Hah, Ternyata Ngiler Saat Tidur Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

Komentar
Sumber gambar Job-Like.com

Belum banyak yang mengetahui dan sadar jika tidur sambil ngiler itu pertanda penyakit...

Kita pun baru tahu, mari simak bersama...!

Ngiler atau ngeces adalah mengeluarkan air liur dalam keadaan tidak sadar pada saat tidur. Ngiler pada saat tidur merupakan kejadian yang wajar, terutama pada bayi dan anak-anak.

Ngiler bagi orang dewasa bisa merupakan akibat dari kebiasaan tidur yang tidak baik. Ngiler bagi bayi dan anak-anak lebih sering terjadi, dan volumenya juga lebih besar.

Tidak heran, bantal bayi dan anak-anak biasanya terdapat bercak yang menyerupai pulau-pulau.

Bagi orang dewasa, ngiler bisa juga  diakibatkan karena adanya kelainan kelenjar ludah, atau merupakan bawaan dari suatu penyakit.

Seperti disebutkan di British Journal of Medical Practitioners, kelebihan produksi air liur atau ngiler bisa menandakan gangguan syaraf, misalnya pada penderita stroke atau memiliki cerebral palsy (gangguan gerak yang memengaruhi otot, gerakan, dan keterampilan motorik, akibat kerusakan otak).

Oleh karena itu, sebaiknya jangan anggap remeh ngiler saat tidur, karena bahayanya cukup besar! Selain karena faktor tersebut di atas, posisi tidur yang tidak baik atau kelainan bentuk gigi, dan kebersihan rongga mulut yang tidak sempurna juga dapat menyebabkan seseorang ngiler saat tidur.

Beikut beberapa faktor utama yang menyebabkan orang dewasa ngiler saat tidur :

1. Pertanda stroke


Saat tidur tiba-tiba ngiler, sudut mulut miring atau sakit kepala saat siuman, jika memang demikian gejalanya, sebaiknya hati-hati karena besar kemungkinan ini adalah gejala stroke.

2. Aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah)


Akan menyebabkan hipoksia serebral (otak kekurangan oksigen), sehingga menyebabkan otot-otot wajah kehilangan elastisitasnya.

3. Penggunaan otak (berpikir) yang berlebihan

Berlebihan dalam menguras otak (berpikir) dapat menyebabkan otak kerap mengirim sinyal yang salah, imbasnya air liur pun menetes memenuhi setengah wajah kita yang sedang tidur.

4. Peradangan saraf wajah

Sumber gambar Obat Batu Empedu

Saat orang flu , akan terjadi gejala sudut mulut miring, mata tidak tetutup rapat.

5. Radang mulut

Ketika terkena gejala radang mulut, air liur kita juga akan bertambah, sehingga memicu terejadinya ngiler saat tidur.

Radang mulut akan mendorong sekresi air liur, menyebabkan rasa sakit pada mulut dan menyebabkan keluarnya air liur.

Pada umumnya, gejala mengeluarkan air liur ini akan hilang dengan sendirinya setelah pengobatan peradangan.

Jadi, jangan anggap ngiler saat tidur itu adalah masalah sepele, gejalanya bisa saja kecil tak berarti tapi juga bisa besar (berisiko), karena erat hubungannya dengan kesehatan kita ! Mudah-mudahan wajah ini tidak lagi terasa dingin karena air liur saat terjaga! 
Top