Contoh Orangtua Teladan Era Milenial, Zee Zee Shahab Prioritaskan Pendidikan Moral untuk Anak

Komentar

Zee zee shahab, bersama anaknya, Fauzi khaleev putra revolusi dilansir dari instagram.com

Kenapa sih pendidikan moral sangat penting?

Sudah banyak banget loh Bunda contoh negatif di masyarakat kita, bisa jadi semua itu karena salah orang tau yang tak mengajarkan pendidikan moral ini.

Anak yang cerdas dalam ilmu pengetahuan tapi tidak memiliki tata krama rasanya sangat disayangkan bukan Bunda.

Oleh karena itu, mengajarkan anak tentang pendidikan moral sejak dini memang sangatlah penting.

Kita bisa contoh cara mendidik yang baik dari Bunda yang satu ini:

Seperti yang diajarkan Zee Zee Shahab terhadap putranya, Fauzi Khaleev Putra Revolusi.

Zee Zee Shahab mengajarkan anaknya yang berusia 5 tahun tentang pendidikan moral yang kerap dinilai remeh.

Hal tersebut Zee Zee ungkapkan melalui unggahan dalam akun Instagram pribadinya, Senin (9/7/2018).


Ia juga mengungkapkan bahwa bukan tentang beberapa mata pelajaran saja yang penting, namun pendidikan moral dan agama juga menjadi yang terpenting.

"Hargai orang lain ya nak
Jangan lupa pake kata "maaf" kalau mau bertanya sesuatu
Jangan lupa pake kata "tolong" kalau butuh pertolongan orang lain
Jangan lupa selalu ucapkan "terima kasih" setiap melakukan apapun

Hal2 kecil kayak gini kadang suka lupa, dan harus di biasa in dari kecil, bukan pelajaran matematika,IPA,IPS aja yang penting, menurut aku moral dan agama paling penting untuk di tanamkan. Ungakap Zee zee dalam akun Istagramnya.

Mari kupas pentingnya pendidikan Agama dan Moral pada anak usia dini.

Pendidikan agama dan moral sangat membantu anak dalam memasuki tahapan selanjutnya.

Karena pendidikan agama dan moral adalah merupakan salah pendidikan yang berhubungan dengan perilaku seseorang, baik itu perkataan ataupun perbuatan.

Pendidikan agama merupakan pendidikan dasar untuk anak.

Karena jika anak di tanamkan pendidikan agama sejak usia dini, maka pendidikan umum yang lainnya juga akan mengikuti pendidikan agama.

Tujuan diajarkannya pendidikan agama kepada anak sejak dini yaitu agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang memiliki karakter yang baik sejak usia dini.

Pendidikan moral.

Kata moral mempunyai arti “kebiasaan”. Jadi, moral adalah membiasakan memberikan pengajaran tentang baik dan buruk sesuatu seperti perilaku, sikap, budi pekerti, perbuatan dan lain sebagainya, sehingga anak dapat menilai dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Menurut Piaget dalam teori perkembangan moral terdapat 2 tahap, yaitu :

  1. Heteronomous Morality. Usia 5 – 10 tahun. Anak sudah mengetahui apa itu moral tetapi anak masih belum bisa merubah atau mengembangkan moralnya. Anak belum bisa mengikuti aturan dan anak belum menyadari moralnya.
  2. Autonomous Morality. Usia 10 tahun ke atas. Anak sudah memiliki moral dan anak sudah mulai bisa merubah atau mengembangkan moralnya. Anak sudah mengikuti aturan dan sudah sadar akan moralnya.

Sejatinya, pendidikan agama dan moral sangat berkaitan di dalam kehidupan, terlebih dalam kehidupan anak usia dini. Jika agama anak baik, maka moral si anak juga akan baik.

Jadi, pendidikan agama dan moral untuk anak usia dini harus diberikan secara seimbang agar anak bisa memiliki kepribadian yang baik.

Penanaman pendidikan agama dan moral kepada anak sejak usia dini adalah hal yang sangat penting karena jika anak hanya memiliki kepintaran saja tanpa akhlak, moral dan etika yang baik, maka kepintaran itu tidak akan bermanfaat kepada kehidupan si anak.

“Seseorang yang berakhlak pasti berilmu, tapi yang berilmu belum tentu berakhlak”

BACA JUGA: Tak Cuma SKM Produk ini Juga Lebih Berbahaya Buat Balita, YLKI Minta BPOM Tak Tebang Pilih

Nilai moral yang perlu diajarkan pada anak-anak sejak usia dini.

Dilansir dari solusisehatku.com. Orangtua harus memiliki metode yang tepat dalam mengajarkan nilai moral atau memberikan contoh perbuatan baik pada anak sehingga akan mudah diterima oleh anak.

Selain itu, dalam mengajarkan nilai moral pada anak harus dilakukan secara perlahan dan bertahap supaya anak bisa menerima serta mengerti setiap pengajaran yang diterapkan.


1. Mengajarkan sikap saling menghargai

Ajarkan pada anak untuk memiliki sikap menghargai setiap perbedaan dan beri penjelasan pada anak kalau saling menghargai merupakan sikap terpuji dan perbedaan itu merupakan sesuatu yang indah karena setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mencapai tujuan dan menjalani hidup.

Nilai moral seperti ini penting untuk diajarkan pada anak supaya mereka mudah beradaptasi ketika berada dilingkungan sosial.


2. Mengajarkan sikap jujur dan jangan berbohong

Faktor mendasar yang menyebabkan seseorang berbohong adalah kebiasaan pada waktu kecil sehingga terbawa samapi dewasa.

Oleh karena itu penting sekali mengajarkan dan menerapkan kebiasaan bersikap jujur pada anak-anak sejak usia dini.


3. Mengajarkan sikap rendah hati dan suka menolong sesama

Anak-anak pada usia dini cenderung akan mudah meniru setiap perbuatan yang dilihatnya, baik itu perbuatan baik ataupun buruk.

Maka dari itu peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mengarahkan anak ke jalur yang lebih baik sejak uisa dini. Perilaku dan kebiasaan baik yang diajarkan pada anak akan terbawa sampai usia dewasa.


4. Mengajarkan sikap bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuat

Ajarkan pada anak untuk senantiasa meminta maaf apabila melakukan kesalahan terhadap orang lain.

Berikan penjelasan pada anak-anak kalau meminta maaf adalah bentuk dari tanggung jawab atas kesalahan yang telah diperbuat.

Nilai moral ini akan membentuk pribadi anak yang memiliki sifat rendah hati dan mau mengakui kesalahan sendiri.


5. Mengajarkan sikap menyayangi

Ajarkan pada anak bahwa menyakiti orang lain adalah sikap yang salah dan akan berdampak negatif.

Anak-anak harus di beri pengertian kalau menyakiti orang lain tidak hanya berupa perbuatan, akan tetapi bisa juga berasal dari perkataan.

Demikian Bunda, menanamkan nilai moral pada anak sejak usia dini sangat penting untuk dilakukan karena pada usia ini anak-anak masih mudah untuk diarahkan. Dan semoga menjadi tambahan ilmu bagi kita agar lebih baik lagi dalam mendidik buah hati.
Top