Jangan Pernah Abaikan Ciri-ciri Penyakit Maag Seperti ini, Karena Akibatnya Bisa Fatal

Komentar

ciri ciri penyakit maag via hellosehat.com

Penyakit maag bisa dialami oleh siapa saja. Ciri ciri penyakit maag penting untuk diketahui. Ini adalah untuk meminimalkan terjadinya komplikasi atau hal-hal yang mungkin membahayakan kesehatan.

Sakit maag atau gastritis adalah peradangan atau iritasi yang terjadi pada lapisan lambung (gaster). Nyeri ulu hati, mual dan muntah setelah makan, erat dikaitkan dengan penyakit maag, atau yang secara medis dikenal sebagai sindrom dispepsia. Namun, gejala atau ciri ciri penyakit maag tidak hanya itu saja. Masih ada beberapa gejala atau ciri ciri penyakit maag lainnya yang perlu diketahui agar penyakit maag yang Anda alami dapat dikenali dan segera diatasi.

Sakit maag dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk infeksi, konsumsi alkohol, obat-obatan tertentu dan beberapa masalah pada kekebalan tubuh contohnya pada alergi.

Baca Juga : Pantangan Asam Lambung yang Berbahaya Jika Dilanggar Penderita Maag

Selain itu, sakit maag juga bisa terjadi akibat terlalu sering mengkonsumsi makanan yang dapat melukai lambung seperti makanan pedas, makanan masam, dan makanan berminyak. Gastritis atau sakit maag ini dapat berupa akut dan membahayakan nyawa.

13 Ciri Penyakit Maag yang Harus Anda Ketahui Sejak Dini

Ciri ciri penyakit maag dapat dideteksi dengan mudah tanpa harus melakukan pemeriksaan laboratorium yang lengkap. Bagi Anda yang belum tau akan ciri ciri penyakit maag, berikut ini beberapa ciri ciri penyakit maag yang sering terjadi.

1. Sakit Ulu Hati

ilustrasi sakit ulu hati via id.pinterest.com
  
Ciri ciri penyakit maag yang paling umum yang paling sering terjadi adalah sakit pada ulu hati yang terjadi pada perut kiri. Sakit ini disebabkan luka pada lambung yang menyebabkan nyeri, perih, panas atau seperti terbakar. Sakit pada ulu hati bisa hilang atau semakin parah setelah makan, semua itu tergantung cara makan dan makanan apa yang anda konsumsi. Jika anda makan dengan benar dan perlahan, serta mengunyah makanan sampai lembut dan mengkonsumsi makanan yang  baik bagi lambung maka rasa nyeri tersebut bisa hilang secara perlahan.

2. Mual

Ciri sakit maag berikutnya adalah mual atau ingin muntah. Jika hal itu terjadi segera lakukan lakukan pengobatan agar tidak benar-benar muntah. Bila anda sudah masuk ke tahap mual maka rasa nyeri pada ulu hati atau perut akan semakin hebat.

3. Muntah

ilustrasi muntah via gastrichealth.greenworldnutritions.com

Muntah adalah ciri lanjutan dari mual. Jika tidak mendapatkan penanganan lanjutan maka tidak jarang anda akan benar-benar muntah. Hal ini disebabkan karena terjadi kontraksi pada lambung. biasanya anda akan mengeluarkan semua makanan yang ada di lambung dan tak jarang sampai mengeluarkan cairan kuning atau hijau yang disebabkan tidak ada lagi makanan yang tersisa di lambung.

4. Sendawa Terus Menerus

Saat maag menyerang biasanya juga akan menunjukkan gejala sering bersendawa hal ini disebabkan adanya gas yang memenuhi lambung sehingga anda akan ingin bersendawa secara berlebihan.

Sendawa biasa terjadi sebagai reaksi kenyang sesudah makan, namun untuk kasus sakit maag sendawa bisa terjadi kapan saja meski belum makan.

5. Kembung

ilustrasi kembung via hellosehat.com

Kembung bisa terjadi akibat gas berlebih pada lambung. penyebab perut kembung sebenarnya sama dengan dengan penyebab sendawa berlebihan. Kembung juga bisa terjadi akibat pergerakan makanan pada usus dan lambung.

Untuk penderita maag dilarang keras mengkonsumsi makan yang dapat memicu naiknya kadar asam lambung dan gas agar perut kembung tidak bertambah parah seperti durian, nangka dan nanas.

6. Perut Terasa Penuh

Ciri sakit maag selanjutnya adalah perut terasa penuh meski perut dalam keadaan kosong hal ini terjadi akibat makanan berjalan lambat di usus dan lambung sehingga makanan tertahan di saluran cerna.

Gejala yang satu ini bisa ditangani  dan dan dikurangi gejalanya dengan cara makan dalam jumlah sedikit tapi sering untuk mengurangi rasa penuh pada perut.

7. Kehilangan Nafsu Makan

ilustrasi tidak nafsu makan via hellosehat.com

Semua gejala yang ditunjukkan saat terserang maag seperti mual, kembung dan begah, muntah, perut terasa penuh tentunya akan menghilangkan selera makan. meski selera makan menghilang anda harus tetap memaksa makan agar maag yang anda alami tidak semakin parah dan kronis.

Meski kehilangan selera makan tapi lambung harus tetap terisi untuk mencegah naiknya kadar asam lambung dan mencerna jaringan lambung itu sendiri yang membuat lambung semakin luka dan meradang

8. Nyesek

Sakit maag juga bisa menyebabkan terasa nyesek dibagian ulu hati. Nyesek biasanya akan semakin terasa saat menarik napas yang membuat lambung yang luka terhimpit diagfreagma dan paru-paru yang mengembang. Lambung berada di bawah paru-paru dan diafragma sehingga akan terasa lambung terhimpit.

9. Muntah Darah

ilustrasi muntah darah via shamimsalamati.ir

Muntah darah juga bisa terjadi saat maag yang anda alami sudah sangat kronis atau parah. Hal ini disebabkan karena lambung sudah mengalami luka yang sangat serius. Muntah darah biasanya akan keluar bersama muntah tapi warnanya bukan kuning lagi melainkan warna darah atau sedikit berwarna hitam.

Jika maag yang anda lami sudah masuk ketahap ini sebaiknya segera mendapatkan penanganan medis.

10. Sering Merasa Lapar

Sakit maag juga bisa dibarengi dengan sering merasa lapar. Hal itu terjadi karena sistem pencernaan kehilangan kepekaannya sehingga sulit membedakan lapar dan kenyang.

11. Napas Bau Busuk

ilustrasi napas bau busuk via hellosehat.com

Ciri ciri penyakit maag berikutnya adalah napas berbau busuk.  Hal ini juga dibarengi dengan terasa ada lendir di lidah. Luka pada lambung akan membuat napas menjadi bau.

12. Sensasi Terbakar di Dada

Sakit maag juga memiliki gejala seperti terasa terbakar di bagian dada atau dada terasa panas. Biasanya gejala ini akan dibarengi dengan rasa sakit dan nyeri pada dada. Saat gejala ini terjadi sebaiknya hindari makanan pedas karena akan membuat dada bertambah panas seperti terbakar

13. BAB Berwarna Hitam

ilustrasi masalah BAB via go-dok.com

Untuk kasus maag kronis yang tingkat luka pada lambung sudah sangat parah darah bisa mengeluarkan darah yang bukan hanya dikeluarkan lewat muntah darah namun juga dapat dikeluarkan lewat buang air besar.

Jika ciri ciri penyakit maag tersebut dialami, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan menanyakan riwayat keluhan Anda, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti endoskopi, untuk mengetahui tingkat keparahan maag yang diderita. Dokter mungkin akan menganjurkan untuk rawat inap di rumah sakit apabila ditemukan tanda-tanda yang berbahaya.

Baca Juga : Berbagai Gejala Sakit Maag yang Samar dan Cara Paling Tepat Mengobatinya

Demikian artikel tentang ciri ciri penyakit maag yang perlu kita cermati untuk tindak lanjut yang cepat dan tepat, karena walaupun ringan, penyakit maag bisa berpotensi menjadi parah dan mengancam nyawa. Semoga bermanfaat.
Top