Kenali Penyakit HIV Sejak Dini, Karena Gejalanya Begitu Tersembunyi dan Samar

Komentar

penyakit hiv via obatherbal-murah.com

Penyakit HIV adalah penyakit yang menjadi momok menakutkan untuk banyak orang. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Infeksi HIV muncul dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah serokonversi (periode waktu tertentu di mana antibodi HIV sudah mulai berkembang untuk melawan virus). Tahap kedua adalah masa ketika tidak ada gejala yang muncul. Dan tahap ketiga adalah infeksi HIV berubah menjadi AIDS.

Cara penularan HIV

Penyakit HIV hanya bisa hidup di dalam cairan tubuh yang ditularkan dari tubuh pasien HIV, diantaranya:
  • Darah
  • Cairan vag!na
  • Cairan sperma
  • Air Susu Ibu (ASI)

Penularan HIV terjadi melalui:

  1. Hubungan seks dengan orang yang mengidap HIV/AIDS, berhubungan seks dengan pasangan yang berganti-ganti dan tidak menggunakan alat pelindung (kondom).
  2. Kontak darah atau luka dan transfusi darah yang sudah tercemar virus HIV.
  3. Penggunaan jarum suntik atau jarum tindik secara bersama atau bergantian dengan orang yang terinfeksi HIV.
  4. Dari ibu yang terinfeksi HIV kepada bayi yang dikandungnya.

HIV tidak menular melalui

  • Gigitan nyamuk
  • Oang bersalaman
  • Berciuman
  • Orang berpelukan
  • Makan bersama
  • Tinggal serumah

Bagaimana mendiagnosis penyakit HIV?

Anda bisa melakukan tes darah, sehingga dokter dapat menentukan apakah Anda terinfeksi virus HIV atau tidak.  Keakuratan tes tergantung pada waktu paparan terakhir untuk HIV (hubungan seks tanpa kondom, berbagi jarum). Jika Anda pernah memiliki pengalaman berisiko, Anda bisa terkena penyakit HIV setiap saat. Oleh karena itu, lebih baik untuk diuji HIV. Ada periode sekitar 3 bulan untuk antibodi HIV muncul pada tes HIV.

Bagaimana jika hasil Anda positif (reaktif)?

Anda memiliki antibodi untuk HIV dan memiliki infeksi HIV. Tapi itu tidak berarti Anda memiliki AIDS. Tidak ada yang tahu pasti kapan seseorang terinfeksi virus HIV akan mengalami AIDS. Jika hasil Anda negatif, Anda tidak memiliki antibodi pada saat tes.

Namun, jika sudah 3 bulan sejak kegiatan berisiko HIV dan pengujian Anda adalah negatif, Anda tidak memiliki infeksi HIV. Dan jika sudah kurang dari 3 bulan sejak Anda melakukan kegiatan berisiko HIV, Anda harus melakukan tes ulang. Ingat, jika Anda melakukan kegiatan yang berisiko HIV, Anda dapat terkena penyakit HIV setiap saat.

Bagaimana cara menyembuhkan penyakit HIV?

ilustrasi hiv via youtube.com

Penyakit HIV belum bisa disembuhkan, tetapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit HIV. Pengobatan ini juga akan membuat penderitanya hidup lebih lama, sehingga bisa menjalani hidup dengan normal.

Terdapat obat-obatan yang dikenal dengan nama antiretroviral (ARV) yang berfungsi menghambat virus dalam merusak sistem kekebalan tubuh. Obat-obatan tersebut diberikan dalam bentuk tablet yang dikonsumsi setiap hari. Anda akan disarankan melakukan pola hidup sehat. Misalnya makanan sehat, tidak merokok, mendapatkan vaksin flu tahunan, dan vaksin pneumokokus lima tahunan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko terkena penyakit berbahaya.

Tanpa pengobatan, orang dengan sistem kekebalan yang terserang HIV akan menurun drastis. Dan mereka cenderung menderita penyakit yang membahayakan nyawa seperti kanker. Hal ini dikenal sebagai HIV stadium akhir atau AIDS.
Top