Hobi Minum Teh Kemasan dan Soft Drink, Bocah 11 Tahun ini Meninggal Kekurangan Air Putih

Komentar

Foto via tribunnews.com

Jangan terus turuti kemauan anak meski Anda punya uang...

Hal ini kadang disepelekan. Para ibu, ayah, kakak, dan saudara-saudara lainnya agar mengawasi makanan yang sering dikonsumsi anggota keluarganya, jangan sampai terjadi seperti yang menimpa bocah 11 tahun ini.

Hobinya hanya minum teh kemasan dan segala jenis soft drink

Seorang wanita pengguna akun Facebook bernama Siti Choirunisah membagikan cerita tentang saudaranya yang masih usia belia namun sudah meninggal dunia.

Saudaranya diketahui bernama Andrian Alfa Risky Bin Aris Dianto alias Rian yang hampir berusia 11 tahun. Rian masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar.

Menurut cerita yang dibagikan Siti, Rian hobi membeli minuman yang manis-manis, seperti teh kemasan dan soft drink.

Rian diketahui juga kurang mengkonsumsi air putih. Belum lama ini, Rian tiba-tiba mengalami koma setelah muntah-muntah.

Baca juga : Menangisi Orang yang Meninggal di Kuburan Mayat Malah akan Disiksa?

Sebelum Rian koma, oleh pihak keluarga dibawa ke Puskesmas terdekat. Puskesmas lalu merujuk Rian untuk ke rumah sakit di Jakarta Pusat.

Sampai di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit, tak kunjung ditangani. Rian pun sempat mengeluh kepada ibunya karena merasa kesakitan.

Usai diambil darahnya, hasil laboratorium menyatakan bahwa kadar gula Rian mencapai 500 dan ginjalnya beracun.

Rian sempat menangis dan alami sesak napas hingga tak sadarkan diri. Dokter pun harus memasang alat bantu pernapasan berupa selang oksigen.

Tak berapa lama, Siti kemudian mengabarkan bahwa Rian telah menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (19/5/2018) malam.


Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un
Telah berpulang kerahmat Allah.
Andrian Alfa Risky Bin Aris Dianto.
Sabtu, 19 May 2018 (21:45 wib)
Semoga adinda Rian bisa diterima disisi Allah, dan bahagia disurga Allah. Serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ke ikhlasan.

Aamiin..

Melalui peristiwa ini, diharapkan makin banyak orangtua yang lebih peduli dengan makanan dan minuman yang masuk ke tubuh anak-anaknya.

Simak cerita lengkap Siti berikut ini:

Pentingnya peran air putih.

Mohon doanya ya teman teman semua.
Untuk saudara saya Adrian Alfa Rizky bin Aris Dianto. Semoga Allah angkat sakitnya, segera dibangunkan dari komanya, bisa berkumpul dan bersekolah lagi. Aamiin ya rabballallaamiin.

Adrian umur nya jalan 11 th.
Beliau kelas 5sd.
Beliau hoby minum manis2, es teh manis, teh p*c*k, teh *e*l*s , *c*h*t*n, dan minuman manis atau soft drink lainnya.

Jumat pagi Rian muntah muntah, dilarikan ke puskesmas. Dan diajukan ke Rs di Jakarta Pusat.

Sampai RS di UGD belum ada tindakan , dan beberapa lama kemudian Rian di tes darah dan lain-lain.

Sampai Rian bilang *Mamah pulang yuk, aku udah ga kuat sakit banget*

Dan setelah hasil keluar Rian langsung di rujuk ke ICU. Kadar gula 500, ginjal juga sudah kena. Karena Rian sudah ga kuat, beliau menangis hingga sesak nafas.

Dan dipasang alat nafas di hidung untuk bernafas. Tapi ditarik terus sama Rian. Hingga Rian lemas dan berdaya. Rian langsung lemas, dan nafasnya semakin sulit.

Hingga dokter menyarankan untuk memasang selang pernapasan. Setelah selang terpasang Rian koma belum sadarkan diri.

Tahun lalu alm Teman SMP kejadiannya seperti Rian. Gula naik jadi 500 , Ginjal beracun. Ini karena sering minum teh manis,  dan minuman manis lainnya. Sehingga jarang minum air putih.

Jangan sepelekan air putih. 8 gelas air putih perhari bantu kesehatan tubuh kita. Sehat itu mahal. Jaga diri dan orang orang yang tersayang di sekitar kita.


Awalnya saya shock, karena saudara saya tiba tiba ada kabar koma. Dan esok harinya saya datang ke RS melihat keadaan beliau. Saya share ini, bukan bermaksud apa-apa, saya ingin para Ibu, Ayah, kaka, dan saudara saudara lainnya bantu mendoakan agar Rian lekas sadar dan sehat. Namun Allah lebih sayang sama Rian. Dan saya jg ingin agar kita semua bisa lebih menjaga dan perduli dengan kesehatan untuk diri sendiri maupun orang sekitar dan tersayang. 28 Jan 2018 saya juga kehilangan teman, sama seperti ini, beliau sakit ginjal nya beracun. Karena jarang minum air putih, dan lebih sering minum teh manis atau soft drink agar lebih segar katanya. Hal sepele yang sering kita abaikan. Saya ingin mengucapkan terimakasih buat semua yang sudah mendoakan Alm. Rian. Sekarang Rian sudah tenang disisi Allah. Sudah tidak menderita terlalu lama. Maaf di fb fotonya saya hapus, karena saya salah, ga mau buat keluarga lebih sedih. Semoga postingan saya bisa bermanfaat . Semoga Allah selalu melindungi kita semua, selalu disehatkan, dan selalu dikuatkan dalam suasana apapun. Semoga yang sedang sakit, Allah angkat sakitnya, Allah kuatkan raganya untuk mengalahkan rasa sakitnya. Semoga yang baru kehilangan keluarga, kerabat atau org tersayang, semoga dilapangkan dan di ikhlaskan hatinya, agar alm/almh lebih tenang dan diampunkan segala dosanya oleh Allah. Aamiin #jagakesehatan #stopglukosa #cegahdiabetes #info #infojakarta
A post shared by Siti Choirunisah (@siti.choirunisah) on


Sempat bertahan selama beberapa jam, Adrian akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (19/05) kemarin pukul 21.45 WIB. Semoga ini menjadi pelajaran agar kita tidak menyepelehkan pentingnya manfaat air putih.

Baca juga : Fakta Buku Panduan Teroris Bom Surabaya untuk Nyamar Jadi Warga Biasa, Seperti ini Cara Mereka

Mengapa penting minum air putih setiap hari?


Foto via hallosehat.com

Tahukah Anda bahwa setiap sistem dalam tubuh Anda membutuhkan air dalam menunjang kerjanya?

Contohnya saja darah mengandung cairan untuk membawa nutrisi ke sel-sel dalam tubuh Anda, air juga diperlukan untuk membuang racun yang dihasilkan organ v1tal tubuh, air juga yang menciptakan lingkungan lembab untuk telinga, hidung, dan tenggorokan.

Sehingga, organ-organ dalam tubuh Anda ini bekerja dengan baik. Selain itu, air juga bermanfaat untuk mencegah batu ginjal dan sembelit.

Jika tubuh kekurangan air, maka sel-sel dalam tubuh akan lebih sulit untuk melakukan kerjanya. Anda juga bisa mengalami dehidrasi.

Hal ini dapat menguras energi Anda dan membuat Anda lelah. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition dan melibatkan wanita membuktikan bahwa kekurangan cairan sebanyak 1,36% setelah olahraga dapat mengganggu suasana hati dan konsentrasi, juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Berapa banyak air putih yang harus diminum setiap hari?

Ternyata, kebutuhan air tiap orang bisa berbeda-beda. Walaupun Anda sering mendengar pesan minum air putih 8 gelas sehari, namun jangan terlalu terpaku pada hal ini.

Bisa jadi Anda butuh minum air putih kurang atau melebihi rekomendasi ini. Tapi, pada umumnya minum air putih 8 gelas sehari (sekitar 2 liter) dapat mencukupi kebutuhan air banyak orang.

 Pesan ini juga mudah untuk diingat. Sehingga, pesan ini terus disampaikan pada Anda.

Namun begitu, Anda sendiri yang dapat menilai berapa banyak air yang Anda butuhkan. Kebutuhan air bervariasi antar individu. Yang paling baik adalah minum setiap kali Anda merasa haus, sehingga kebutuhan air Anda terpenuhi.

Haus merupakan isyarat dari tubuh Anda yang mengatakan bahwa tubuh Anda sedang membutuhkan air. Kenalilah setiap isyarat haus Anda.

Jika Anda mengikuti isyarat tersebut, mungkin air yang Anda minum dalam sehari bisa kurang dari 8 gelas, atau bahkan lebih.

Tak perlu memaksakan minum air putih 8 gelas kalau Anda merasa tubuh Anda sudah cukup terhidrasi.

Dan tak perlu menahan diri juga bila Anda merasa masih haus setelah minum air putih 8 gelas seharian.

Lihat juga warna urin Anda untuk menentukan apakah Anda sudah cukup minum air putih atau belum.

Jika kebutuhan air Anda belum terpenuhi, maka urin Anda akan berwarna lebih gelap. Artinya, Anda harus minum lebih banyak cairan lagi.

Baca juga : Bukti Kurangnya Pendidikan Agama, 3 Perempuan Joget dengan Tik Tok Saat Shalat

Apa saja yang memengaruhi kebutuhan air seseorang?

Terdapat banyak faktor yang memengaruhi kebutuhan air seseorang. Faktor-faktor tersebut adalah:

1. Aktivitas

Jika Anda banyak melakukan aktivitas, seperti olahraga yang mengeluarkan banyak keringat, Anda butuh untuk minum lebih banyak air. Mengapa? Air lebih yang masuk ke tubuh Anda berguna untuk menggantikan cairan tubuh Anda yang hilang melalui keringat.

2. Lingkungan

Anda membutuhkan air lebih banyak saat cuaca sedang panas atau lembab karena Anda lebih banyak berkeringat pada saat ini. Selain itu, jika Anda tinggal di ketinggian 2500 meter, Anda mungkin juga membutuhkan air lebih banyak. Pada ketinggian ini, Anda biasanya akan lebih sering buang air kecil dan bernapas lebih cepat, sehingga lebih banyak cairan tubuh yang terbuang dan Anda perlu menggantinya.

3. Penyakit atau kondisi kesehatan

Saat Anda sedang demam, muntah-muntah, atau diare, tubuh Anda akan mengeluarkan lebih banyak cairan. Sehingga, pada saat ini Anda membutuhkan lebih banyak cairan yang masuk ke tubuh Anda. Namun, beberapa kondisi seperti gagal jantung, penyakit ginjal, dan penyakit hati, mungkin dapat membuat Anda harus membatasi asupan air Anda.

4. Kehamilan dan menyusui

Pada saat hamil dan menyusui, wanita membutuhkan air lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan cairannya yang tinggi. Terjadi banyak perubahan di dalam tubuh ibu hamil, sehingga kebutuhan cairan ibu hamil pun meningkat. Ibu menyusui juga membutuhkan air lebih banyak untuk memproduksi ASI.
Top