Masuknya Gratis Keluar Bayar Mahal

Komentar

Gambar ilustrasi via tribunnews

Berpikir masak-masak sebelum berbuat suatu

Karena jika sudah terlanjur terjadi, menyesal tidak ada gunanya

Alkisah;

Seperti dilansir dari inspirasidata, ada seorang yang membuka bisnis kebun binatang.

Di pintu masuknya, dia pasang tarif tiket Rp 100 ribu orang tapi tidak ada satu orangpun yang masuk.

Karena beberapa lama tidak ada pengunjung, maka harga tiketpun ia turunkan menjadi 75 ribu dan tetap tidak satu  orangpun mau masuk.

BACA JUGA: Tubuh Anak Denada Digerogoti Leukimia! Dear Orangtua, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Dikarenakan masih tidak tidak ada juga pengunjung akhirnya ia kembali turunkan tarif tiket menjadi 20 ribu dan tetap tidak ada pengunjung yang masuk.

Akhirnya di tulislah pengumuman: “Masuk Gratis”

Ketika pengunjung di dalam penuh! Si pemilik ini membuka semua pintu kandang binatang buas; Mulai dari singa, harimau, serigala, ular dan pintu keluarnya sudah dikunci!

Lalu di pintu keluar ditulis: “Keluar Bayar 200 Ribu!”

Semua orang didalam akirnya berebut untuk membayar.

Inilah ironi kehidupan.

Ketika kita ditawarkan untuk hidup sehat, komsumsi nutrisi penunjang kesehatan (olahraga, minum air putih, komsumsi nutrisi kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit), banyak dari kita yang tidak mau.

Tapi kalau sudah masuk rumah sakit, berapapun mahalnya biaya, pasti akan dibayarnya untuk dapat sembuh, sekalipun harus jual asset atau berhutang dan cari sumbangan.

Begitulah sifat manusia, selagi masih diatas mereka tak peduli dengan nasehat dan perkataan orang lain, ketika mengalami kesulitan maka menyesal kemudian.

Demikian, semoga bisa menjadi bahan renungan untuk kita semua...
Top