SUAMI: Baca Doa ini Ketika Istri Melahirkan, InsyaAllah Persalinannya Pasti Lancar

Komentar

foto via wajibbaca.com

Ada yang sedang menunggu kehadiran anak?

Usia kandungannya berapa sekarang Bun..? Saya doakan semua proses persalinannya lancar ya.... Aamiin...

Selain jaga kesehatan, jangan lupa doa ya.. Terutama buat suami.... Baca doa ini saat istri dalam proses melahirkan....

Karena menjalani proses persalinan bagi para ibu adalah sebuah perjuangan hidup dan mati.

Doa dan dukungan suami adalah yang utama. Baik dukungan mental, fisik maupun dalam hal menciptakan ketenangan batin.

Peran ayah memang begitu besar dalam sebuah persalinan.

Menemani ibu saat kontraksi, mendampingi dan selalu siaga untuk membuat keputusan besar terkait kondisi kesehatan ibu dan janin.

Hal yang juga penting saat menghadapi persalinan adalah para ayah atau suami ini memasrahkan diri pada Allah SWT.

Memanjatkan doa penting untuk ketenangan batin ayah dan ibu.

Nah, berikut doa yang tepat untuk dibaca saat mendampingi istri melahirkan. Semoga diberkahi

Doa Untuk Istri yang Tengah Melahirkan

Syekh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, dalam al-

Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyid al-Abrâr, (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 298 menjelaskan bahwa ketika detik-detik persalinan berlangsung, sebaiknya sang suami, sambil menunggu lahirnya jabang bayi, membaca:

Baca Juga : Benarkah Wanita yang Baru Melahirkan Suci Tanpa Dosa, Karena Semua Diampuni?

1. Ayat Kursi 1 kali

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

2. Membaca Surat al-A’raf ayat 54:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللهِ رَبُّ الْعَالَمِينَ

Artinya: Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Lalu Dia bersemayam di ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan, dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

Baca Juga : Melahirkan Normal Setelah Operasi Cesar Bisa Kok, Perhatikan 5 Hal ini


3. Surat Al-Falaq sebanyak satu kali

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴿١﴾ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ﴿٢﴾ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ﴿٣﴾ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ﴿٤﴾ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿﴾٥

Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh. dari kejahatan makhluk-Nya. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki".

Nah itu tadi beberapa doa yang bisa dibaca disaat istri sedang berjuang melahirkan.

Berdoa saja juga tak cukup, para suami juga harus melakukan usaha disaat mendampingi istri persalinan.

Lantas apa yang seharusnya dilakukan suami ketika mendampingi istri melahirkan?

Berikut 8 Hal yang Harus Dilakukan Suami Saat Istrinya Sedang Melahirkan

1. Mengambil cuti dan fokus menemani istri.

Dalam Undang-undang Ketenagakerjaan, suami memiliki hak cuti ketika istri lahiran selama dua hari. Suami juga bisa menambahkanya menggunakan jatah cutimu yang lain. Cuti jadi keputusan yang sangat dibutuhkan karena peran suami siaga memang sangat dibutuhkan.

Baca Juga : Benarkah Ibu yang Melahirkan Bayi Meninggal Dunia akan Masuk Surga?

2. Mempersiapkan barang bawaan yang diperlukan.

Agar kamu paham letak barang-barang yang dibutuhkan, bantulah istri untuk mempersiapkannya jauh-jauh hari sebelum lahiran. Jadi pada saat hari H tiba kamu tidak perlu ribut mencari barang-barangnya.

3. Mengurus administrasi rumah sakit.

Pastikan semua administrasi rumah sakit sudah diselesaikan sehingga tidak lagi ada beban saat istri melakukan persalinan. Kamu juga harus turut aktif berkonsultasi ke dokter tentang proses persalinan.

4. Mengelus kaki, punggung, dan tangan istri.

Saat hamil sampai proses akan melahirkan, istri biasanya merasakan sakit di punggung. Mengelus punggungnya akan sedikit meringankan rasa sakit itu. Begitu pula dengan tangan dan kaki yang biasanya terasa pegal saat akan melahirkan.

Baca Juga : Catat! Ini Checklist Perlengkapan Melahirkan yang Wajib Dibawa ke Rumah Sakit

5. Mengajak istri berjalan-jalan kecil di sekitar ruang bersalin.

Tetap bergerak sebelum proses persalinan dimulai sangat penting agar nantinya bisa lebih mudah. Ajak istri untuk berjalan-jalan dan ajak mengobrol hal-hal yang menyenangkan. Tapi jangan melemparkan candaan sensitif ya, karena bisa terkesan menyebalkan.

6. Menjaga kondisi fisik dan mental istri.

Melahirkan tak cuma soal persiapan fisik tapi juga mental. Suami harus menjaga sikapnya agar mood istri tetap terjaga. Jangan sok tahu, memperlihatkan ketakutan atau kekhawatiran, atau melakukan hal-hal yang membuat istri merasa sebal.

7. Mendampingi dari awal sampai istri melakukan MID.

Sejak awal, suami sebaiknya ada di ruang bersalin. Jika tidak tahan melihat darah atau mencium aroma air ketuban, suami tetap bisa berada di ruang persalinan dengan menjalankan peran lain, meski sekedar mengelap keringat istri.

Saat lahir segeralah doakan sang anak lalu temani istri melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Suami juga tak boleh ragu mengambil peran untuk membersihkan tubuh pasangan pasca melahirkan.

8. Biarkan anggota keluarga lain mengurus bayi, suami tetap mengurus istri.

Yang sering kali terlupakan dalam proses persalinan adalah ketika bayi sudah lahir, perhatian semua orang akan tertuju pada sang bayi dan melupakan kondisi sang ibu yang masih lemah dan juga butuh dukungan.

Di sinilah peran besar suami untuk menunjukkan bahwa sang istri tidaklah sendiri.

Peran suami siaga tak berhenti hanya sampai proses persalinan selesai, setelah itu suami juga harus turut aktif membantu istri merawat anak secara bergantian, terutama di malam hari. Suami juga harus siap jadi ayah ASI. Cowok-cowok sudah siap jadi suami siaga belum?
Top