Menstruasi Adalah Hal yang Pasti Dialami Wanita, Berikut Penjelesan Detail Menstruasi

Komentar

ilustrasi menstruasi via bagi-in.com

Haid ataukah biasa disebut menstruasi adalah proses alami seorang perempuan (deskuamasi), Menstruasi juga diartikan peluruhan lapisan jaringan yang terdapat dalam uterus (endometrium) yang keluar dengan darah.

Haid dan Menstruasi biasa terjadi setiap bulan pada masa reproduksi, yang mulai terjadi saat anda mengalami pubertas (menarche) dan akan berhenti ketika menopause kecuali anda dalam kehamilan. Bagi perempuan, masa puber adalah tanda dimana alat reproduksi perempuan usia muda mulai aktif (Rosenblatt, 2007).

Pada masa puber peristiwa yang harus diperhatikan adalah adolensi yang diartikan gejala haid atau menstruasi. Yang menandakan bahwa seorang anak gadis secara biologis telah mengalami kematangan seksual.

Peristiwa menstruasi ini biasanya terjadi melalui tanda-tanda berikut: disebabkan oleh reaksi biologis, disebabkan kematangan hormon yang diiringi dengan reaksi psikis, biasa juga disebabkan oleh proses somatis yang berlangsung secara cylic dan pengulangan secara periodik.

Proses menstruasi diatas biasanya terjadi secara normal, apabila iklim psikis lingkungannya dan batiniah si gadis normal dan tenang.

Haid dan menstruasi adalah proses yang terjadi dalam diri wanita, dimana selain dikarenakan kondisi psikis ataupun batinah wanita, juga dipengaruhi oleh rekasi fisik. Dengan kata lain terdapat gejala psikimatis dalam proses menstruasi yang diartikan sebagai proses penyimpangan dan gangguan psikis menyebabkan munculnya gangguan pada kesehatan jasmaniah.

Pengertian Menstruasi/ haid menurut ahli medis

menstruasi via online-paramedics.com

Definisi menstruasi diambil dari kata mensis. Dapat diartikan bulan. Dalam bahasa inggris disebut menses, dengan pengertian masa haid (periode haid).

Menurut pakar biologi maupun ahli medis, menstruasi adalah pendarahan rahim yang bersifat normal (fisiologik) yang diketahui akan datang setiap bulan baik itu haid teratur ataupun haid tidak teratur biasa disebut siklus haid. Pendarahan yang terjadi diakibatkan oleh akibat perubahan hormon esterogen atau progesterone.

Haid maupun Menstruasi adalah mengalirnya aliran darah yang disebabkan oleh penumpahan lapisan uterus yang dialami setiap bulan, hal tersebut terjadi ketika perempuan berada pada masa pubertas, Tatkala perempuan mulai memproduksi hormon dalam kadar tertentu. Lapisan yang ada dalam rahim biasanya mengandung pembuluh darah disertai dengan sel telur yang tidak terbuahibuahi.

Ada beberapa hormon yang mempengaruhi terjadinya mentruasi yaitu:
1. Hormon GnRH (Gonadotropin Releasing Hormon)
2. FSH (Follicle Stimulating Hormone)
3. LH (Luteinizing Hormone)
4. Estrogen dan progesteron

Bagaimana hormon ini dapat mempengaruhi sehingga dapat terjadinya menstruasi?

Seorang wanita memiliki dua ovarium dimana masing-masing menyimpan sekitar 200.000 hingga 400.000 folikel/sel telur yang  belum matang. Normalnya, hanya satu atau beberapa sel telur yang tumbuh setiap periode menstruasi dan sekitar hari ke 14 sebelum menstruasi berikutnya, ketika sel telur tersebut  telah matang maka ovum tersebut akan dilepaskan dari ovarium dan kemudian berjalan menuju Tubafallopi untuk kemudian dibuahi.Proses pelepasan ini di sebut dengan "Ovulasi".

Hormon GnRH dikeluarkan dari Hipotalamus yang kemudian memicu hipofisis anterior untuk mengeluarkan hormon FSH,hormon  FSH ini akan terus memicu pematangan folikel diovarium sehingga terjadi sintesis Estrogen dalam jumlah yang besar.

Proses ini akan mengakibatkan proliferasi sel endometrium/penebalan.Estrogen yang tinggi akan memberi tanda kepada  hipofisis untuk mengeluarkan hormon LH, hormon ini akan mengakibatkan Ovulasi dan memicu korpus luteum untuk mensintesis Progesteron.Hormon progesteron sendiri menyebabkan perubahan sekretorik pada endometrium sehingga terjadilah fase sekresi/fase luteal.

Fase sekresi ini tetap berlangsung 14 hari,meskipun  dalam siklus haid yang bervariasi.

Fase terjadinya Menstruasi:

fase mens via okezone.com

1. Fase Menstruasi

Pada fase ini dinding rahim akan mengalami peluruhan dan keluar melalui vagina dalam bentuk darah dengan kadar kekentalan yang berbeda-beda. Terkadang terdapat juga gumpalan-gumpalan darah dalam proses tersebut. Fase ini berlangsung selama 3 sampai dengan 4 hari.

2. Fase Pasca Menstruasi

Selama kurang lebih 4 hari luka akibat peluruhan dinding rahim tersebut akan sembuh secara perlahan.

3. Fase Poliferasi atau pra-ovulasi

Fase ini terjadi setelah penyembuhan berhasil. Pada fase ini dinding rahim mengalami penebalan dengan tebal kurang lebih 3.5 mm. Fase ini berlangsung dari hari 5 sampai dengan hari ke 14. Pada fase ini leher rahim akan mengeluarkan lender yang bersifat basa untuk menetralkan sifat asam yang di hasilkan oleh vagina. Penetralan ini terjadi untuk memperpanjang hidup sperma sehingga pembuahan lebih mudah terjadi.

4. Fase Sekresi atau ovulasi 

Fase ini terjadi pada hari ke 14 atau yang di kenal dengan masa subur. Pada fase ini sel endometrium mengeluarkan glikogen dan kapur yang nantinya digunakan sebagai bahan makanan untuk telur yang sudah di buahi. Pada fase ini ovum di matangkan dan siap untuk di buahi.

5. Fase Pascaovulasi

Jika ovum tidak dibuahi maka hormone progesterone dan hormon estrogen mengalami kemunduran sehingga fase menstuasi terjadi kembali.

Gejala Haid dan Tanda-Tanda Menstruasi

Berikut beberapa artikel yang dapat anda gunakan untuk memperkaya pengetahuan seputar haid dan Menstruasi:

Walaupun wanita secara rutin mengalami menstruasi (haid). Seorang wanita akan mengalami beberapa tanda menstruasi. Tanda tersebut dapat berupa tanda fisik maupun psikis.

Dengan mengetahui tanda haid akan memudahkan seorang perempuan untuk mengantisipasi hal tersebut jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Miss V menjadi kering sebelum periode menstruasi, Wanita akan mengalami keluarnya cairan putih sebelum haid pada masa normal. Namun hal tersebut tidak akan terjadi pada beberapa wanita ketika akan mengalami masa haid. Ingat hal tersebut hanya terjadi pada beberapa wanita.

Tanda mesntruasi juga bisa disebabkan oleh sekresi serviks yaitu keluarnya cairan putih seperti susu sehari ataupun dua hari sebelum haid.

Selain kedua tanda menstruasi di atas Sakit punggung termasuk dari faktor datang bulan. Sakit punggung tersebut berupa nyeri di punggung bawah, nyeri paha bagian dalam dan sakit perut yang biasa dirasakan oleh wanita.

Sakit kepala termasuk diantar tanda-tanda akan mesntruasi. Banyak wanita yang mengalami dan kemalasan yang terjadi ketika mendekati haid.

Tanda lain dari datangnya haid adalah kekenyalan payudara berubah-rubah. Seperti terkadang payudara menjadi lembut dan terkadang juga menjadi kencang sebelum haid. Dan terkdang juga terasa sakit.

Ingin memakan beberapa makanan (ngidam) Ini adalah tanda menstruasi/haid yang banyak terjadi pada wanita. Hal tersebut Tak hanya dialami sat hamil tapi terjadi juga saat akan menstruasi.

Dengan mengetahui pengertian menstruasi dan haid disertai dengan tanda-tanda dan gejalanya maka anda akan lebih waspada dan siap menghadapinya.
Top