Cara Mudah Menghitung Masa Subur Setelah Haid

Komentar
masa subur setelah haid via cloudinary.com

Menghitung masa subur setelah haid adalah salah satu cara utama untuk memiliki keturunan. Bagi beberapa pasangan suami istri hal ini dirasa penting agar cepat mendapat momongan.

Masa subur adalah siklus pada wanita ketika ovumnya matang dan siap dibuahi. Pada masa subur, kesempatan seorang perempuan untuk hamil lebih tinggi.

Perlu diperhatikan oleh para wanita yang mendambakan kehamilan, masa hidup ovum hanya berlangsung selama 12-24 jam dalam sebulannya. Jadi pastikan cara menghitung masa kesuburan yang anda lakukan akurat adanya.

Penting bagi perempuan untuk mengetahui kalender menstruasinya dan tahu bagaimana cara menghitung masa subur setelah haid. Masa pelepasan ovum yang biasa disebut ovulasi bervariasi waktunya, hal tersebut disesuaikan pada kondisi emosi perempuan. Emosi perempuan memengaruhi reflex hipotalamus sehingga dapat memengaruhi lepasnya faktor FSH dan LG serta akan memengaruhi waktu ovulasi.

Umumnya, ovulasi terjadi sekitar 12–14 hari sebelum hari pertama haid selanjutnya. Sebenarnya, hari ketika terjadi ovulasi bergantung pada siklus haid Anda.

Jika siklus Anda pendek, misalnya hanya 22 hari, maka ovulasi dapat terjadi hanya beberapa hari setelah haid berakhir. Jadi, waktu ovulasi bisa berbeda pada tiap wanita. Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui siklus haid Anda agar dapat memperkirakan waktu ovulasi.

Simak penjelasan berikut untuk menghitung masa subur setelah haid.

tanggalan mens via kompas.com

Sel telur harus dibuahi dalam waktu 12–24 jam setelah ovulasi. Karena itulah, penting untuk mendeteksi di hari-hari apakah wanita berada pada kondisi paling subur. Umumnya, masa subur ini dihitung berdasarkan catatan dan analisis siklus haid selama setidaknya 8 bulan terakhir.

Perkiraan masa subur dapat dihitung dengan rumus berikut:

Ketahui siklus terpendek Anda. Misal: 27 hari. Kurangi angka ini dengan 18.
Hasilnya: 9. Angka ini adalah hari pertama saat Anda berada pada posisi paling subur.

Ketahui siklus terpanjang Anda. Misal: 30 hari. Kurangi angka ini dengan angka 11. Hasilnya: 19. Angka ini adalah hari terakhir saat Anda paling subur.

Dengan demikian jika siklus Anda rata-rata adalah 27–30 hari, maka Anda akan paling subur pada hari ke-9 hingga 19.

Dengan memperkirakan dan menghitung masa subur setelah haid. Anda akan menjadi lebih terbantu dalam merencanakan kehamilan dan mengevaluasi kesehatan reproduksi. Jika masih kesulitan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk menentukan masa subur Anda.
Top