Ibu Menyusui Apa Boleh Minum Kopi dan Apa Makanan Paling Bagus untuk Ibu Menyusui?

Komentar

ilustrasi via Lifestyle Okezone


Jika terbiasa minum kopi, tidak minum sehari saja terasa ada yang kurang. Namun, bagi ibu yang baru melahirkan, bolehkah ibu menyusui minum kopi?

Ibu menyusui minum kopi masih sering menjadi perdebatan apakah boleh atau tidak. Untuk bunda yang ingin tahu jawabannya lebih lanjut baca artikelnya di sini.

Kini anda memasuki fase menyusui, ibu yang sedang menyusui diharuskan menjaga kesehatan fisik dan psikis, Kesehatan fisik dan psikis akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Dengan kualitas dan kuantitas ASI yang terbaik akan membantu dalam tumbuh kembang bayi anda.

Bahkan akibat rasa “kecanduan” akan kopi tersebut membuat banyak orang ingin selalu meminumnya walaupun mungkin kondisi tubuhnya atau kesehatan tubuhnya sedang tidak seperti biasanya, misalnya dalam keadaan menyusui atau pasca melahirkan.

Menjadi orang tua baru memang sangat melelahkan, apalagi bagi para ibu. Aktifitas harian dalam mengurus bayi tentunya sangat menyita waktu dan juga tenaga. Terlebih lagi bila si kecil sedang rewel di malam hari, tentunya orang tua terutama ibu akan berusaha mencoba menahan kantuk dan lelahnya dengan meminum kopi.

Kopi merupakan minuman yang disukai oleh semua kalangan. Bahkan bagi beberapa orang, mereka yang belum minum kopi dalam sehari, serasa ada yang kurang. Tapi minum kopi sebaiknya tidak boleh berlebihan, terlebih bagi seorang ibu yang sedang menyusui.

Ibu menyusui apa boleh minum kopi? atau bolehkah Ibu hamil minum kopi?

Untuk lebih jelasnya lihat efek kopi bagi tubuh terutama bagi ibu hamil berikut ini,

1. Mempengaruhi kandungan zat besi

Dikatakan bahwa mengkonsumsi kopi atau kafein dengan jumlah yang banyak ternyata dapat mempengaruhi kandungan dari produksi ASI Ibu saat masa menyusui. Sehingga dalam jumlah berlebih, kafein bisa menjadi pantangan bagi Ibu menyusui. Pada ASI akan terjadi kekurangan mineral berupa zat besi. Padahal zat besi sangat dibutuhkan oleh bayi untuk menjaga kesehatan bayi serta mencegah terjadinya anemia.

2. Dapat terakumulasi dalam tubuh bayi

Bila Ibu menyusui yang mengkonsumsi kopi atau kafein, maka akan ikut di keluarkan bersamaan dengan ASI. Bila hal ini dilakukan berlebihan, terutama pada bayi dibawah usia 3 bulan, justru dapat menjadi menumpuk atau terakumulasi dalam tubuh bayi. Hal ini dikarenakan bayi yang masih berusia muda masih memiliki organ tubuh yang juga belum sempurna, sehingga akan sulit memetabolisme kafein dari kandungan kopi. Tentu jika dibiarkan lama, maka akan menyebabkan kerusakan organ tubuh bayi, seperti organ hati dan ginjal.

3. Gangguan asam lambung

Bagi Ibu menyusui yang gemar meminum kopi, akan mudah mengalami gangguan lambung. Hal ini dikarenakan efek dari kafein yang terkandung dalam kopi akan memicu terjadinya peningkatan asam lambung. Hal ini jika dibiarkan tanpa dinetralkan, maka sifat asam dari asam lambung tersebut akan mudahmelukai atau mengiritasi dinding atau lapisan lambung bagian dalam. Hal ini kemudian akan menyebabkan Ibu menyusui sering merasakan sakit maag.

4. Cepat marah

Dikatakan bahwa Ibu menyusui yang sering meminum kopi dalam jumlah yang berlebihan, cenderung akan mudah mengalami cepat marah serta perubahan mood menjadi buruk. Hal ini tentu tidak akan baik bagi Ibu yang sedang menyusui, dimana Ibu menyusui perlu kesabaran dalam mengasuh bayinya yang masih kecil. Selain itu, dampak tersebut juga bisa mempengaruhi kesehatan Ibu menyusui tersebut. Hingga bila Ibu jatuh sakit, akan menyebabkan terganggunya proses menyusui pada bayinya.

5. Cemas

Bagi Ibu yang meminum kopi berlebihan, akan mengalami perasaan cemas. Hal ini dapat berupa perasaan yang tidak enak, serta kadang sampai membuat diri menjadi gelisah. Hal tersebut bisa terjadi, walaupun sang Ibu sedanga tidak ada masalah atau sedang tidak dalam beban suatu maslah atau kekhawatiran.

Makanan untuk ibu menyusui yang paling baik

1. Salmon


ilustrasi via foodnetwork.com

Jenis ikan yang satu ini dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan bayi. Ikan salmon kaya DHA, dan bermanfaat membantu mengembangkan sistem sarafnya. Sesungguhnya ASI sendiri sudah mengandung DHA, tetapi kandungan dalam salmon lebih tinggi. Jadi tak salah jika kamu mengonsumsi ikan salmon setiap harinya.

2. Bayam


ilustrasi via fresh-square.com

Sayur bayam mengandung zat besi yang sangat bermanfaat untuk mencegah ibu anemia. Selain zat besi, bayam juga mengandung asam folat, kalsium, dan vitamin K. Mengkonsumsi bayam setiap hari bermanfaat mencerdaskan otak bayi.

3. Gandum


ilustrasi via bobo.grid.id
Gandum kaya serat, sehingga dapat membuat kenyang lebih lama. Serat pada gandung berguna agar bayi kenyang lebih lama dan memperlancar pencernaan bayi.

4. Brokoli


ilustrasi via eatrightontario.ca
Sayuran hijau lainnya selain bayam, brokoli juga baik dikonsumsi ibu menyusui. Brokoli dipercaya sebagai salah satu sayuran hijau yang kaya manfaat. Sayuran ini cocok dikonsumsi semua orang. Sama seperti bayam, brokoli juga mengandung asam folat yang dapat mencerdaskan otak.

5. Kacang Hijau


ilustrasi via nova.grid.id
Ini adalah salah satu makanan yang paling sering dikonsumsi ibu menyusui. Kacang hijau direbus dan dikonsumsi bersama dengan airnya setiap hari. Dijamin ASI sang ibu makin lancar!

6. Nasi Merah


ilustrasi via tropicanaslim.com

Selain gandum, nasi merah juga bisa menjadi pilihan selanjutnya. Nasi merah mengandung kalori yang berguna untuk produksi ASI yang berkualitas tinggi.

7. Yogurt


ilustrasi via seriouseats.com

Yogurt dikenal telah membantu memperlancar pencernaan manusia. Tak hanya itu, yogurt juga bermanfaat bagi tulang sang ibu dan bayi. Karena itu, olahan susu lebih rendah lemak dan tinggi kalsium.

Semoga Bermanfaat.
Top