Terburu-buru itu Kelakuan Syaitan, Tapi Terburu-Buru dalam 5 Hal ini Malah Disunnahkan

Komentar

Gambar ilustrasi diolah dari deviantart.com

Sikap terburu-buru atau tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu hal itu memang tidaklah baik,  Bahkan dianggap sebagai kelakuan syaitan...

Namun berbeda halnya dengan bersegera dalam 5 hal ini yang justru disunnahkan ...

Tidak semua hal yang dilakukan dengan segera menimbulkan efek buruk.

Bahkan hal itu disunahkan sebagaimana keterangan hadits yang diriwayatkan oleh Hatim al-Asham:



Artinya : “Tergesa-gesa bagian dari kelakuan syaitan kecuali dalam lima hal, pertama memberi makan tamu, kedua mengubur jenazah, ketiga menikahkan anak perawan keempat membayar hutang dan kelima bertaubat dari segala dosa.”

Hal yang harus di segerakan bagi seorang muslim:

1. Menjamu Tamu

Hal pertama seseorang diharuskan terburu-buru yaitu memberi makan tamu, sesungguhnya hal itu termasuk sunah Rasul.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari)

Sebagaimana anjurannya memuliakan tamu.

Hal ini diperkuat dalam hadits:



Artinya : “Sesungguhnya orang terbaik diantara kalian adalah orang yang memberi makan”

Logikanya apabila menghormati tamu merupakan anjuran Rasulullah, apalagi menghormati dengan memberi makan.

2. Menyegerakan Urusan Jenazah

Demikian pula dengan menyegerakan dalam hal urusan jenazah, sesungguhnya hal itu merupakan sunah Rasulullah Saw.

BACA JUGA: Istiqomahkan Dua Rakaat Setelah Berwudhu, Allah Menjamin Surga Bagimu

sebagaimana didalam keterangan hadits Sahih :



Artinya : “Dari Abu Hurairah RA dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Bersegeralah di dalam (mengurus) jenazah. Jika ia orang shalih maka kebaikanlah yang kalian persembahkan kepadanya, tetapi jika ia tidak seperti itu maka keburukanlah yang kalian letakkan dari atas pundak-pundak kalian”.

3. Menikahkan Anak Gadis

Hal ini penting diketahui bagi orang tua atau wali nikah yang punya tanggung jawab dan kewajiban untuk menikahkan perempuan yang ada dalam kekuasaannya.

Tak perlu diragukan lagi, bahwa berpacaran lebih dekat kepada kemaksiatan bagi orang yang kurang mampu mengendalikan dirinya.

Oleh karena itu nikahkan dengan segera jika ada insan yang sudah saling mencinta dan saling mengenal, Rasulullah sendiri pernah bersabda:



Artinya : “Barangsiapa yang menikahkan anak perempuannya maka, pada hari kiamat akan menghadap kepada Allah dengan (memakai) mahkota”.

4. Menyegerakan Membayar Hutang Piutang

Utang adalah urusan yang penting.

Utang perlu disegerakan untuk dilunasi, karena utang bisa menjadi penghalang kebahagiaan di akhirat.

Orang yang punya utang, sudah diberi kemampuan untuk melunasi oleh Allah, tapi dia tetap tidak melunasi, maka dzholim namanya.

Adapun urusan piutang dengan tegas Rasulullah Saw. bersabda sebagaimana diriwayatkan Dari Abu Hurairah Ra. :



Artinya : “Sesungguhnya yang paling di antara kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.”

Maka segeralah untuk membayar hutang, karena ketika sesorang masih mempunyai tanggungan hutang maka terhalanglah ia masuk surga.

5. Bertaubat

Sesungguhnya orang yang berdosa hendaklah segera memohon ampunan kepada Allah Swt.

Sebagaimana doa Rasulullah saw yang diajarkan kepada umatnya:



Artinya : “Tuhan, Ampunilah aku dan terimalah taubatku sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Pengampun”.

Sebagaimana firman Allah Swt. dalam surat Al-Baqarah Ayat 222 yaitu :



Artinya : “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”

Semoga kita semua menjadi insan yang selalu di berikan bimbingan dan hidayah oleh Allah Swt. Amiin.
Top