Alhamdulillah Jilbab Syar'i Saat ini Telah Menjadi Trend Baru, Karena ini Keutamaanya

Komentar
jilbab syar'i via humairoh.com

Sebutan jilbab dengan embel-embel syar'i atau lazim disingkat jilbab syar'i belakangan menjadi trend dan digemari oleh sebagian perempuan muslim di Indonesia.

Model jilbab syar'i yang dianggap sesuai dengan hukum Islam (syariah) oleh sebagian penganut Islam ini dilaporkan mulai muncul tahun lalu di tengah merebaknya jilbab ketat yang sempat menimbulkan kontroversi. Namun, pada saat ini trend kehadiran jilbab syar'i itu terlihat begitu mencolok di sentra penjualan busana muslim.

Ingin jadi muslimah yang seutuhnya? Salah satunya bisa ditempuh dengan memakai jilbab syar’i yang menutup dada. 

Namun, bukan berarti mengenakan jilbab syar’i kita tidak bisa tampil modis. Ada banyak cara mengenakan jilbab syar’i agar tetap kelihatan modis, bahkan selebritis seperti Oki Setiana Dewi dan Risty Tagor yang selalu tampil syar’i tetap digemari oleh wanita masa kini.

Hukum Seorang Muslimah Menggunakan Jilbab Syar'i

Menggunakan jilbab syar'i atau pakaian yang menutup seluruh aurat dan perhiasan adalah kewajiban bagi wanita. Allah Ta’ala berfirman:

“Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan menjaga kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang [biasa] tampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” [QS. An-Nur: 31].

ilustrasi gambar via infokebaya.com

Perlu diperhatikan bahwa jilbab syar'i dan pakaian penutup aurat memiliki kriteria yang diatur secara jelas dalam al-Quran dan sunnah. Di antara kriteria tersebut adalah:

1. Menutupi seluruh aurat
Dalam perkara aurat ini, para ulama berbeda dalam dua pendapat.

Pendapat pertama: menyatakan bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuhnya, sebab itu ia diwajibkan memakai jilbab yang bisa menutup seluruh tubuhnya tanpa terkecuali.

Pendapat kedua: menyatakan bahwa wajah dan telapak tangan bukan termasuk aurat, sehingga menutup keduanya adalah sunah. Namun perlu diketahui, pendapat yang kedua ini tidak memutlakkan bolehnya menampakkan wajah dan telapak tangan begitu saja, sebab pendapat ini mensyaratkan bolehnya menampakkan keduanya kalau tidak dikhawatirkan menimbulkan fitnah dan menjadi objek pandangan kaum laki-laki.

2. Pakaiannya longgar dan tidak ketat, juga tebal dan tidak tipis agar tidak menampakkan lekuk dan bentuk tubuh

Rasulullah telah mengancam para wanita yang memakai pakaian tipis dan ketat dalam sabda beliau:

“Ada dua kelompok termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihatnya; yaitu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi untuk memukuli manusia, dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang [baik karena tipis atau pendek sehingga tidak menutup auratnya], berlenggak-lenggok [ketika berjalan agar diperhatikan orang], kepala mereka seperti punuk unta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya, padahal baunya bisa didapati dari jarak perjalanan demikian dan demikian.” [HR. Muslim].

3. Warnanya tidak terlalu mencolok dan tidak memuat hiasan

Karena hal yang demikian ini bisa menarik perhatian kaum laki-laki. Alangkah baiknya memilih warna yang gelap atau warna lain yang tidak terlalu mencolok.

4. Tidak memakai wewangian yang menyengat ketika keluar rumah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا رِيحَهَا فَهِيَ زَانِيَة

“Setiap wanita yang memakai wewangian lalu keluar melewati suatu kaum [laki-laki] agar mereka bisa mencium bau wanginya, maka ia laksana penzina.” [HR. Abu Dawud, hasan].

Jika kriteria jilbab ini tidak terpenuhi, maka ia merupakan pakaian berlabel tabarruj jahiliah [berpakaian ala kaum jahiliah] dan hal ini telah dilarang oleh Allah Ta’ala:

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliah yang dahulu, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan RasulNya.” [QS. Al-Ahzab: 33].

Ayat ini juga menjelaskan bahwa seorang muslimah seharusnya menetap di dalam rumah dan tidak keluar kecuali untuk suatu hajat atau keperluan, sebab banyak keluar tanpa ada alasan tepat merupakan sikap wanita jahiliah sebagaimana halnya menampakkan aurat dan perhiasan di hadapan lawan jenis yang bukan mahram.

Hikmah Menggunakan Jilbab Syar'i

jilbab syar'i via parasayu.net

Beberapa hikmah yang dirasakan oleh para muslimah yang menggunakan jilbab syar'i antara lain:

1. Semakin dicintai Allah

Allah subnahanu wata’ala itu memang menyukai keindahan, tetapi Dia lebih mencintai kesederhanaan. Jadi bila ingin dicintai oleh-Nya, tidak usah pusing dengan memakai jilbab yang modelnya trendy atau kekinian. Cukup Memakai jilbab yang sesuai dengan syariat, yaitu lebar, tidak transparan dan menutupi dada.


2. Dijauhkan dari kejahatan manusia yang bermaksud buruk

Muslimah yang berjilbab insyaAllah akan selalu dilindungi oleh-Nya. Pernah mendengar kisah seorang muslimah yang selamat dari incaran perampokan? Menurut pengakuan sang perampok, dalam pandangan matanya, sang muslimah ditemani seorang lelaki tinggi besar yang terlihat kuat dan sangar. Ternyata tanpa sepengetahuan muslimah yang bersangkutan, Allah membuat malaikat yang menjaganya dapat terlihat jelas oleh si perampok. MasyaAllah!

3. Bentuk dakwah kepada orang lain

Jilbab yang dipakai sebenarnya merupakan bentuk dakwah. Setiap muslimah itu berkewajiban menyampaikan ajaran islam kepada siapa pun dan dimana pun dan dengan cara apa pun.

4. Kesehatan kulit dan tubuh terjaga

Semakin hari, kabarnya lapisan ozon di atmosfer bumi semakin menipis, sehingga sinar ultra violet dari matahari dapat dengan mudah menjangkau kulit siapa pun yang berada di luar ruangan. Sifat sinar UV tersebut dapat merusak kulit dan menyebabkan kanker kulit. Dengan memakai jilbab syar'i, maka kulit wajah akan terhindar dari sengatan sinar UV secara langsung.

5. Akan dikelilingi oleh orang-orang yang shaleh

Di dalam QS. An-Nuur dikatakan bahwa lelaki yang baik adalah untuk wanita yang baik. Bila Anda istiqomah berjilbab, maka insyaAllah suami, anak dan keluarga akan semakin dishalehkan oleh-Nya.

Dengan mengetahui hikmah dari jilbab syar'i, kini para pengusaha jilbab gencar-gencar menciptakan berbagai motif dan model jilbab syar'i. Semoga kita sebagai muslimah dapat beristiqomah menggunakan jilbab syar'i.   
Top