. Namun sebaiknya kita fokuskan saja pada pembahasan penyebab yang serius, karena penyebab pusing yang ringan bisa sangat banyak dan pembahasannya akan panjang.
  • Vertigo posisi paroksismal benigna: Merupakan gangguan keseimbangan yang terjadi ketika melakukan perubahan posisi kepala secara tiba-tiba seperti, bangun dari duduk secara tiba-tiba atau bangun pagi dari kasur secara terburu-buru. Sekitar 20% penderita pusing diakibatkan oleh kondisi ini dan biasanya terjadi pada orang dewasa serta sering kekambuhan. 
  • Tekanan darah rendah: Turunnya tekanan darah dapat mengurangi pasokan oksigen ke otak dan dapat menyebabkan kepala terasa berat. Dehidrasi, alkohol, kehamilan, panas berlebih, anemia dan beberapa pengobatan bisa juga jadi pemicunya. 
  • Infeksi telinga: Infeksi pada telinga bagian dalam dapat mengganggu fungsi keseimbangan tubuh yang menyebabkan pusing dan mual. 
  • Hiperventilisasi: Bernafas terlalu cepat ketika sedang panik atau saat memainkan alat musik tiup, bisa menyebabkan pusing. 
  • Keracunan makanan: Masuknya bakteri atau racun ke dalam tubuh akan membuat otak merespon bahwa ada yang tidak beres pada pencernaan. Kondisi ini umumnya akan menyebabkan pusing dan mual yang parah. 
  • Diabetes: Rendahnya level gula darah atau hipoglikemia diketahui dapat menyebabkan pusing dan mual.
  • Penyakit meniere: Kondisi ini menyebabkan penumpukan cairan di telinga bagian dalam dan dapat menyebabkan vertigo yang berlangsung lama hingga beberapa jam, bahkan juga disertai gangguan pendengaran sementara. 
  • Kondisi neurologis: Penyakit seperti parkinson, multiple clerosis dan tumor otak bisa memicu pusing dan mual.



Pusing dan mual via sampulbola.com

Obat alami tradisional untuk mengatasi pusing dan mual:

1. Minum Air yang Cukup 

Pusing bisa jadi satu tanda bahwa tubuh kekurangan air, tidak perlu sampai dehidrasi parah, kekurangan cairan tubuh sedikit saja sudah bisa jadi penyebab pusing. Untuk itu, selalu perhatikan kecukupan asupan air minum untuk tubuh.

2. Jahe 

Kandungan alami jahe dapat melancarkan aliran darah dan memberikan rasa hangat di perut sehingga herba satu ini sangat baik untuk mengatasi pusing dan mual terutama akibat mabuk perjalanan. Anda bisa langsung mengunyah jahe mentah-mentah untuk mendapat hasil yang instan, atau bisa juga dengan mengunyah permen sari jahe atau teh jahe.

3. Lemon 

Peras setengah buah lemon matang kedalam segelas air dan campurkan dua sendok teh gula. Kandungan elektrolit alami dan vitamin C pada lemon serta glukosa dari gula dapat membantu meningkatkan asupan cairan dan gula dengan cepat. Cara ini efektif jika pusing terjadi karena kekurangan cairan dan turunnya kadar gula darah.

4. Istirahat 

Mengistirahatkan badan dengan berbaring atau duduk bersandar bisa menghasilkan dua manfaat sekaligus. Pertama, aliran darah ke otak akan semakin lancar, membantu memulihkan kadar oksigen yang pada akhirnya akan meredakan pusing. Kedua, jika Anda mengalami infeksi virus seperti flu yang biasanya akan membuat pusing, beristirahat dapat memulihkan kondisi dan melawan penyakit ini.

Untuk kasus vertigo, beristirahatlah dengan bersandar pada punggung, hindari berbaring telentang. Saat bangun, pastikan melakukannya secara perlahan.

5. Teknik Posisi Kepala 

Ada sebuah metode yang disebut manuver epley atau reposisi kanalit yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi vertigo atau paling tidak mengurangi durasi kekambuhan. Cara ini sebaiknya dilakukan dengan pengawasan dokter atau ahli terapi.

6. Terapi Keseimbangan 

Latihan khusus yang disebut rehabilitasi vestibular dikenal cukup ampuh mengatasi pusing. Metode ini bertujuan untuk membuat sistem keseimbangan menjadi kurang sensitif terhadap gerak. Metode ini paling cocok digunakan pada orang yang memiliki kecenderungan untuk mabuk perjalanan atau dalam masa pemulihan terhadap infeksi telinga bagian dalam.

Kapan Sebaiknya Mengunjungi Dokter? 

  • Sakit kepala tiba-tiba atau parah. 
  • Muntah berulang. Kesulitan berjalan. 
  • Demam tinggi. 
  • Leher kaku. 
  • Nyeri dada dan detak jantung tidak teratur. 
  • Perubahan suara, pendengaran dan pengelihatan. 
  • Cidera kepala. 
  • Pingsan atau kejang-kejang.

Itulah penyebab dan cara mengobati pusing dan mual, semoga bisa membantu dan menambah wawasan Anda. Ada baiknya juga jika kita selalu menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh kita.
Top