Ibu Menyusui Jangan Konsumsi 2 Makanan Ini Agar Asi Tetap Berkualitas Saat Puasa

Komentar

Sumber gambar parenting.co.id

Anda sedang menyusui dan masih ingin berpuasa saat Ramadan ini?

Pastikan asi eksklusif yang ibu berikan tetap berkualitas, saat berpuasa sebaiknya kurangi dua makanan ini.

Ibu yang sedang menyusui secara ekslusif (saat usia bayi kurang dari 6 bulan) disarankan oleh dokter untuk tidak berpuasa terlebih dahulu

Namun, kadang ada yang rindu untuk menyambut kedatangan bulan suci itu dengan ikut berpuasa. Karena waktu hamil dulu sudah tidak puasa, khawatir ada apa-apa dengan calon bayinya.

Pertanyaannya, amankah ibu menyusui berpuasa yang mengurangi asupan kalori pada tubuh itu?

Dokter spesialis obesitas sekaligus pakar gizi, Grace Judio Kahl mengatakan berpuasa aman bagi ibu menyusui karena tidak memengaruhi produksi Air Susu Ibu (ASI) dan asupan nutrisi bayi.

"Lembaga Duisdeker meneliti 33 ibu menyusui. Hasilnya mengurangi porsi makan sebanyak 25% tidak mengurangi kualitas ASI dan gizi bayi," kata Grace seperti yang dikutip dari tribunnews.com.

Memperbanyak Cairan Dengan Meminum Air Putih 

Pendiri klinik LightHouse itu menyarankan untuk memperbanyak konsumsi cairan saat sahur dan buka puasa.

"Ibu menyusui berpotensi dehidrasi. Cegah hal itu dengan minum air putih 8-12 gelas per hari, jadi ketika memompa ASI bisa banyak," ujar Grace.

"Pilih sup atau buah agar cairan pada tubuh cukup. Ini paling penting. Tidak makan boleh tapi jangan sampai kurang minum," imbuhnya.

Grace menekankan ibu menyusui wajib sahur untuk menyimpan cadangan nutrisi. Ibu menyusui perlu memerhatikan asupan gizi.

Hindari makanan yang mengandung banyak gula dan tepung.

Pastikan porsinya ada sayur, protein (ikan, ayam, telur,kacang-kacangan) dan karbohidrat yang bertahan lama seperti nasi merah dan gandum," terangnya.
Top