Inilah Manfaat dan Risiko Behel! Calon Pengguna Behel Wajib Tahu!

Komentar

behel via hellosehat.com

Tujuan utama dari behel ini adalah untuk menyelaraskan gigi dan rahang agar dapat menggigit makanan dengan baik dan menghasilkan senyum yang indah. Bagi kamu yang ingin memasang behel, kamu wajib tahu manfaat danrisiko pemasangan behel.

Kawat gigi atau biasa disebut sebagai behel adalah alat berbasis kawat yang digunakan oleh ortodontis untuk memperbaiki gigi atau rahang yang tidak rata dan gigi yang bertumpuk. Banyak orang yang memakai behel di usia remaja untuk memperbaiki gigi mereka.

Namun jangan salah, orang dewasa juga bisa mendapatkan keuntungan dari behel. Tujuan utama dari behel ini adalah untuk menyelaraskan gigi dan rahang agar dapat menggigit makanan dengan baik dan menghasilkan senyum yang indah.

Jika Anda memiliki rencana untuk memakai behel, pertimbangkan dengan matang apakah hal itu merupakan keputusan terbaik Anda. Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan behel, mari kita lihat beberapa kelebihan dan kekurangan memakai behel berikut ini.

Manfaat memakai behel

gigi rapi via klinikjoydental.com

behel digunakan untuk memperbaiki berbagai masalah gigi dan memberikan sejumlah manfaat. Mari kita bahas beberapa kelebihan utama menggunakan behel di bawah ini:

1. Meratakan posisi gigi

Manfaat utama dari pemasangan kawat gigi adalah untuk meratakan posisi susunan gigi anda. Tidak ada orang lahir dengan kesempurnaan. Salah satu bentuk ketidaksempurnaan yang mungkin muncul pada seseorang adalah kondisi susunan dari posisi gigi yang tidak rata. Hal ini bisa dicirikan dengan posisi gigi yang jaraknya terlalu melebar, ketinggian yang berbeda, dan masih banyak lagi.

Dengan menggunakan kawat gigi selama beberapa tahun, terutama dalam usia 8 – 14 tahun akan memperbaiki posisi gigi yang tidak rata tersebut menjadi lebih baik.

2. Mencegah posisi gigi yang saling tumpang tindih

Selain adanya kondisi gigi yang posisinya tidak rata, terkadang ada juga kelainan gigi yang menebabkan kondisi gigi yang saling tumpang tindih dan berdekatan satu sama lain. kondisi ini dapat diperbaiki dengan cara memasang kawat gigi, untuk mengatur posisi gigi yang mengalami tumpang tindih, sehingga menjadi ormal dan rata kembali.

3. Memperbaiki posisi gigi pada rahang atas yang tidak sejajar dengan rahang bawah

Meskipun memiliki posisi gigi yang rata dan tidak mengalami tumpang tindih, namun terdapat kemungkinan bahwa seseorang memiliki kelainan pada posisi gigi rahang atas dan rahang bawah. Normalnya, posisi gigi pada rahang atas harusnya sejajar dengan posisi gigi pada rahang bawah.

Ketika seseorang mengalami kondisi dimana posisi gigi pada rahang atas tidak sejajar dengan posisi gigi rahang bawah, maka dia dapat memasang kawat gigi pada salah satu bagian rahang saja untuk mensejajarkan posisi gigi pada rahang atas dan rahang bawah.

4. Memperbaiki posisi gigi yang terlalu renggang

Kelainan gigi lainnya yang mungkin muncul pada diri seseorang ialah kondisi gigi yang tumbuhnya terlalu renggang jaraknya satu sama lain. kondisi ini biasanya sering sekali menyebabkan makanan nyangkut di sela – sela gigi dan apabila tidak dibersihkan dengan benar akan berakibat pada munculnya bau mulut dan kerusakan pada gigi.

Dengan menggunakan kawat gigi, maka kondisi renggangnya jarak antara gigi dapat dinormalkan, dan jarak antara gigi pasien menjadi normal kembali.

5. Mencegah resiko penumpukan plak pada gusi dan gigi

Kawat gigi memiliki tujuan utama untuk memperbaiki posisi gigi yang terlalu rapat, terlalu renggang, dan juga tumpang tindih. Kondisi gigi yang tidak normal tersebut dapat meningkatkan resiko munculnya penumpukan plak dan kuman pada gigi dan gusi. Dengan suksesnya program pemasangan kawat gigi, maka anda akan terhindar dari resiko menumpuknya plak dan bakteri pada gigi anda.

Plak dan bakteri yang menumpuk dapat menyebabkan banyak hal, seperti :
  • Sakit gigi
  • Karang gigi
  • Gigi berlubang
  • Abrasi pada gigi
  • Sariawan dan gusi berdarah
  • Yang terparah adalah anda dapat terserang kanker mulut

6. Mencegah nyeri pada bagian rahang

Kondisi gigi yang tidak teratur penempatannya akan menyebabkan rasa sakit pada bagian rahang dan gusi anda. dengan menggunakan kawat gigi, maka rasa sakit dan nyeri pada bagian rahang dan gusi dapat dicegah dan resiko mengalami saki serta nyeri pada rahang akan berkurang.

7. Sebagai salah satu tren fashion

Saat ini, fungsi dari kawat gigi tidak hanya terbatas pada fungsinya sebagai pembentuk gigi dan juga alat kesehatan. Namun juga kawat gigi saat ini juga dimanfaatkan sebagai salah satu trend fashion yang sangat digemari, terutama bagi para kaum muda. Hal ini merupakan suatu pergeseran yang positif, karena pada jaman dahulu, kawat gigi dianggap sebagai suatu metode pengobatan yang merepotkan dan menyiksa.

8. Mempermudah proses pembersihan gigi

dengan menggunakan kawat gigi, maka kondisi susunan gigi anda akan menjadi lebih teratur dan lebih rapi. Hal ini akan berpengaruh juga terhadap proses pembersihakn gigi yang biasa dilakukan dengan cara menyikat gigi. Gigi yang rapih dan teratur akan lebih mudah dalam merawat dan menyikatnya, dan otomatis, kondisi gigi akan menjadi lebih bersih.

9. Mencegah gigi berlubang

Dengan kondisi gigi yang rapih dan proses pembersihan gigi yang lebih mudah, maka gigi anda akan selalu bersih dan bersinar. Hal ini dapat mengurangi resiko anda mengalami sakit gigi dan juga gigi berlubang, yang diakibatkan kurang terjaganya lebersihan gigi anda.

10. Lebih baik dalam proses mengunyah

Manfaat selanjutnya dari kawat gigi adalah dengan suksesnya pemasangan kawat gigi pada gigi anda, maka gigi anda akan menjadi lebih teratur, yang akan berdampak langsung pada proses mengunyah makanan. Hal ini akan membantu anda menghindari resiko ‘nyelip’ nya bahan makanan pada gigi anda.

Selain itu proses mengnuyah pada gigi yang sudah teratur juga akan lebih baik dan juga lebih optimal.

11. Menjaga kesehatan mulut

Kawat gigi juga dapat membantu anda dalam menjaga kesehatan mulut anda. dengan gigi yang sudah teratur dan rapih karena menggunakan kawat gigi, maka proses mengunyah akan menjadi lebih baik, begitu pun dengan proses pembersihan gigi. Dengan lebih mudah dan lebih baiknya proses mengunyah dan pembersihan gigi ini, maka sisa plak dan bakteri yang tinggal di bagian mulut akan lebih sedikit, sehingga kesehatan mulut anda akan tetap terjaga.

12. Mencegah Temporomandibular Disorder

Temporomandibular Disorder merupakan suatu kondisi kelainan akan tekanan dan stress pada sendi rahang. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh posisi serta kondisi gigi yang susunannya tidak selaras. Dengan menggunakan kawat gigi, maka anda dapat terhindar dari resiko gangguan ini.

13. Memperbaiki bentuk tulang rahang’

Manfaat terakhir dari penggunaan kawat gigi ini adalah mampu merubah dan memperbaiki bentuk dari tulang rahang. Bentk tulang rahang yang menjadi lebih baik ini biasanya akan berefek pada :

  • Perubahan bentuk wajah
  • Perubahan kontur gigi

Risiko memakai kawat gigi

behel gigi via go-dok.com

Selain kelebihannya, memakai kawat gigi juga memiliki kekurangan yang harus disadari sebelum Anda memulai perawatan, seperti berikut:

1. Merasakan ketidaknyamanan

Rasa tidak nyaman ini cukup bervariasi pada tiap individu. Secara umum, gigi mungkin akan terasa sedikit sakit, sedikit longgar, dan kurang memiliki tenaga untuk menggigit pada beberapa hari pertama. Bagian dari behel dapat menggesek bibir, pipi, atau lidah sehingga menyebabkan nyeri. Terkadang, ada orang yang mengalami sariawan. Selain itu, Anda mungkin juga akan mengalami peningkatan air liur dan sedikit kesulitan untuk berbicara.

2. Mengalami resorpsi akar

Resorpsi akar adalah pemendekan akar gigi. Beberapa pasien ortodontik cenderung untuk memiliki masalah ini. Perubahan pada panjang akar ini merupakan hal yang normal dalam perawatan ortodontik dan biasanya tidak menyebabkan efek buruk jangka panjang pada mulut yang sehat.

3. Mengalami cedera

Karena kawat gigi menutupi gigi Anda, maka benturan atau pukulan yang mengenai mulut dapat menggores atau bahkan menggores bagian dalam bibir atau pipi Anda. Kawat dan bracket yang longgar atau rusak dapat menggores dan mengiritasi pipi, gusi, atau bibir. Ikuti saran dokter gigi Anda mengenai kebiasaan makan yang baik atau kebiasaan lainnya untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya cedera.

4. Gigi kembali lagi ke bentuk semula

Jika Anda tidak mengikuti petunjuk dokter gigi dengan hati-hati setelah behel Anda dilepas, terutama ketika Anda harus memakai alat bernama retainer, Anda mungkin akan kehilangan beberapa perbaikan yang diperoleh selama Anda memakai behel.

Itulah beberapa manfaat dan risiko dari behel. Perlu diingat, semua manfaat ini akan anda peroleh apabila anda memasang behel pada tempat yang tepat, dan terpercaya. Pemasangan behel yang benar pasti akan memberikan efek yang signifikan bagi kesehatan gigi anda. semoga artikel ini bermanfaat.
Top